Pembantu Tuan Muda

Pembantu Tuan Muda
BAB 82. Pengakuan.


__ADS_3

Tiga hari selanjutnya, tepat hari ini Leonardo ada acara undangan sebagai bintang tamu di salah satu acara stasiun televisi xx.


Saat ini Leonardo sedang menunggu Milea yang sedang bersiap-siap, karena akan mengajak Milea untuk datang ke acara itu.


Milea sudah tahu akan kemana perginya nanti, karena Leonardo sudah mengatakannya tadi.


Tapi Milea tidak percaya diri, selain akan bertemu langsung dengan para artis terkenal di acara nanti, Milea juga belum siap jika publik tahu kedekatannya dengan Leonardo.


Masalah sepele yang kemarin saja membuat Milea sampai di kejar-kejar wartawan, apa lagi nanti jika semua orang akan menyaksikan dirinya menghadiri acara televisi bersama Leonardo.


Milea yang saat ini duduk di kursi depan meja rias, memutar kursi menatap Leonardo yang duduk di sofa. "Tuanku aku tidak ikut ya," ucap Milea dengan suaranya yang manja.


Leonardo menggeleng. "No, kamu harus ikut, ini wajib bukan sunah."


His mengapa pakai wajib dan sunah segala, gerutu Milea dalam hati, fik tidak bisa lagi untuk menolak.


Leonardo mendekati Milea yang sudah selesai berdandan, mengulurkan tangannya dan Milea menerimanya, mereka berdua kemudian berjalan bersama keluar kamar dan menuruni anak tangga.


Leonardo menggunakan setelan jas warna silver, dan Milea menggunakan baju kemeja bermotif dengan warna krim dipadu dengan rok hitam panjang selutut, rambut Milea diikat biasa, dengan polesan makeup tipis-tipis membuat wajahnya nampak ayu dan manis.


Mereka berdua bergandengan mesra saat melewati lantai satu, Ibu Alenta yang sedang duduk di kursi sofa ruang keluarga nampak terkejut melihat kedatangan mereka berdua yang sudah rapi pagi-pagi.


Ibu Alenta mengijinkan pergi saat Leonardo minta ijin mau pergi, Ibu Alenta juga ikut mengantar sampai di depan pintu saja.


Matanya terus menatap ke arah Leonardo yang begitu manis memperlakukan Milea, sampai mereka berdua sama-sama masuk ke dalam mobil dan melesat pergi dari rumah utama.


Kenapa ya semakin aku ingin memisahkan mereka berdua, semakin aku melihat kekuatan cinta mereka, batin Ibu Alenta seraya menghela nafas berat.


Ibu Alenta kembali masuk ke dalam rumah dengan perasaan yang berkecamuk.


Sementara itu di dalam mobil yang sedang melaju, Leonardo masih saja terus menggenggam tangan Milea, dari telapak tangan Milea yang dingin, Leonardo tahu bila Milea saat ini tengah gugup.


Tapi Leonardo tidak akan menghentikan niatnya ini untuk mengatakan pada publik bahwa Milea adalah istrinya.

__ADS_1


Kemarin juga untuk beberapa pertanyaan yang boleh dilakukan untuk Leonardo, sudah dikonfirmasi oleh sekertaris Alan pada pihak acara stasiun televisi xx, tentu salah satunya boleh menanyakan tentang Milea bagi Leonardo.


Mereka berdua tadi keluar dari rumah pukul delapan pagi lebih lima belas menit, dan sekarang setelah menempuh perjalanan empat puluh menit, mobil sampai di tempat tujuan.


Leonardo dan Milea menyembul keluar setelah pintu mobil dibuka oleh sekertaris Alan.


Seketika kedatangan mereka langsung tersorot kamera, beberapa wartawan mendekat mengambil gambar mereka, Leonardo semakin erat menggenggam tangan Milea dan menarik Milea, posisi mereka begitu nempel berdekatannya.


Salah satu petugas acara datang menjemput mereka berdua dan mengantarnya masuk ke dalam.


Oh Tuhan, aku tidak menyangka bakalan merasakan jadi artis seperti ini, hah benar-benar ya menikah dengan Tuan Leonardo merubah segala keadaanku, batin Milea seraya terus berjalan, membalas erat memegang tangan Leonardo.


Kini mereka sudah tiba untuk duduk dahulu di kursi tunggu, Milea yang menatap ruangan ini sangat bagus, ruang eklusif AC nya saja ada dua, membuat ruangan ini terasa sejuk.


