
Kehebohan terjadi saat pasukan yang dipimpin oleh Tian Shan memasuki hutan.
Mereka begitu terkejut melihat di dalam hutan bekas pertarungan yang menyebabkan hutan porak-poranda.
"Kemana Wong Mo Gei dan yang lain. Kenapa mereka tidak ada di tempat ini? Tidak ada bekas mereka di kalahkan, yang ada malah bekas para iblis yang mati," kata Tian Shan sambil melihat keadaan sekitarnya.
"Mungkinkah pasukan iblis berhasil mengalahkan Wong Mo Gei dan teman-temannya?" desis Tian Shan.
"Tenang saja, Tuanku. Wong Mo Gei
tampaknya berhasil mengalahkan iblis. Tampak para iblis mengadakan pengepungan terhadap mereka di tempat ini," jawab roh suci beruang api dari dalam.
"Apa yang terjadi dengan anakku? Kemana dia pergi?" Sin Yuan Ma tampak cemas. Zhang Shin Ming melihat keadaan di tempat itu porak-poranda.
"Tampaknya tuan Wong Mo Gei dan roh suci raja naga api mengejar pasukan iblis ke tempat lain, Tuanku," jawab roh suci harimau suci.
"Apa kau bisa menghubungi roh suci raja naga api, Sheng Hu?" tanya Sin Yuan Ma.
"Hamba sudah mencoba menghubungi
melalui telepati, Tuanku. Tapi tampaknya mereka terlalu jauh, tapi Tuan tenanglah
dengan kesaktian tuan Wong Mo Gei dan teman-temannya. Mereka tidak akan mampu di kalahkan dengan mudah oleh pasukan iblis," ucap roh suci harimau 🐅 suci, Sheng Hu
"Yang anehnya lagi kenapa Cek Pei, Wa Hua Wa dan Sin Yin pun tidak ada di tempat ini?" kata Zhang Shin Ming.
"Tuanku tampaknya, tuan Wong Mo Gei dan roh suci raja naga api mengadakan pengejaran terhadap pasukan iblis, jika hamba lihat tuan Wong Mo Gei dan teman-temannya baru saja berhadapan dengan Iblis Perut Bumi yang berjumlah tujuh Iblis. Melihat keadaan Iblis Perut Bumi berhasil di kalahkan. Tuan bisa melihat bekas tubuh yang hancur lebur itu adalah Iblis Perut Bumi," jawab roh suci naga api dari dalam.
Saat ini pasukan Kerajaan yang di bantu para pendekar dari pulau larangan sudah berhasil mendesak pasukan iblis yang berada di dalam hutan.
Hampir seluruh pasukan iblis yang tadi di tinggal oleh Iblis Perut Bumi telah mati di bantai oleh para pendekar yang tampak begitu bersemangat mengadakan pengajaran. Namun mereka tidak menemukan pimpinan pasukan yaitu Wong Mo Gei dan ketiga temannya.
__ADS_1
Tian Shan berinisiatif meneruskan perjalanan ke Desa di depan mereka.
Begitu mereka memasuki Desa bagian depan. Desa Itu tampak kosong tidak ada penghuni begitu pun pasukan iblis tidak ada yang berjaga disana.
Tian Shan memutuskan mengajak pasukan mereka berkemah di Desa yang tampak kosong itu sambil menunggu informasi tentang keberadaan Wong Mo Gei dan ketiga temannya.
Saat ini mereka tidak bisa maju ke garis depan terus, karena mereka masih ragu Di mana keberadaan Wong Mo Gei moge dan teman-temannya.
##########################
Sementara itu jauh di suatu tempat Cek Pei dan Sin Yin tampak celingak-celinguk berada di suatu lembah yang tampak dikelilingi gunung.
"Cek Pei di mana kita? Apakah kita masih berada di wilayah Kerajaan Yin dan Yang?" tanya Sin Yin sambil melihat keadaan sekelilingnya.
"Melihat keadaan dan lokasi ini aku yakin kita tidak lagi berada di wilayah Kerajaan Yin dan Yang, setahuku di wilayah Kerajaan Yin dan Yang tidak ada Lembah seperti ini," jawab Cek Pei.
"Sebaiknya kita melakukan perjalanan. Kemana iblis itu melarikan diri?" tambah Cek Pei lagi.
"Ya, jangan sampai iblis itu memasuki perkampungan dan suatu daerah bisa-bisa rakyat biasa menjadi korban Iblis Perut Bumi yang melarikan diri dari pengejaran kita," ucap Sin Yin.
"Apa yang terjadi dengan Desa ini? Kenapa Desa ini begitu hancur?" kata Cek Pei seakan bertanya pada dirinya sendiri, melihat keadaannya Desa ini.
