Pesantrenku Saksi Cintaku

Pesantrenku Saksi Cintaku
Ep. 121 Season 2


__ADS_3

Hari bergani Minggu, Minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun..


Sekarang, Ziya sudah kelas 6 SD, Putri dan Munawir kelas 4 SD dan Faris TK..


Mereka bersekolah masih di madrasah pesantren.. Gus Arkan memang tak pernah mau anaknya jauh dari orang tuanya.. Berbeda dengan Gus Afnan.. Ia ingin saat Ziya kelas 5 kemarin, ia mau memasukkan Ziya ke pesantren yang berada di kota lain.. Namun di cegah lagi oleh Shahia karena bagi Shahia nanggung, ia sebentar lagi Tsanawiyah, jadi biar SD nya sampai selesai disini..


Di tahun ini, Ziya benar benar di gencar oleh Gus Afnan agar lulus menjadi siswi yang berprestasi.. Waktu bermain nya hanya sedikit, itupun bermain dengan Faris dan kedua sepupunya.. Tidak dengan teman sekolahnya.. Bahkan ia juga sudah jarang sekali main di asrama putri..


"Yayah mau Ziya jadi anak yang berprestasi" kata Gus Afnan


"Mas, selama ini juga Ziya selalu berprestasi.. Lagian juga kita kan mau mesantrenin Ziya.. Bukan mau memasukkan ke sekolah negeri" saut Shahia


"Tapi tetap saja.. Tahun ini harus tetap berprestasi." kata Gus Afnan


Ziya tidak merasa tertekan karena harus terus menerus belajar.. Justru ia akan membuktikan kepada orang tuanya kalau ia akan menjadi anak yang berguna dewasa kelak, dengan belajar belajar belajar dari sekarang..


Kehidupan mereka seperti keluarga umumnya.. Anak anak sekolah, ibunya dirumah dan ayahnya bekerja..


Setiap pagi Shahia selalu mengantar Faris sekolah TK ke gedung TK yang terletak dekat dengan ibtidaiyah Ziya..


Terkadang kalau Shahia sibuk di pagi hari, Faris berangkat bareng Ziya.. Atau diantar oleh Gus Afnan..


Putri sekolah selalu jalan kaki karena dekat masih satu lingkup pesantren.. Berbeda dengan Munawir.. Walau sekolahnya dekat, ia berangkat menggunakan sepeda..


Di sekolah mereka mempunyai ciri khas masing masing.. Ziya menjadi wanita yang lemah lembut, putri yang cuek, dan Munawir yang selalu tebar pesona dan mencari ulah..


Faris? ia menjadi anak kecil yang sangat cerewet.. Setiap harinya selalu saja ada pertanyaan yang keluar dari mulutnya.. Ia anaknya kepoan.. 😁


Pagi ini, Faris sekolah diantar kan oleh Gus Afnan yang sekalian berangkat menuju kantor yayasan.. Ya, semenjak sepeninggalan Abah.. Gus Afnan lah yang menjadi pimpinan yayasan dan Gus Arkan yang menjadi pimpinan pondok..


"Nak, belajar yang benar yaa.. Perhatikan setiap ustadzahnya menerangkan pelajaran" kata Gus Afnan

__ADS_1


"Iya Yayah, Faris akan jadi anak yang pintar melebihi Yayah" jawab Faris


"Bagus itu kalau begitu.. Yaudah gih masuk sana.. Salim dulu dong" kata Gus Afnan


"Assalamu'alaikum Yayah"


"Wa'alaikumussalam"


Lalu Gus Afnan berjalan menuju kantor yayasan..


Gus Afnan maupun Gus Arkan belum menambah momongan.. Kalau Gus Arkan memang menurutnya sudah cukup.. Tapi tidak dengan Gus Afnan.. Ia ingin mempunyai anak paling sedikit 3.. Tapi Allah belum memberikannya..


Allah apa author ya? 😅


Malam harinya keluarga kecil Gus Afnan sedang berkumpul di ruang keluarga..


Gus Afnan sedang bermain bersama anak anaknya dan Shahia sedang menyiapkan cemilan..


"Iya sayang.. Ziya harus full yaa puasanya" kata Gus Afnan


"Faris mau puasaaa" teriak Faris senang


"Boleh banget.. Jagoan Yayah harus belajar puasa" kata Gus Afnan


"Apa semua orang harus puasa?" tanya Faris


"Orang Islam harus berpuasa, kecuali dia sakit, terus berada di perjalanan jauh sama lagi datang bulan untuk wanita" jawab Ziya


"Berarti Faris juga harus dong?" tanya Faris


"Iyaa.. . Hal ini sudah dijelaskan dalam firman Allah dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 183 yaitu:

__ADS_1


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ


Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa" jelas Ziya


"Tapi Faris kan masih kecil.. Faris masih boleh belajar dulu kok.. Puasa dulu sampai Zuhur.. Nanti baru dilanjut lagi.. Tapi kalau Faris bisa sampai Maghrib itu lebih bagus.. Yayah gak maksa Faris harus full ko.. Karena Faris masih kecil.. Jadi bertahap" kata Gus Afnan


Shahia yang mendengarkan percakapan antara anak dan ayah hanya tersenyum manis..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2