
Hari ini tepat 1 Syawal.. Hari dimana seluruh umat Islam merayakan hari kemenangannya..
Pagi pagi setelah shalat subuh, Gus Afnan sudah menuju masjid bersama Faris..
Dirumah, Shahia sedang bersiap siap untuk melaksanakan shalat Ied bersama Ziya..
Ziya sudah berpakaian muslim dengan tangan memegang munkena dan sejadahnya..
"Ziya disini dulu yaa, tunggu sebentar.. Bubu mau ke Hamam" kata Shahia
"Syur'ah Bu.. Nanti keburu shaf nya penuh" kata Ziya
"Iya sayang, sebentar yaa" saut Shahia
Setelah dari kamar mandi, Shahia dan Ziya pergi menuju masjid.. Dan benar saja, sudah banyak para jamaah yang menggelar sajadahnya untuk melaksanakan Shalat Ied bersama..
Selesai Shalat Ied, Gus Afnan memberikan sedikit khutbah pada hari itu..
Dengan penuh wibawa, Gus Afnan memberikan khutbah tentang makna idul Fitri..
Dengan memakai gamis dibalut dengan jasko dan peci yang tak ketinggalan..
Ia terlihat gagah dan berwibawa.. Serta tak lupa juga ia terlihat sangat tampan..
"Idul Fitri memiliki makna yang berkaitan erat dengan tujuan yang akan dicapai dari kewajiban berpuasa itu sendiri yaitu manusia yang bertaqwa. Idul fitri berasal dari dua kata "id" dan "al-fitri". Id secara bahasa berasal dari kata aada – ya’uudu, yang artinya kembali. Hari raya disebut ‘id karena hari raya terjadi secara berulang-ulang, dimeriahkan setiap tahun, pada waktu yang sama.
Ada juga yang mengatakan, kata id merupakan turunan kata Al-Adah, yang artinya kebiasaan. Hal ini karena masyarakat telah menjadikan kegiatan ini menyatu dengan kebiasaan dan adat mereka.
Sementara kata fitri memiliki dua makna yang berbeda menurut beberapa pendapat. Kata fitri bisa berarti "berbuka puasa" dan "suci"
__ADS_1
Adapun fitri yang berarti buka puasa berdasarkan akar kata ifthar (sighat mashdar dari aftharo – yufthiru) dan berdasar hadis Rasulullah SAW yang artinya :
”Dari Anas bin Malik: Tak sekali pun Nabi Muhammad SAW. Pergi (untuk shalat) pada hari raya Idul Fitri tanpa makan beberapa kurma sebelumnya." Dalam Riwayat lain: "Nabi SAW. Makan kurma dalam jumlah ganjil." (HR Bukhari).
Sedangkan kata Fitri yang berarti suci, bersih dari segala dosa, kesalahan, kejelekan, keburukan berdasarkan dari akar kata fathoro-yafthiru dan hadis Rasulullah SAW yang artinya"
“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan didasari iman dan semata-mata karena mengharap ridho Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (Muttafaq ‘alayh). Barangsiapa yang shalat malam di bulan Ramadhan dengan didasari iman dan semata-mata karena mengharap ridho Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (Muttafaq ‘alayh).
Dari penjelasan arti istilah Idul Fitri tersebut dapat disimpulkan bahwa makna Idul Fitri dapat dijabarkan dengan hari raya kemenangan dimana umat muslim merayakannya dengan kembali "buka puasa" atau makan. Oleh karena itulah salah satu sunah sebelum melaksanakan shalat Idul Fitria dalah makan atau minum walaupun sedikit. Hal ini untuk menunjukkan bahwa hari raya Idul Fitri 1 syawal itu waktunya berbuka dan haram untuk berpuasa." Jelas Gus Afnan
Para jamaah pulang kerumah masing masing dibarengi dengan halal bihalal..
Walau sudah bertemu dan bermaaf maafkan di masjid, mereka juga tetap datang kerumah Jiddah untuk berlebaran..
Gus Afnan sudah standby dirumah Uminya.. Orang tua satu satunya yang tersisa yang harus ia curahkan perhatian kasih sayang dan baktinya..
Di dalam rumah, mereka bersungkem kepada umi.. Mulai dari Gus Afnan anak tertua dilanjut dengan Shahia dan Ziya Faris.. Lalu dilanjut dengan Gus Arkan Nida dan si kembar..
Gus Afnan membuka open house di pesantren.. Tersedia berbagai macam makanan disana..
"Mas, ada yang mau Shahia sampaikan" bisik Shahia
"Apa sayang?" tanya Gus Afnan
"Ayukk masuk ke rumah dulu" kata Shahia
Mereka berjalan kerumah, sesampainya dirumah Shahia langsung mengeluarkan sesuatu dari dalam saku gamisnya..
"Inii?" kata Gus Afnan gantung
__ADS_1
"Na'am yayah" jawab Shahia tersenyum hampir menangis yang ngerti akan maksud Gus Afnan
"Alhamdulillah ya Allah" ucap Gus Afnan lalu sujud syukur.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung