Pedang Naga Kayangan

Pedang Naga Kayangan
Terpukul Mundur


__ADS_3

Matahari semakin condong ke barat, namun pertempuran belum juga menandakan usai, para pendekar yang jadi pendukung prajurit Kerajaan terpaksa membantu mengungsikan para prajurit yang masih bisa di tolong, entah berapa ribu sudah para prajurit yang tewas.


Pasukan Pangeran Naga Hitam yang terus berdatangan tanpa jeda membuat pasukan Kerajaan kewalahan, ribuan pasukan sekte iblis yang datang bagai srigala kelaparan. Para iblis dari tujuh sekte iblis itu tidak mempedulikan teman-teman mereka yang tewas, mereka terus merangsek menyerang.


Hingga matahari hampir terbenam di ufuk barat, pasukan iblis malah semakin banyak yang datang.


Kini pasukan Kerajaan yang di pimpin oleh Tian Shan dan Panglima Tio Bu Ki mulai bergerak mundur, Panglima Tio Bu Ki memerintahkan pasukannya mundur secara bertahap menuju Sekte Tanah yang telah di kosong kan.


Roh suci raja naga api dan roh suci yang lain tampak sudah mulai kelelahan, walau ribuan musuh telah mereka bakar dengan semburan api, namun musuh-musuh mereka tidak kenal takut dan gentar.


"Tuanku, sebaiknya tuanku mundur dulu, biar kami yang coba menahan mereka, bantu pasukan kita," kata


Menjelang malam pasukan Kerajaan Yin dan Yang benar-benar terpukul mundur. Entah berapa ribu prajurit yang sudah tewas, akibat serangan pasukan sekte iblis yang datang terus-menerus tanpa henti.


Tampak di ujung Hutan Larangan Pangeran Naga Hitam hitam tertawa kesenangan bersama Panglima naga merah, di belakang mereka pasukan naga tampak berbaris, mereka belum merubah wujud mereka ke wujud naga.


Wong Mo Gei, Wa Hua Wa dan Cek Pei bersama Sin Yin terlihat kelelahan bersama para pendekar dari sekte termasuk kedua orang tua Wong Mo Gei dan ayah Cek Pei.


Para roh suci pun sudah kembali ke dalam tuannya.


"Tuanku, kami harus beristirahat, karena tenaga kami sudah cukup terkuras menghadapi pasukan iblis itu harian," kata


raja naga api dari dalam tubuh Wong Mo Gei.


"Ia raja naga. kau istirahatlah. Biarlah roh Suci kelinci bulan yang menemaniku,"


Ho ho ho..., tuanku. Apakah hamba harus keluar? dari tubuh tuanku ini," jawab roh Suci kelinci bulan Sambil tertawa.


"Tidak, aku hanya meminta kau. siapkan tenaga untuk kami esok hari,"


"Tenang saja Tuanku, hamba akan bersemedi menyerap kekuatan alam untuk tambahan dan di berikan kepada tuanku dan tuan raja naga api," jawab roh suci kelinci bulan.


"Terima kasih roh kelinci bulan," ucap Wong Mo Gei.


Mo Gei, sebaiknya kau istirahat nak karena esok hari pertempuran akan terus berlangsung," kata Sin Yuan Ma kepada sang putra.


"Ia Ibu, Mo Gei akan beristirahat bersama teman-teman, tapi Mo Gei harus membantu para prajurit yang terluka," jawab Wong Mo Gei.

__ADS_1


"Mo Gei, sebaiknya ajak teman-temanmu beristirahat di dalam kemah, biar prajurit


medis dari istana yang mengurus prajurit yang terluka," kata Tian San sambil menepuk pelan bahu Wong Mo Gei.


"Terima kasih, Kakek," ucap Wong Mo Gei.


"Apa bantuan dari negeri lain? sudah ada yang datang, Buki?" tanya Tian Shan pada Panglima Tio Buki.


"Sejauh ini belum, Paman. Entah kenapa? Apa karena jauh mereka belum ada yang sampai?"


