
Hari telah berganti, tak terasa usia babby Ziya telah berusia satu bulan..
Shahia harus membagi waktunya antara mengurus babby,suami dan sekolahnya karena tinggal sekali ujian lagi lalu setelah itu kelulusan..
Disaat Shahia sekolah, Umi yang menjaga babby Ziya..
Sebenarnya Shahia tak enak hati, namun Umi senang jika babby Ziya selalu berada bersamanya.. Maklum lah yaa cucu pertama 😄
Perhatian dan kasih sayang tak pernah lepas dari semua orang yang berada disekeliling babby Ziya..
Bahkan Abi, Umi dan bang Rizky hampir setiap hari selalu video call demi bisa melihat babby Ziya..
Siang hari dirumah Abah
"Assalamualaikum" salam Shahia
"Wa'alaikumussalam" jawab Umi
"Umi afwan, sha ganti baju dulu yaa.. Nanti gantian jagainnya yaa" kata Shahia
"Iya sayang.. Umi juga lagi gak repot ko.. Sudah ada yang masak ko" kata Umi
Ya memang semenjak ada babby Ziya dan Shahia mulai sekolah lagi, Abah meminta bantuan kepada para ustadzah pengabdian untuk lebih sering dirumahnya untuk membantu Umi dirumah..
Para Ustadzah pun tak keberatan karena mereka mengharap berkah dari Abah dan Umi..
"Assalamualaikum" salam gus Afnan
"Wa'alaikumussalam.. Sudah pulang nan?" tanya Umi
"Sudah Umi.." jawab gus Afnan
__ADS_1
"Assalamualaikum anak Yayah yang sholihah" salam gus Afnan kepada babby Ziya
"Wa'alaikumussalam Yayah" jawab Umi yang menirukan suara anak kecil
"Ganti baju dulu nan.. kamu kan dari luar gak baik untuk Ziya" kata Umi
"Yaudah Afnan ganti baju dulu yaa" kata Gus Afnan
Di dalam kamar, Shahia sedang menggantung pakaiannya..
"Assalamualaikum" salam gus Afnan
"Wa'alaikumussalam Yayah.. Sudah pulang?" tanya Shahia
"Sudah bu.. Lagi ngapain hem?" tanya gus Afnan
"Baru selesai ganti baju.. Yayah ganti baju gih.. Shalat kalau belum shalat.. Bubu mau gantiin Umi dulu.. Kesian Umi pasti kecapean" kata Shahia
"Iya. yaudah Bubu keluar dulu yaa" kata Shahia dan mendapatkan anggukan dari sang suami.
Di lain tempat, Nida sedang berada di perpustakaan karena ada buku yang ingin ia baca..
Tak disangka, Nida bertemu dengan sang 'Makhluk' yang selalu mengusik hidupnya.. Ya siapa lagi kalau bukan gus Arkan.. 😄
"Dek Nidaa" sapa gus Arkan
"Ihh makhluk.. Salam dulu doong" ketus Nida
"Assalamualaikum calon istri" kata gus Arkan percaya diri
"Wa'alaikumussalam.. " jawab Nida
__ADS_1
"Calon suamii" tambah gus Arkan
"Ngarep banget dih jadi orang" kata Nida
"Emang gak mao nikah sama ane?" tanya Gus Arkan
Nida yang ditanya seperti itu langsung salah tingkah dan wajahnya merona
"Dek, mas serius loh sama ucapan mas" kata gus Arkan
"Ucapan apa?" tanya Nida
"Adek emangnya gak mau jadi istri mas?"tanya gus Arkan
"Gak tau ah.. Udah sana ih makhluk.. gak enak nanti diliat orang" kata Nida
"Pengennya disini nemenin dek Nida" kata gus Arkan
"Ih makhluk mahhh nanti jadi fitnah kalau berduaan gini" kata Nida
"Makanya kita nikah biar rame2 disini ada penghulu ada saksi ada wali ada para tamu ad.. " kata gus Arkan kejeda
"Ada yang MIMPI DI SIANG BOLONG" ketus Nida lalu meninggalkan gus Arkan
"Hahahahaha lucuuuu kamu dek.. Dek Nidaa.. Ikan hiu goyang2.. Babby Shaaarrkkk" teriak gus Arkan sembari tertawa
"Dasar makhluk gak waras" kata Shahia yang tak terdengar oleh gus Arkan
Bersambung..
Maaf yaa sedikit dulu..
__ADS_1
Terimakasih buat semua yang sudah membaca dan memberi like.. 😊