Tempat acara.


"Wah, pagi ini ramai sekali pengunjungnya di acara kali ini, pasti kalian semua para penonton sudah tidak sabar ingin bertemu wajah tampan yang kita undang kali ini ya?" ucap host zea, wanita yang dikenal sangat lucu.


"Baik mari kita sama-sama sambut pria tampan yang menjadi bintang tamu di acara pagi ini ... Tuan Leonardo ..." teriak host zea yang langsung mendapat tepuk tangan meriah dari para penonton studio.


Leonardo dan Milea kemudian dipersilahkan untuk duduk.


Di acara ini ada dua host, yaitu host zea dan host Rangga, yang akan melakukan tanya jawab seputar Tuan Leonardo.


Masuk ke pertanyaan pertama.


"Tuan Leonardo, bisa kah Anda ceritakan kisah Anda bisa menjadi pengusaha muda yang sukses?" tanya host zea.


Leonardo tersenyum, hanya baru tersenyum saja sudah membuat hati terpana, penonton yang duduk di sana banyak yang merasa gemas.


"Semua itu saya tidak sendiri, saya bisa sukses seperti sekarang ini semua karena berkat kerja sama dengan para karyawan di perusahaan, jika sendiri tentu itu tidak mungkin."


"Wah luar biasa Presdir Armada Group benar-benar rendah hati, kita beri tepuk tangan ..." ucap cepat host zea yang kemudian disusul tepuk tangan yang meriah dari para penonton.

__ADS_1


Masuk ke pertanyaan ke dua.


"Dari berita yang sering beredar, bahwa Armada Group setiap tahunya selalu mengeluarkan dana hingga puluhan juta untuk membantu ibu yang melahirkan, jika boleh tahu itu alasannya kenapa?" Host Rangga mempersilahkan Leonardo untuk menjawab.


Milea yang duduk di samping Leonardo baru tahu tentang pertanyaan barusan, dan juga penasaran ingin tahu alasan suaminya, Milea menatap lekat wajah Leonardo yang mau bicara.


"Semua itu benar, sumbangan dana yang kami keluarkan setiap tahun tepat di hari ulang tahun Armada Group, itu adalah bentuk rasa syukur dari kami, dan kenapa hanya khusus untuk ibu yang melahirkan, karena beliau lah yang melahirkan generasi baru saat itu."


Terharu? itu lah seketika yang Milea rasakan, tidak menyangka dibalik wajahnya yang dingin ternyata miliki hati baik.


Tuanku bagaimana ini jika setelah ini aku semakin mencintaimu, batin Milea yang memandang wajah Leonardo tanpa kedip.


Masuk ke pertanyaan ke tiga.


"Pertanyaan yang terakhir ... penasaran dengan pertanyaan kali ini ..." teriak host zea pada para penonton.


Suara penonton langsung memenuhi seisi ruangan saling berteriak.


Host zea menatap Milea. "Siapa yang penasaran dengan gadis cantik di samping Tuan Leonardo ..." teriak host zea lagi, semua penonton langsung mengangkat tangan, bahkan mereka ada yang langsung bisik-bisik.


Milea yang mendengar ucapan host zea barusan langsung terkejut, tanpa sadar malah memegang kuat tangan Leonardo, pria itu malah tersenyum.


"Tuan Leonardo ... boleh dijawab pertanyaan yang satu ini?" tanya host zea dengan tersenyum.


"Wanita di samping aku adalah-."


Milea deg-degan saat Leonardo mulai bicara, dan hah Milea sampai memejamkan mata saat mendengar ucapan Leonardo lagi.


"Adalah istriku, kami baru menikah bulan lalu, dan saat ini saya mau mengatakan pada publik bahwa wanita cantik ini adalah istriku."


Selesai bicara Leonardo langsung mencium pipi Milea sebelah kanan, untuk menutupi rona merah di pipi Milea.


Aaaaaa! pemandangan itu membuat para penonton di studio dan juga di rumah-rumah yang menyaksikan acar live ini menjerit dalam hati, baper seketika yang mereka rasakan.

__ADS_1


Ibu Alenta yang saat ini juga sedang menonton acara tersebut di televisi, ikutan terharu dengan cara pengakuan Leonardo, terus menyaksikan sampai acara itu selesai melihat Leonardo dan Milea saling tersenyum dan berpelukan sebelum acara di tutup berganti acara televisi yang lain.


__ADS_2