Pesantrenku Saksi Cintaku

Pesantrenku Saksi Cintaku
Ep. 82


__ADS_3

Setelah sampai di poli kandungan, gus Arkan dan Nida masuk ke dalam ruangan tersebut. 


Sudah terlihat dokter wanita sedang duduk di dalam ruangan itu. 


"Silahkan pak, bu" kata Dokter


"Ada keluhan apa?" tanya Dokter 


Lalu Nida menjelaskan keluhan keluhan yang ia rasakan. Dengan seksama dokter itu mendengarkan keluhan Nida. Lalu Nida disuruh berbaring di ranjang untuk pemeriksaan. 


Suster membantu dokter untuk mengoleskan gell pada perut Nida. Gus Arkan yang melihat itu hanya diam saja, karena ia masih bingung, sebenarnya apa yang terjadi dengan istrinya.. 


Saat pemeriksaan, sang dokter tersenyum..


Lalu mengucap syukur Alhamdulillah..


Nida dan gus Arkan menduga bahwa benar kalau Nida sedang hamil.. 


"Apa istri saya hamil dok?" tanya gus Arkan


"Iya pak, selamat yaa Alhamdulillah istri bapak hamil" kata Dokter


"Alhamdulillah" kata Nida dan gus Arkan


"Usianya sudah 4 minggu ya pak, tolong dijaga.. Apalagi ini ada 2 nyawa di dalamnya" kata Dokter


"Maksudnya? Kembar dok?" tanya gus Arkan


"Iya benar sekali pak" jawab Dokter


"Alhamdulillah.. Akhirnya tekdung juga istriku.. Langsung 2 dok.. Hahahaha mantul kagak tuh" kata gus Arkan bangga


"Maasss" kata Nida malu


Setelah pemeriksaan, Nida dan gus Arkan berjalan ke arah parkiran. 


Tak henti hentinya gus Arkan menggandeng tangan Nida dan sesekali mengusap perut Nida yang masih terlihat rata. 


"Adek mau makan apa? Mas beliin" kata gus Arkan


"Adek mau makan masakan Shahia mas" kata Nida


"Oke, kita langsung kerumah mas Afnan aja" kata gus Arkan

__ADS_1


Kendaraan mereka langsung meluncur kerumah gus Afnan


"Assalamualaikum" salam mereka


"Wa'alaikumussalam" jawab gus Afnan dan Shahia


Terlihat gus Afnan sedang menggendong Ziya dan sambil bercanda, lalu Shahia duduk di kursi yang berada di teras rumah. 


"Wahh ada tamu jauh" ledek gus Afnan


"Mas tau gak?" tanya gus Arkan


"Enggak, kan belum dikasih tau" jawab gus Afnan


"Arkan bakalan jadi abiii" kata gus Arkan semangat


"Alhamdulillah serius?" tanya gus Afnan


"Ente hamil nid?" tanya Shahia mengelus perut Nida


"Alhamdulillah sha ana hamil" jawab Nida


"Serius lah mas, saking tokcernya langsung 2" kata gus Arkan bangga


"Abah sama Umi sudah tau?" tanya Shahia


"Belum, tadi kita langsung kesini karena ana mau ente masakin ana makanan" kata Nida


"Ya kholas, ente mau makan apa?" tanya Shahia


"Ane mau nasi goreng daun mengkudu" kata Nida


"Yank, jangan makan yang pahit pahit, nanti anak kita pahit loh" kata gus Arkan


"Husssh gak boleh begitu" kata gus Afnan


"Afwan mas" kata gus Arkan lirih


"Gak pahit ko, nanti daun mengkudunya di cuci bersih, tenang aja pokoknya sama Shahia mah gak bakal pahit dan dijamin enak makanannya" kata Shahia


"Bener ya sha?" tanya Nida memastikan


"Bener, ente sekarang pulang dulu gih.. Kabarin abah dan umi.. Nanti kalau sudah matang, ana bawa kerumah abah nasinya" kata Shahia

__ADS_1


"Okeehh, yuk mas" ajak Nida kepada gus Arkan


"Yuk.. Kita pulang dulu yaa" kata gus Arkan pamit


"Iyaaa, awas kesandung.. Kalau jatuh sebut nama ana 3 kali" kata gus Afnan


"Ente bantu ya?" tanya Gus Arkan


"Ya jelas ana gak denger lah.. Hahaha" kata gus Afnan


Setelah itu, mereka pulang dan memberitahu kabar baik ini kepada abah dan umi.


Betapa senangnya mereka saat dikabarkan Nida tengah mengandung dan kembar 2 janin sekaligus.. Perhatian dan kasih sayang umi bertambah besar untuk Nida, karena ada 2 calon cucunya yang berada di perut Nida


.


.


.


.


.


.


.


.


.



Bersambung.. 


Assalamualaikum, maaf ya readers, beberapa hari kemarin tidak up, karena persiapan lebaran Idul Adha.. Yang part ini segini dulu yaa.. Insya Allah nanti malam akan up lagi.. 


Mohon dukungannya yaa, dengan cara like, komen dan vote.. 


Oh ya, saya juga ada karya baru, judulnya "Wanita Penjual Es Mambo"


Mampir yaa ke karya author yang satunya.. Semoga kalian suka.. 

__ADS_1


Terimakasih 


__ADS_2