Pedang Naga Kayangan

Pedang Naga Kayangan
Iblis Perut Bumi. Bag, 5


__ADS_3

Sin Yin yang tidak mengetahui kekuatan cambuk kilat gunung api perut bumi hanya bersiap dengan pedangya. Namun roh suci naga es telah mengetahui kekuatan dan kedahsyatan cambuk itu tidak ingin tuannya mati sia-sia.


Roh suci naga es cepat memperingatkan Sin Yin akan kekuatan dan betapa berbahayanya cambuk di tangan Iblis Kilat Shandian Mo itu.


"Ya, Tuanku. Iblis Kilat itu mempunyai senjata yang berbahaya untuk kita," jawab


roh suci naga es.


"Jurus apa yang harus aku gunakan, Bing Long?" tanya Sin Yin.


"Tuanku harus menggunakan jurus 'Pedang Naga Penghancur'. Setidaknya di tingkat enam, Tuanku," jawab roh suci naga es.


"Jurus 'Pedang Naga Es Penghancur'.


" Ya,Tuanku,"


"Tampaknya kali ini aku harus menguras tenaga dalam ku lebih dalam lagi, Bing Long," kata Sin Yin setengah mendesah.


"Ya, Tuanku. Mmusuh kita semakin kuat,


menggunakan jurus kelas bawah tidak akan berhasil. Mereka adalah iblis kelas kelas tinggi di Kerajaan Iblis," jelas roh suci naga es.


"Baiklah," kata Sin Yin. gadis cantik berpakaian biru hitam itu pun segera meningkatkan tenaga dalamnya dan merapal jurus 'Pedang Naga Penghancur' tingkat tujuh naga menghancurkan gunung es.


Aliran tenaga dalam yang dialirkan oleh roh suci uci naga es pun mulai terasa terserap kedalam tubuh Sin Yin, jika saja tidak ada bantuan tenaga dalam dari roh suci naga es. Kemungkinan besar Sin Yin sendiri tidak akan mampu menggunakan jurus


'Pedang Naga Es Penghancur'. tingkat tujuh saat ini, apalagi ia telah menggunakan tenaga dalam yang cukup banyak dalam bertarung dengan Iblis Batu tadi.


Cahaya putih bagai air mengalir tampak mengalir dari ujung bahu Sin Yin ke arah ujung lengan yang telapak tangan dan jemarinya menggenggam erat pedang pusaka pemberian keluarganya.


Pedang pusaka peninggalan keluarga Sin Yin memang bukanlah sekuat pusaka yang dimiliki oleh Wa Hua Wa dan Cek Pei yang merupakan pedang yang terdapat di dalam bangunan kuburan pedang.


Sin Yin tidak ingin mengalami kekalahan menghadapi iblis yang sangat kuat. Apalagi roh suci naga es pun sudah memperingatkan bahwa cambuk di tangan Iblis Kilat merupakan salah satu senjata terkuat di klan iblis.

__ADS_1


Iblis Kilat pun termasuk iblis yang sangat kuat, Sin Yin menggunakan lebih dari enam puluh persen tenaga dalamnya untuk merapal jurus 'Pedang Pemghancur'. naga menghancurkan gunung es.


Cahaya putih mulai menyelubungi ke arah pedang yang tergenggam erat di tangan kanan Sin Yin.


perlahan-lahan Sin Yin mengangkat pedangnya ke atas, tangan kirinya pun


perlahan membantu menggenggam erat gagang pedangnya.


Perlahan Sin Yin menurunkan pedangnya ke arah depan sejajar di depan dada. Cahaya itu tambah besar sebagai sebuah kobaran api, namun berwarna putih.


Hawa dingin asal bagaikan tempat itu di penuhi salju kini menyebar di sekitar tempat Sin Yin berdiri.


Beberapa iblis tingkat bawah yang tadi tampak berdiri tidak jauh di belakang Sin Yin, kini bergerak mundur karena merasakan hawa dingin yang menusuk tulang mereka.


"Ilmu yang digunakan manusia ini menyebarkan hawa dingin yang begitu pekat, sebaiknya kita mundur jika tidak ingin tubuh kita beku oleh hawa dingin ini," ujar salah seorang iblis yang berada di barisan paling depan di belakang Sin Yin.


Tanpa memprotes lagi para iblis itu bergerak mundur menjauh.


Iblis Kilat bergerak melecutkan cambuk kuning kehitaman di tangannya ke arah Sin Yin, namun kekuatan ilmu 'Pedang Naga Penghancur'. tingkat tujuh yang digunakan Sin Yin membuat sebuah perisai di sekitar tubuh penggunanya.


Ctar!


Lecutan cambuk di tangan Iblis Kilat itu bagai tertahan sekitar satu jengkal di tubuh Sin Yin.


"Kurang ajar! Manusia ini cukup kuat sehingga cambuk ku tidak mampu menembus perisainya," geram Iblis Kilat mengembor kesal.


Cahaya tipis menyelubungi tubuh Sin Yin memang tidak terlihat, namun cahaya itu membentuk perisai yang begitu kuat.


"Hiyaaa....!" jerit melengking tinggi keluar dari mulut Sin Yin sembari mengayunkan pedang di tangannya ke arah depan, cahaya putih membentuk mata pedang meluncur deras ke arah Iblis Kilan Shandian Mo.


Blaaarrr....!!"


Sebelum cahaya itu mengenainya Iblis Kilat Shandian Mo cepa mengayunkan cambuk nya menahan gerak laju cahaya putih dari pedang Sin Yin.

__ADS_1


Blaaarrr....!!


Ledakan yang cukup besar mengguncang, hembusan hawa panas dan api menyebar ke segala arah, tanah dan debu berhamburan bercampur asap hitam mengepul.


Orrrkkh..!" Iblis Kilat Shandian Mo terpental sekitar sepuluh tombak ke arah belakang, tubuh besar iblis itu tampak jatuh lintang pukang menimpa dan menabrak iblis yang ada di belakangnya.


"Hooaaarkh.....!" Iblis Kilat Shandian Mo menggeram marah begitu bergerak bangun melihat cambuk andalannya kini hancur tinggal pegangannya.


Swoss!


Iblis Kilat mengangkat tangan kanannya ke samping, sebuah lobang dimensi muncul di sampingnya. Iblis Kilat cepat bergerak bangun walau agak terhuyung, darah merah bercampur biru keluar dari bibir di wajah seramnya.


Tanpa pikir panjang lagi Iblis Kilat Shandian Mo langsung melompat ke dalam pintu dimensi itu.


"Jangan lari kau iblis...!" Bentak Sin Yin bergerak cepat bagai kilat mengejar Iblis Kilat ke arah pintu dimensi itu. Begitu Sin Yin masuk pintu dimensi itu bergerak mengecil.


Sin Yin....!" teriak Cek Pei menyadari Sin Yin yang melompat ke dalam lobang dimensi itu, tanpa pikir panjang lagi Cek Pei pun melesat ke arah pintu dimensi itu sebelum pintu itu menutup.


Para iblis yang ada di sekitar itu hanya terdiam melihat yang terjadi di depan mereka, tanpa mereka berbuat apa-apa.


.


.


.


.


.


Bersambung....


Jangan lupa tinggalkan jejak ya teman-teman. Terima kasih banyak.

__ADS_1


__ADS_2