Penjahit Cantik

Penjahit Cantik
Kisah Lea dan Andi part 2


__ADS_3

Ayah Andi akhirnya membaik, Andi bisa kembali lagi ke desa Pandanan. Namun saat itu Fadly sudah tidak di desa itu. Andi berinisiatif menghubungi Fadly. Fadly lalu menyuruh Andi untuk datang ke mansion Dewantara. Disanalah akhirnya Lea mengetahui bahwa Andi sudah bercerai dengan istrinya. Karena Nyonya Shofia meminta penjelasan dari Andi mengapa ia berbohong pada keluarga Dewantara.


Fadly tentu saja membela Andi mati-matian. Tuan Haris dan Nyonya Shofia maklum jika Fadly membela Andi sedemikian rupa karena Fadly lah biang kerok semuanya. Tapi Lea? gadis itu juga ikut membela Andi, ia sampai bermohon-mohon agar Andi tetap bekerja menjadi supirnya, dengan alasan Andi sangat ahli membawa mobil sedangkan supir yang lain membuat Lea mual jika berada didalam mobil.


Alasan yang tidak masuk akal sebenarnya, karena sejak dulu Lea aman-aman saja berada di dalam mobil. Tidak ada drama mual seperti yang ia katakan. Namun saat itu Tuan Haris dan Nyonya Shofia tidak terlalu memikirkannya. Saat itu mereka masih pusing bagaimana caranya untuk memisahkan Fadly dan Tari.


Andi juga merasa heran dengan tingkah Lea yang sampai memohon untuk dirinya. Keesokan harinya setelah Tuan Haris memutuskan akhirnya Andi boleh kembali bekerja, Andi mengucapkan terima kasih pada Lea.


Beberapa bulan setelah penerimaan Andi kembali bekerja menjadi supir pribadi Lea, Lea di selingkuhi oleh pacarnya sang pria pengusaha muda yang kaya. Yang dijodohkan Tuan Haris. Malah Tuan Haris sendiri yang memergoki pria itu berselingkuh. Bukannya sedih, Lea malah sangat gembira. Ia menunjukkan kegembiraannya pada Andi.


Setiap hari ia mengaku gembira karena pengusaha muda itu berselingkuh. "Aku seneng banget pacar aku selingkuh hahaha."


Tentu saja Andi heran melihat tingkah majikannya seperti itu. Andi kasihan pada lea, Andi mengira Lea seperti itu karena terlalu sedih. Beberapa hari kemudian, Lea sudah biasa saja. Tidak pernah menceritakan pria itu lagi pada Andi. Andi ikut senang karena majikannya sudah mulai seperti sedia kala, namun malah majikannya itu mulai banyak bertanya tentang dirinya.

__ADS_1


Lea bertanya tentang keluarga Andi, makanan dan minuman kesukaan Andi. Warna kesukaan Andi. Nomor sepatu Andi berapa. Semua tentang diri Andi Lea ingin tahu.


Perlahan tapi pasti kedekatan keduanya terjalin. Dengan sangat elegan Lea mengungkapkan perasaannya pada Andi. Lea mengaku jika ia sudah mencintai Andi sejak pertama mereka bertemu. Lea mengatakan yang membuat Lea jatuh cinta pada Andi yang pertama dilihat Lea tentu saja adalah wajah, Andi memiliki wajah yang tampan.


Kemudian Lea semakin cinta karena Penampilan Andi sangat keren, tidak terlihat seperti pemuda yang berasal dari desa, ia sangat pandai berpenampilan. Dan lagi, Andi selalu harum setiap saat ketika bertemu Lea. Pemilihan parfum yang Andi pakai sangat Lea sukai. Membuat Lea ingin selalu dekat-dekat dengan Andi. Kemudian pembawaan Andi yang tenang tidak grusa grusu itu juga sangat Lea sukai.


Tapi itu suatu beban bagi Andi, "Saya tidak pantas dicintai oleh gadis cantik, berpendidikan tinggi, cerdas, dan kaya raya seperti non Lea," kata Andi waktu itu.


Lea menolak untuk melupakan Andi, rasa cintanya tulus. Rasa itu tumbuh begitu saja dihatinya. Tanpa diperintah, tanpa dipaksa. Cinta tidak bisa dikubur begitu saja. Apalagi setiap hari ia bertemu dengan orang yang dicintainya. Mana bisa ia melupakan Andi kalau begitu. Dan lagi, seolah Tuhan memang merestui mereka, karena Andi sekarang sudah bercerai dengan istrinya. Sehingga dirinya tidak perlu menjaga jarak lagi seperti dulu, dan tidak ada lagi hati yang harus dijaga.


Setelah perkataan jujur dari Lea membuat Andi menjadi gelisah, tidak ingin menolak cinta Lea tapi juga rasanya tidak pantas jika menerimanya. Namun Perlahan ia membuka hati untuk Lea, ia memantaskan diri, belajar mencintai Lea. Sangat mudah ternyata, karena Lea gadis periang, cantik, dan baik hati. Siapa saja yang bertemu pasti langsung menyukainya. Apalagi Andi yang bertemu setiap hari, ditambah perlakuan lembut dan hangat dari Lea membuatnya cepat mencintai Lea.


Akhirnya setelah keduanya saling mencintai, mereka sepakat untuk berpacaran. satu tahun belakangan ini mereka sudah pacaran. Status mereka tidak ada yang mengetahui, Lea tidak ingin berpisah dari Andi oleh sebab itu, untuk saat ini cukup begini saja, tak masalah bagi keduanya.

__ADS_1


Lea selalu menikmati saat-saat bersama Andi. Meskipun hanya beberapa saat saja, misalnya saat pergi ataupun pulang kantor. Karena selain di waktu itu jika mereka bertemu pasti akan dicurigai Nyonya Shofia. Lea tidak ingin hal itu terjadi.


Seperti saat sekarang ini, perjalanan dari rumah menuju toko perlengkapan pesta, guna untuk membeli pena untuk tamu yang akan menulis dibuku tamu. Tentu saja Lea sangat menikmatinya, memandang wajah Andi berlama-lama. Menceritakan hal apa saja yang menjadi unek-uneknya, karena memang Lea tidak punya teman untuk curhat. Toko itu terletak tidak jauh dari mansion keluarga Dewantara. Tapi jalanan sedang macet, sehingga mereka lama sampai ke tempat tujuan.


Setelah sampai Lea langsung memesan pena yang ingin dibelinya. Berhubung buku tamu sudah ia beli siang tadi, jadi Lea berniat hanya membeli penanya saja. Tapi ternyata, pena itu harus dibeli sepasang dengan buku tamunya. Akhirnya ia memutuskan untuk membeli lagi buku tamu yang menggunakan desain cantik dengan pita-pita seperti pena yang ia lihat tadi siang, yang dipakai salah satu pegawai toko itu.


Tapi, buku tamu yang sepasang dengan penanya itu harus dibuat terlebih dahulu, dan memakan waktu agak lama. Sehingga Lea bisa sebentar meluangkan waktu berduaan dengan Andi. Mereka memilih duduk di cafe depan toko perlengkapan pernikahan itu.


.


.


To Be Continued...

__ADS_1


__ADS_2