Pedang Naga Kayangan

Pedang Naga Kayangan
Naga Terbang dan naga air dan es.


__ADS_3

Kedua kekuatan roh suci kedua gadis itu kini berhadapan. Dua naga yang berada dalam satu klan, tapi berbeda bentuk dan kekuatan. Satunya mempunyai kekuatan air dan es, sedangkan satunya mempunyai kekuatan api.


Kini pertarungan antara kedua kekuatan roh suci sudah berada di depan mata. Namun perbedaan mereka begitu jelas, satu mempunyai sayap dan yang satunya tidak.


"Hoaaarrr...! Salam kenal kawan, apa kabar, naga muda?" naga es mengeluarkan suara menyapa naga api Wa Hua Wa.


"Hoaaarrr...! Salam kenal naga air. Kekuatan raja naga api yang membuat semua naga yang tinggal di bumi ini, bisa berkomunikasi secara langsung dengan tuannya," sahut naga terbang Wa Hua Wa.


"Ho ho ho...! Kau benar, naga terbang, ho ho...," tawa naga air, roh suci Sin Yin.


"Kita mulai naga terbang!" kata naga air. Naga air pun melesat cukup cepat terbang ke arah naga terbang Wa Hua Wa. Mendapat serangan naga terbang tidak tinggal diam, naga itu mengepakkan sayapnya. Tubuh naga terbang membubung ke udara, sambil mengarahkan cakarnya ke arah tubuh naga air.


Naga air mendapat balasan serangan, dengan cepat memutar tubuhnya membentuk lingkaran. Sehingga naga terbang Wa Hua Wa bagai di kurung oleh angin torpedo. Naga terbang cepat menyemburkan api berwarna merah kebiruan ke ara lingkaran tubuh naga air.

__ADS_1


Di serang dengan semburan api, naga air mempercepat putaran tubuhmya. Sehingga api dari semburan naga terbang terkurung dalam lingkaran angin buatan naga air.


"Hoaaarrr...!"


Merasa serangan apinya di gagalkan dengan angin. Naga terbang cepat meluruk turun ke arah bawah dengan cukup cepat. Setelah hampir mencapai lantai gelanggang, naga terbang kembali meluncur cepat bagaikan kilat dengan menyemburkan api ke arah naga air.


Naga air dan es, roh suci Sin Yin cepat membalas dengan semburan air yang bercampur dengan es. Adu kekuatan itu berlangsung cukup lama, tapi naga air dan es tampak berada di atas angin. semburan air dan saljunya membuat api semburan naga terbang mengecil dan perlahan padam.


Naga terbang mengepakkan sayapnya dengan keras, sehingga angin kepakan sayap itu membuat salju dan air dari semburan api naga air dan es, menjadi menyebar. Para penonton mulai beringsut mundur, karena merasakan hawa dingin, dan terkena percikan air yang menyebar bagaikan hujan.


"Naga air, pertarungan kita telah membuat dampak hujan es, yang terkena dampaknya adalah manusia yang melihat pertandingan ini, jadi aku naga terbang mengaku kalah dalam pertandingan ini," kata naga terbang.


"Ho ho ho...! Terima kasih naga terbang, kau bersedia mengalah. Aku akui sebagai naga terbang kau mempunyai kekuatan yang hebat," jawab naga air sambil terbang melingkar di atas kepala Sin Yin.

__ADS_1


"Melihat dan meneliti hasil pertandingan ini, naga air dan es. Roh Suci Sin Yin memenangkan pertandingan, jadi pertandingan Wa Hua Wa dan Sin Yin masih satu sama," kata Shin Yuan Ma mengumumkan hasil pertandingan.


"Kini tibalah saatnya pertandingan yang ketiga, Wong Mo Gei melawan Cho Yun Pha, dari Sekte Awan Hitam!" ujar Shin Yuan Ma sebelum melompat ke bawah. Tidak lama kemudian yang naik adalah seorang laki-laki dari Sekte Awan Putih sebagai juri penengahnya.


Cho Yun Pha, berasal dari Sekte Awan Hitam. Roh Suci Cho Yun Pha adalah seekor singa merah dengan kekuatan api.


Sedangkan Wong Mo Gei, yang kita ketahui mempunyai dua roh suci yaitu kelinci bulan dan raja naga api.


Keduanya kini saling berhadapan di atas gelanggang. Bersiap untuk pertarungan berikutnya dalam adu ketangkasan dalam kompetisi tahunan ini.


.


.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2