Pedang Naga Kayangan

Pedang Naga Kayangan
Sekte Yang Terbuang


__ADS_3

Kita tinggalkan kompetisi tahunan yang begitu ramai di tengah Kerajaan Yin dan Yang, di tengah negeri delapan mata angin. Di suatu tempat jauh dari keramaian hiduplah orang-orang yang tampaknya tersingkir dari kehidupan tujuh sekte yang mendiami Kerajaan Yin dan Yang.


Mereka adalah orang-orang dari Sekte Angin. Alkisah Sekte Angin terbagi dua sekte yaitu Sekte Angin Barat dan Sekte Angin Timur. Kedua sekte ini adalah sekte yang terbuang dari tujuh sekte yang ada di negeri Yin dan Yang.


Kedua sekte ini terbuang karena pernah menjadi pendukung pemberontakan Pangeran Yun Lau, adik tiri Maharaja Cong Ming. Pasukan Pangeran Yun Lau mengalami kekalahan telak dalam perang saudara tiga puluh lima tahun yang lalu. Pasukan kedua sekte yang mendukung Pangeran Yun Lau yang masih hidup melarikan diri ke hutan. Mereka hidup bagai orang buangan yang tinggal di hutan larangan.


Kekalahan itu membuat dendam yang membara di hati orang-orang kedua sekte tersebut. Mereka terus hidup dalam pelarian dan dendam yang membara di dalam hati mereka.


Satu tujuan mereka sekarang adalah mencari keberadaan gerbang iblis. Gerbang iblis adalah sebuah pintu yang menghubungkan dunia manusia dan dunia iblis.


Jumlah pasukan Pangeran Yun Lau kurang dari lima ratus orang. Sisa-sisa dua sekte yang memberontak memilih hidup berpindah sekte. Ada yang lari ke Sekte Awan Putih dan ada juga yang masuk ke dalam sekte batu, dan tanah.


Karena mencari bantuan dari kerajaan lain, tidak mungkin karena ratusan kerajaan kecil lain di luar negeri delapan mata angin adalah sekutu Kerajaan Yin dan Yang.


"Usaha kita untuk menemukan gerbang iblis memang terlalu sulit, Pangeran. Maafkan kami yang sampai saat ini belum bisa menemukan di mana gerbang iblis itu," ujar salah seorang pendukung Pangeran Yun Lau yang bernama Min Woo San, ia adalah panglima di pasukan Pangeran Yun Lau tersebut.

__ADS_1


"Sabarlah, Woo San, usaha kita pasti akan berhasil. Yang di katakan peramal gila itu akan aku wujudkan, Kerajaan Yin dan Yang akan aku miliki, kita hanya perlu menunggu waktu," jawab Pangeran Yun Lau seraya mengelus jenggotnya yang panjang dan hampir tidak terurus itu.


"Ayahanda, Pangeran selalu optimis bisa menemukan gerbang iblis, seingat ku, kita tinggal di dalam hutan ini sudah dua puluh tahun. Tapi gerbang iblis belum juga di temukan," sela Yun Ka See, putra Pangeran Yun Lau.


"Ha ha ha... Yun Ka, kau hanya tau bagaimana hidup di tengah hutan larangan ini. Kau tidak merasa pahitnya kekalahan. Dendam orang-orang Sekte Angin Barat dan Sekte Angin Timur harus di balaskan, walau nyawa jadi taruhannya," jawab Pangeran Yun Lau.


"Jika memang membalas dendam pada Kerajaan Yin dan Yang, harus mengorbankan nyawa, kenapa kita tidak mendatangi Kerajaan Yin dan Yang untuk membalas dendam!" kata Pangeran Yun Ka See berapi-api.


"Kau kira Kerajaan Yin dan Yang sebuah kerajaan kecil yang bisa kita tembus dengan kekuatan kurang dari lima ratus orang. Walau beberapa orang kita mempunyai kekuatan roh suci, itu tidak kan cukup, karena orang-orang dari tujuh sekte mempunyai kekuatan roh suci yang lebih kuat dari orang-orang kita," jawab Pangeran Yun Lau berusaha menenangkan amarah putranya itu.


"Jadi apa yang harus di lakukan Ayahanda? Sudah banyak para prajurit kita yang tewas di makan hewan buas di hutan larangan ini, sampai kapan kita harus mencari?" tanya Pangeran Yun Ka See bertubi-tubi, emosi pemuda dua puluh lima tahunan itu tampak membludak, tapi ia bimbang, kenapa gerbang iblis begitu sulit di temukan.


"Darah tujuh perawan, Ayah, di mana kita bisa mendapatkan darah tujuh perawan itu, Ayah?" tanya Pangeran Yun Ka See.


"Tenanglah..., semua itu bukan urusanmu, kau nikmati saja kehancuran Kerajaan Yin dan Yang, nanti," jawab Pangeran Yun Lau lagi.

__ADS_1


"Pamanmu, Woo San akan mengurus semuanya. Pasukan khusus yang kami siapkan akan mengurus penculikan tujuh gadis perawan itu," tambah Pangeran Yun Lau.


Pasukan khusus yang di pimpin oleh Panglima Woo San, memang telah di siapkan jauh-jauh hari untuk melakukan pekerjaan darurat. Pasukan khusus ini pula yang bertugas berburu menangkap rusa dan hewan yang bisa mereka makan.


Kehidupan mereka selama tiga puluh tahun ini, hanya berlatih dan berlatih. Sehingga rata-rata kepandaian mereka sudah mencapai tahap tertinggi yang sanggup di kuasai tubuh mereka.


Beberapa orang yang mempunyai kekuatan roh suci, sudah memiliki ikatan dan perpaduan yang kuat dengan roh suci mereka.


Tempat tinggal Pangeran Yun Lau dan pasukannya begitu jauh di tengah hutan larangan. Jika dari wilayah Kerajaan Yin dan Yang berjalan kaki, mungkin sekitar tiga bulan baru bisa mencapai tempat itu. Bila memakai kuda, akan menempuh perjalanan sekitar tiga minggu. Beberapa orang yang bertugas mencari makan, bekerja sebagai pedagang di wilayah Kerajaan kecil di luar negeri Delapan Mata Angin.


Gerbang iblis yang mereka tujun sebenarnya sudah di ketahui oleh Pangeran Yun Lau, hanya saja ia belum mau memberi tau putranya dan orang-orang kepercayaannya.


.


.

__ADS_1


Bersambung...


0


__ADS_2