
Ziya memasuki kamarnya, disana sudah ada beberapa santri yang berbeda angkatan dengannya.. Dalam kamar itu ada 7 santri yang menempati.. 2 diantara nya adalah Kaka kelas mereka yang sekarang kelas 3 Tsanawiyah.. Selebihnya kelas 1 & 2 Tsanawiyah..
"Assalamu'alaikum" salam Ziya
"Wa'alaikumussalam" jawab mereka
"Perkenalkan, nama ana Azziyadah Husna Basyasa.. Panggil saja Ziya" kata Ziya
"Ana Mia, ana Ridha, ana ChaCha maricha hehey hihi 😁, ana Masyitoh" kata mereka
"Kami Kaka kelas kalian, perkenalkan ana Rere dan ini Sa'diyah" kata Kaka kelas mereka
Mia, Ridha dan ChaCha satu kelas dengan Ziya, sedangkan Masyitoh dia kelas 2 Tsanawiyah sendiri di kamar itu..
Tapi tak jadi masalah buat Masyitoh, karena ia bisa ke kamar sebelah jika ingin bermain bersama teman temannya.. Lagi pula di kamar itu ia anggap juga sebagai temannya..
Mereka saling mengeluarkan makanan yang mereka punya dan mereka berbagi satu sama lain.. Tawa mereka pecah saat bercerita cerita tentang pengalaman mereka..
Maghrib telah tiba, para santri sudah berada di dalam masjid untuk melaksanakan shalat Maghrib berjamaah..
Ziya kebagian di shaf urutan ke 5 dan itu membuat ia sedih.. Ia ingin sekali berada di depan..
Di pesantren itu terdapat banyak sekali santri.. Ada ratusan santri.. Bangunan di pesantren itu juga sangat banyak.. Bahkan untuk kamar saja terdiri dari 4 lantai untuk setiap gedung..
Bisa bayangkan kan betapa banyaknya kamar dan gedung kalau santrinya sampai ratusan.. Hehe
__ADS_1
Pesantren itu sangat luas.. Bahkan masih terbilang pedesaan, masih banyak sawah dan kebun.. Dan itu semua para santri yang menanam padi dan sayur mayur di kebun..
Pesantren ini hampir sama seperti pesantren di rumahnya.. Hanya saja pesantren ini memang lebih besar dan kegiatannya benar benar para santri yang lakukan semua.. Jadi selain bekal ilmu agama yang di dapat, ilmu bercocok tanam pun juga di dapat..
Keesokan harinya, mereka memasuki kelas untuk melaksanakan perkenalkan diri di kelas masing masing..
Kali ini giliran Ziya yang memperkenalkan diri..
"السلام عليكم ، اسمي عزية حسنة باسياسة .. أنا من كيديري ، جاوة الشرقية."
(Assalamualaikum., Perkenalkan nama saya Azziyadah Husna Basyasa.. Saya berasal dari Kediri Jawa timur)
"حسنًا ، عزية هل تستطيع التحدث بالعربية؟ يبدو أنك تتحدث العربية جيدًا" tanya Ustadzah Rohmah
(Baik Azziyadah.. Apakah kamu bisa berbahasa Arab? Sepertinya kamu lancar sekali berbicara bahasa Arab)
(Hanya sedikit)
Setelah perkenalan Ziya, akhirnya Ziya duduk kembali ke kursinya.. Selama perkenalan, ustadzah Rohmah selalu saja bertanya tanya kepada Ziya dengan menggunakan bahasa Arab.. Ia ingin melihat seberapa kemampuan Ziya dalam berbahasa Arab..
Teman teman Ziya ada yang mengagumi dan ada pula yang tidak menyukai Ziya.. Bagi santri itu, Ziya terlalu cari perhatian kepada guru mereka.. Padahal Ziya sama sekali tak ada maksud seperti itu..
Susan, itulah nama santri yang tak menyukai Ziya.. Tatapannya begitu sinis kepada Ziya..
" Aku yakin, pasti aku bisa lebih pintar dari dia" batin Susan
__ADS_1
Di jam istirahat, disaat para santri makan dan jajan menuju kantin sekolah, Ziya balik menuju asrama.. Ia melaksanakan shalat Dhuha.. Walau dia juga sering melaksanakan shalat Dhuha.. Tapi kali ini dia bertekad tidak akan pernah bolong untuk shalat Dhuha kecuali sedang datang bulan..
Shalat Dhuha bisa membuka pintu rezeki untuk kita.. Ziya percaya itu.. Ziya ingin dan meminta kepada Allah agar Yayah dan bubu nya selalu diberi rezeki agar bisa membiayai sekolahnya di pesantren ini.. Ziya tau, yayahnya pasti punya banyak uang dan mampu membiayai dia sekolah dimana pun.. Karena sekarang pesantren itu sudah beralih ke tangan Gus Afnan.. Tapi bagaimana pun juga, pesantren itu bukan hanya milik Gus Afnan, tapi milik semuanya termasuk milik santri.. Jadi Gus Afnan pun tetap mencari uang untuk keluarganya..
" Ya Allah, engkau yang maha memberi rezeki.. Buka kan lah pintu pintu rezekimu untuk kedua orang tuaku.. Sehatkan badan mereka agar bisa membiayai ku dan adik adikku untuk menuntut ilmu agamamu.. Tak bisa ku beri apa apa selain menjadi anak yang berbakti kepada orang tua.. Sehatkan badan ku, kuatkan iman ku, teguhkan aku selalu untuk dijalanmu.. Aamiin" doa Ziya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung