Pesantrenku Saksi Cintaku

Pesantrenku Saksi Cintaku
Ep. 73


__ADS_3

Keesokan harinya, gus Arkan meminta bantuan dana seikhlasnya untuk membantu keluarga Rena yang terkena musibah. 


Setelah terkumpul, gus Arkan menyerahkannya kepada gus Afnan dan mereka bersiap siap untuk menuju kediaman orang tua Rena.. 


Tidak banyak yang ikut ke kediamannya Rena, hanya gus Afnan, gus Arkan, Shahia, ustadzah Uca, ustadzah Nida dan 2 orang asatidz lainnya.. Tak lupa pula dengan Renanya.. 


Membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk tiba di kediaman orang tuanya Rena.. 


Sesampainya disana, mereka terkejut akan keadaan rumah yang sudah tak layak huni.. Masih terlihat dinding dinding rumah yang hitam akibat di lahap si jago merah dan ada beberapa serpihan puing puing yang belum di bersihkan.. 


Tak jauh dari tempat itu, mereka melihat orang tuanya Rena. Rena langsung lari menghampiri orang tua nya dan menangis.. 


"Mah, pak.. Maafin Rena" tangis Rena


"Tidak nak, seharusnya kami yang minta maaf sama kamu, karena kami tidak dapat mengirimimu uang saku untuk selama di pondok" kata mamah Rena


"Assalamualaikum" 


"Wa'alaikumussalam"


"Maaf, pak, bu, kami dari pihak pesantren ingin berbincang bincang dengan ibu dan bapak" kata gus Afnan


"Owh, iya.. Mari pak, kita duduk di sebelah sana saja" ajak bapak Rena


"Ibu bagaimana kabarnya?" tanya Shahia lembut


"Ya begini bu ustadzah, rumah kontrakan kami hangus.. Kami tinggal di ruko milik tetangga yang kosong" kata mamah Rena


"Yang sabar ya bu, Allah lagi menguji keluarga ibu.. Yakin, setelah ini nanti ibu akan dapat hadiah yang lebih baik dari Allah" kata Shahia


"Iya bu ustadzah, maaf ya keadaanya begini, berantakan" kata mamah Rena


Setelah berbincang bincang menanyakan kabar dan kejadian yang sebenarnya, mereka ber pamit undur diri.. Dan tak lupa memberikan apa yang mereka bawa, selain uang, pihak pesantren memberikan bantuan makanan dan pakaian yang masih bagus bahkan ada beberapa yang baru.. 

__ADS_1


"Rena, mau izin libur dulu atau mau ikut balik ke pesantren?" tanya ustadzah Nida


"Balik ke pesantren saja bu ustadzah" kata mamah Rena menyelak


"Mamah, Rena mau disini dulu sama mamah dan bapak" kata Rena sedih


"Jangan nak, kamu harus tetap balik ke pesantren.. Kamu kan masih harus belajar.. Nanti mamah sama bapak mau cari kontrakan yang lain saja, jadi mending kamu balik ke pesantren." kata mamah Rena


Akhirnya Rena pun mengikuti apa yang dikatakan mamahnya, yaitu pulang ke pesantren.. 


Di sepanjang perjalanan, Rena tak henti hentinya menangis karena masih rindu dengan orang tuanya dan tak tega melihat orang tuanya seperti itu.. 


"Sudah Rena, orang tua kamu sudah tidak apa apa.. Mereka selamat dari api itu" kata ustadzah Nida menenangkan


"Iya sayang, mereka bukan gak mau kamu ada disana.. Mereka cuma mau kamu fokus dengan pendidikan kamu.. Buktikan sama mereka kamu bakalan jadi orang sukses agar bisa membahagiakan orang tua.. Rezeki gak ada yang tau, siapa tau dengan kamu serius belajar, kamu pintar, nanti saat sudah bisa mencari uang kamu bisa membeli rumah buat mereka" kata Shahia menyemangati


"Iya ustadzah, syukron" kata Rena yang mulai reda tangisnya


"Kita cari rumah makan dulu yaa, ana laper" kata gus Afnan


Sesampainya di pesantren, Rena di ajak oleh gus Afnan dan gus Arkan menuju rumah Abah.. 


Di rumah Abah, Rena diberi bantuan berupa uang oleh Abah,gus Afnan dan gus Arkan.. Untuk uang pegangan Rena, jika takutnya sewaktu waktu ada keperluan mendesak.. 


Shahia juga memberikan peralatan mandi dan cuci baju untuk Rena, agar dia tidak perlu lagi memikirkan untuk membeli barang barang itu. 


Rena bersyukur dan sangat menyesal atas apa yang sudah ia lakukan sebelumnya.. Ia berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak melakukan hal itu lagi.. 


Masih banyak yang sayang sama dia disekelilingnya.. 


 


💕💕💕💕💕💕💕

__ADS_1


 


"Setiap masalah yang datang, percaya lah bahwa itu semua karena Allah sedang menguji hambanya.. Tinggal manusianya saja yang bagaimana menyikapi ujian tersebut.. Jadi, berfikirlah sebelum bertindak.. Dan percayalah, akan ada pelangi setelah turun hujan"


.


.


.


.


.


.


Bersambung.. 


Jangan lupa! 


Like


Like


Like


Vote 


Vote 


Vote


Dan

__ADS_1


Tambahkan ke favorite kalian yaa.. Terima Kasih 😘😘


__ADS_2