"Aku berharap mereka cepat datang jika tidak pasukan kita tentu akan terus berjatuhan korban sejauh ini pasukan iblis bagai air bah datang mengalir terus-menerus Entah berapa ribu pasukan iblis yang sudah tewas namun mereka seakan tidak mempunyai rasa takut dan gentar," kesah Tian Shan


"Kita harus mempersiapkan diri untuk pertempuran esok hari, sedangkan pasukan kita hampir separuh yang terluka," kata Panglima Tio Bu Ki, walau wajah sang panglima tampak kusam karena lelah, pimpinan pasukan Kerajaan Yin dan Yang itu tidak begitu mempedulikan.


"Syukurnya, pasukan iblis agak tertahan oleh para roh suci, mereka pun masih mengumpulkan mayat-mayat teman mereka," timpal Zhang Sin Ming.


"Tampaknya pasukan sekte iblis sudah mengerahkan seluruh pasukannya, aku takut pasukan Kerajaan tidak sanggup membendung serangan mereka,"


"Ya, kekuatan roh suci pun sangat terbatas di medan pertempuran, para roh suci harus menghindari para prajurit kita," timpal Tian Shan lagi.


Rakyat dan prajurirlah yang jadi tumpuan pemikiran mereka, sedangkan pasukan musuh saat ini terlalu banyak dan terlalu kuat untuk di hadapi manusia biasa.


.


*******


Sementara di tepi hutan larangan, pasukan Pangeran Naga Hitam tampak berkeliaran, pasukan iblis tampak saling bergantian berjaga-jaga. Pemandangan tidak lazim terlihat jelas di sana, pasukan iblis memakan mayat manusia dan mayat teman-teman mereka sendiri yang telah tewas.


"Bagaimana, naga merah, apa pasukan Kerajaan masih bisa mengadakan perlawanan?" tanya Pangeran Naga Hitam.


"Tampaknya pasukan manusia masih mengadakan perlawanan, Pangeran. Karena ada roh suci yang membantu mereka, yang jadi halangan terbesar kita adalah kekuatan roh suci naga api itu, Pangeran,"


"Kurang ajar! Roh suci raja naga api adalah roh suci terkuat," ujar Pangeran Naga Hitam.


"Apa yang harus kita lakukan menghadapi roh suci raja naga api, Pangeran?" tanya Panglima Naga Merah.


"Jika bisa, kalahkan tuannya, ia akan lumpuh jika tuanya tewas," kata Pangeran Naga Hitam.

__ADS_1


"Baik, Pangeran, aku akan memerintahkan Jendral Iblis Biru yang menghadapi pemilik roh suci raja naga itu," jawab Panglima Naga Merah.


Memang raja naga api adalah roh suci terkuat yang pernah ada, dan menjadi momok yang di segani oleh pasukan sekte iblis, sampai saat ini Pangeran Naga Hitam belum mengetahui bahwa pedang naga kayangan telah di miliki oleh Wong Mo Gei.


Di kalangan para iblis pedang naga kayangan adalah senjata yang paling menakutkan.


Lima ratus tahun yang lalu seorang pendekar dari kalangan manusia memiliki pedang naga kayangan, dengan pedang itu sang pendekar menjadi pendekar tak tertandingi di dunia persilatan dan menjadi pendekar pemburu iblis yang sangat di takuti.


Pendekar itu adalah nenek buyut dari Wong Mo Gei, makanya pedang naga kayangan bisa di miliki oleh putra Shin Yuan Ma dan Zhang Sin Ming itu.


Saat itu Kaisar Naga Iblis mengalami kekalahan bertarung melawan pendekar pemegang pusaka dari kayangan itu.


Pendekar itu menutup pintu dimensi yang di buat Kaisar Naga Iblis, dan menyegel pintu dimensi antara dunia manusia dan dunia iblis.


Seratus tahun yang lalu sekelompok para pendekar yang ingin menguasai dunia persilatan membuka gerbang ke dunia iblis yang membuat peperangan terjadi antara manusia dan iblis.


Pada saat pertempuran itu para pendekar dan gabungan tentara dari beberapa kerajaan berhasil mendesak pasukan iblis dan menutup kembali pintu dimensi itu sebelum di buka kembali oleh Pangeran Yun Lau dan pasukannya dari Sekte Angin Barat dan Sekte Angin Timur.


.


.


Bersambung....


Jangan dukung novel ini ya teman-teman.


Dengan


Hadiah.


Rate.


Like.


Koment.


Dan Votenya.

__ADS_1


__ADS_2