"Seperti informasi yang telah kita dapat dari Kaisar Kong Ming bahwa beberapa negara lain tetangga Kerajaan Yin dan Yang juga telah diserbu oleh pasukan iblis. Pasukan iblis tampaknya tidak ingin ada bala bantuan dari kerajaan lain kepada Kerajaan Yin dan Yang,"
"Kita harus mencari tahu apakah masih ada penduduk yang tinggal di daerah ini. Semoga saja para penduduk masih ada dan kita bisa bertanya kita berada di daerah mana dan apa tempat ini," sambung Sin Yin.
Baru saja mereka melangkah tidak jauh memasuki kampung sekitar dua puluh orang berpakaian prajurit dengan tombak di tangan tiba-tiba saja mengepung mereka.
"Siapa kalian dan darimana asal kalian?" tanya salah seorang prajurit yang mengepung itu.
"Maaf, kami bukanlah orang jahat. Kami sampai ke daerah ini karena mengejar iblis yang melarikan diri, setelah kalah bertarung dengan kami," jawab Cek Pei dengan tenang.
__ADS_1
"Wah, syukurlah kalian bukan jelmaan para iblis itu," kata salah seorang prajurit sambil menurunkan tombak yang diajukannya ke arah Cek Pei Play dan Sin Yin.
Melihat temannya menurunkan tombak beberapa orang yang lain dari tadi mengacungkan senjata kini ikut menurunkan senjata.
"Kalau kami boleh tahu kalian berasal dari mana? Kami melihat kalian Bukanlah orang dari kerajaan ini?" kata tanya salah seorang prajurit.
"Kami adalah pendekar dari Kerajaan Yin dan Yang, kami adalah bagian pasukan khusus Kerajaan Yin n dan yang yang sedang mengadakan perlawanan terhadap pasukan iblis yang menyerang wilayah kerajaan kami.
Namun saat kami bertarung dengan iblis perut bumi dan berhasil mengalahkan Mereka salah satu iblis Perut Bumi membuat pintu dimensi dan melarikan diri, kami berhasil mengadakan pengejaran dan ikut memasuki pintu dimensi itu. Namun kami tidak menemukan di mana iblis itu dan kami terdampar di tempat ini," jelas Cek Pei.
"Oh, rupanya kalian dari Kerajaan Yin dan Yang, kami adalah kerajaan Timur kerajaan ini berada di sebelah timur Kerajaan Yin dan Yang, jika berkuda dari sini ke kerajaan Yin dan Yang membutuhkan tiga hari tiga malam. Jika berjalan kaki mungkin membutuhkan sekitar lima belas hari perjalanan," jawab prajurit itu.
"Perkenalkan aku, Lau Feng. Kepala prajurit kerajaan Timur ini. Pasukan kami telah dikalahkan seminggu yang lalu oleh pasukan iblis yang bisa berubah bentuk menjadi singa raksasa. Mereka memang tidak terlalu banyak mungkin tidak sampai seribu orang pasukan Iblis yang menyerang, namun kekuatan mereka sungguh diluar dugaan. Dalam beberapa hari serangan mereka mampu menghancurkan beberapa Desa dan kota.
Kota Kerajaan Timur telah jatuh tiga hari yang lalu, saat ini Kaisar kami dalam pengungsian. Begitu pun dengan rakyat kerajaan Timur ini banyak yang tewas akibat serangan iblis singa itu," tutur Lau Feng.
"Para iblis singa di pimpin beberapa iblis yang mempunyai tubuh yang sangat besar, tubuhnya mungkin menyamai besar seperti seekor gajah mamout," tambah Lau Feng.
"Tampaknya pasukan iblis memang sudah menyerbu dan menguasai sebagian besar kerajaan yang ada di dunia ini, invasi Kerajaan Iblis dari tujuh sekte iblis. tampaknya benar-benar berniat menguasai dunia manusia,"kata Cek Pe.
Cek Pei pun perkenalkan diri, "Saya Cek Pei dan ini teman saya Sin Yin," sambil menunduk memberi hormat.
Setelah mereka saling berkenalan kepala prajurit Lau Feng mengajak Cek Pei ke tempat pengungsian para penduduk.
Sebuah tempat yang berhasil dipertahankan oleh para prajurit kerajaan Timur. Cek Pei dan Sin Yin memutuskan untuk membantu para prajurit Kerajaan Timur untuk mengadakan perlawanan terhadap pasukan iblis singa yang menghancurkan Kerajaan ini, sekalian mereka mencari keberadaan Iblis Perut Bumi yang mereka kejar.
.
.
Bersambung.....
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak ya teman-teman...
Terima kasih banyak...