Pesantrenku Saksi Cintaku

Pesantrenku Saksi Cintaku
Ep. 87


__ADS_3

Di asrama, para santri sedang disibukkan dengan kegiatan pagi mereka di hari jumat, yaitu bersih bersih asrama..


Sudah terbagi jadwal piket kelompok untuk para santri.. Ada yang piket membersihkan kamar, aula, halaman, kamar mandi dan tempat jemur pakaian.. 


Pagi ini para ustadzah memantau kegiatan para santri yang sedang membersihkan asrama.. 


"Banat, itu di pojokkan masih ada sampai bekas roti" kata ustadzah Evi


"Na'am ustadzah" jawab santri


"Yang bersih yaa.. Jangan kotor.. Kalau asrama kotor nanti tidak nyaman" kata ustadzah Evi


"Na'am ustadzah yang baweeel.. Hehehe afwan ustadzah.. Bercanda" kata santri


"Yeee bawel bawel gini kan ana cantik" kata ustadzah Evi 


"Huhh tapi sayang ustadzah jomblo.. Hahaha" kata santri


"Yeeee iseng aja mulutnya.. Hahahah" kata ustadzah Evi


Selama membersihkan asrama, mereka lakukan dengan senang hati.. 


Di rumah abah, gus Arkan sedang disibukkan dengan sang istri yang pagi pagi meminta kebab turki.. 


"Dimaan belinya sayang? Itu mah adanya malam" kata gus Arkan


"Ya cari lahh.. Aku pengen itu maas" rengek Nida


"Susah lahh" jawab gus Arkan


"Pokoknya gak mau tau harus dapet" kekeh Nida


"Oke oke, mas cari, tapi kalau tidak ketemu jangan marah yaa, tunggu sampai nanti sore, karena biasanya buka pas sore hari" kata gus Arkan


"Okee.. Makasih sayangku😘" kata Nida 

__ADS_1


"Ada maunya baru ngomong sayang" lirih gus Arkan yang masih terdengar oleh Nida, dan Nida hanya bisa tertawa.. 


Gus Arkan pergi mengendarai motornya mencari kebab Turki pesanan sang istri.  


Ia sudah mencari kesana kesini tetapi tidak menemukannya.. Ia putus asa, sudah 3 jam lamanya ia mencari tetapi tidak ketemu.. 


Waktu menunjukkan pukul 10:45


Ia segera pulang ke pesantren dikarenakan akan melaksanakan shalat jumat.. 


Sesampainya dirumah, ia memberitahu Nida bahwa kebab pesanannya itu tidak ada dan bukanya nanti sore.. Nida langsung menunjukkan wajah cemberut karena keinginannya harus tertunda.. 


"Tuh kan, manyun dah" celetuk gus Arkan


Yaahh gus, gimana sih.. Manyun kan istrinya 😂


"Assalamualaikum" salam Shahia dan gus Afnan


"Wa'alaikumussalam" jawab Umi


"Wahh jiddah punya biskuit, Ziya suka yaa sama biskuit" kata gus Afnan mengajak sang anak berbicara


Ziya langsung berpindah gendong ke jiddahnya, gus Afnan dan Shahia mengikuti dari belakang dan masuk kedalam rumah abah.. 


Rumah abah terlihat ramai dengan kedatangan Ziya, anak berusia 1tahun yang tingkahnya membuat siapa saja yang melihat pasti gemas.. 


Saat di seteli shalawatan oleh abah, Ziya berjoget khas anak kecil.. Dan mereka melihat itu tertawa.. Begitupun dengan Ziya, melihat keluarganya tertawa, ia pun juga ikut tertawa..


Tak terasa waktu menunjukkan waktu 11:40


Abah, gus Afnan dan gus Arkan menuju masjid untuk melaksanakan shalat jumat, Ziya yang melihat sang ayah pergi, menangis karena ingin ikut.. 


Shahia menggendong Ziya yang menangis tetapi bukannya berhenti malah semakin menjadi.. 


Gus Afnan juga tak tega melihatnya.. 

__ADS_1


"Yaudah yuk ikut shalat jumat" ajak gus Afnan


"Jangan, nanti rewel yah" kata Shahia


"Udah gak papa, anteng ko dia mah" kata gus Afnan


"Udah disini aja" kata Shahia


Gus Afnan benar benar tak tega melihat sang anak menangis, akhirnya ia memutuskan untuk berangkat ke masjid tanpa Ziya.. 


"Dadah Ziyaaa.. Ziya disini aja yaa, dangdutan sana dangdutan 😄" kata gus Arkan meledek


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.. 


Assalamualaikum, maaf yaa beberapa hari kemarin tidak up karena kesibukkan author.. Mudah2an hari ini tidak terlalu sibuk lagi yaa.. Biar bisa up lagi hari ini.. 


Terimakasih yang masih setia membaca karya author.. 😘😘

__ADS_1


__ADS_2