
Hari terus berganti, tak terasa 2 hari lagi adalah hari pernikahannya gus Arkan dan Nida..
Di kediaman Nida, telah ramai untuk persiapan pernikahan.. Tak boleh sedikitpun Nida membantu dalam persiapa itu karena ia sedang di pingit, tidak boleh ke dapur, tidak boleh berkaca dan masih banyak lagi.. Bahkan tak boleh bervideo call dulu dengan calong suaminya..
"Nida" panggil Bu Tati mamah dari Nida
"Iya mah" jawab Nida
"Ada orang dari salon yang mau lulur kamu nak" kata bu Tati
"Iya mah,suruh masuk saja" kata Nida
"Jangan di kamar nak, kamar kamu mau di dekor kamar pengantin" kata bu Tati
"Yasudah di kamar alwi saja kalau gitu" kata Nida
Alwi adalah adik laki lakinya Nida
Di kediaman Abah
"Arkan, persiapan sudah beres belum? tinggal 2 hari lagi loh" kata Abah
"Insya Allah sudah bah, dari pihak kita sudah beres, seserahan juga sudah di buat.. Orang WO juga sudah telfon Arkan katanya malam ini tenda dan pelaminan di pasang bah" jawab Arkan
"Coba tanya Nida lagi nak apa saja di sana yang kurang biar kita bantu, jarak dari sana ke sini kan gak terlalu jauh jadi bisa kita bantu" kata Umi
"Iyaa mii, tenang aja.. Sama Arkan mah berreess" kata gus Arkan
"Mudah mudahan lancar gaknada kendala apapun" kata Abah
"Aamiin ya Allah" jawab Umi dan gus Arkan
Tok tok tok
"Assalamualaikum"
"Wa'alaikumussalam.. Ya Allah cucu Jiddah" kata Umi
"Weeehh calon nganteen" kata gus Afnan
"Weeehhh bekas nganteeen" ledek gus Arkan ke gus Afnan
"Hahahaha" tawa mereka
"Heyy Ziya sayang.. Ziya besok jadi pager ayu yaa.. Ammun mau nikah nihh" kata gus Arkan menoel pipi gembul Ziya
"Iyaa ammun, besok Ziya pakai baju gamis yang lucu" kata gus Afnan yang menggendong baby Ziya
__ADS_1
"Oh iya, gus Arkan udah ngambil logam mulianya belum untuk mahar? kan kurang logam mulia doang yang belum" kata Shahia
"Oh iyaa lupa, nanti ana ambil deh" kata gus Arkan
"Ana temenin ya" kata gus Afnan
"Gak usah, ana bisa sendiri ko" kata gus Arkan
"Ahh Shahia mau telfon Nida ahh" kata Shahia lalu menghubungi Nida
Ttuuttt.. Tuuuttt.. Tuuttt
📞 "*Assalamualaikum sha" salam Nida
"Wa'alaikumussalam Nid sedang apa?" tanya Shahia melaudspeaker ponselnya
📞 "Lagi luluran pengantin nih sha" jawab Nida
"Apa ada persiapan yang belum nid? ada ke kurangan atau kendala gak?" tanya Shahia
📞 "Alhamdulillah enggak sha, oh iya tolong bilang sama gus Arkan nanti malam jam 10an orang WO akan pasang tenda dan pelaminan" kata Nida
"Halo Nida, ini mas Arkan nid.. Iya tadi orang WO juga sudah kabarin mas.. Dek Nida sehat yaa, jangan kecapean, selalu jaga diri, jangan sampai sakit, nanti yang lain pada panik khawatir" kata gus Arkan
📞 "Iya mas, Nida gak bakal ke capean ko, soalnya gak ngapa ngapain juga" jawab Nida
📞 "Iya shaa, yasudah Assalamualaikum" kata Nida
"Wa'alaikumussalam*"
Sore harinya, gus Arkan pergi sendiri untuk mengambil logam mulia pesanannya..
Saat di perjalanan pulang, ia melihat anak kecil yang menangis di pinggir jalan karena Kakinya terluka dan mengeluarkan darah banyak..
Akhirnya gus Afnan memutuskan untuk mengantar anak tersebut ke rumah sakit terdekat..
"Gimana dok keadaan anak itu?" tanya gus Arkan
"Sepertinya dia habis terkena tabrak lari, kaki kirinya terkilir dan sedikit ada keretakan, tapi tidak parah." jelas dokter
"Alhamdullilah, apa harus di rawat dok?" tanya gus Arkan
"Iya pak, butuh dirawat beberapa hari untuk pemulihan kakinya, setelah di nyatakan sehat dan bisa berjalan maka di perbolehkan pulang" jelas dokter
"Terimakasih dok" kata gus Arkan lalu sang dokter berlalu pergi
"Hai nak, nama kamu siapa?" tanya gus Arkan
__ADS_1
"Nama saya Teguh pak" kata anak itu
"Hmm apa kamu tidak ada nomor orang tua? saya ingin mengabari keluarga mu" kata gus Arkan
"Tidak ada pak, saya tidak memiliki orang tua" kata Teguh
"Terus saya harus bagaimana? saya harus pulang karena saya akan mengadakan pernikahan,, saya tidak bisa menunggu kamu di sini" kata gus Arkan
"Tolong jangan tinggalkan saya pak, saya takut berada di sini sendiri" kata Teguh
"Sebentar yaa saya telfon keluarga saya dulu" kata gus Arkan
📞 "*Assalamualaikum ada apa kan?" tanya Gus Afnan
"Wa'alaikumussalam mas, ini Arkan di rumah sakit lagi nolongin anak kecil yang terkena tabrak lari.. Sepertinya malam ini Arkan menginao di sini besok subuh Arkan akan pulang" kata gus Arkan
📞 "Ya sudah tidak apa apa, tapi kamu gak papa kan" tanya gus Afnan
"Ana mah sehat gak papa malah makin ganteng.. Hahahaha" canda gus Arkan
📞 "Okelah okelah" jawab gus Afnan
"Oh iya, Arkan juga sudah mengambil logam mulia itu, ada sedikit penambahan harga katanya tadi tapi tak banyak" jelas gus Arkan
📞 "Yasudah gak papa" jawab gus Afnan*
Waktu terus berputar, di lihat sudah pukul 04:30 pagi, setelah shalat subuh gus Arkan pamit kepada suster jaga untuk merawat Teguh selama dia tidak ada karena ia harus mengurus pernikahannya esok hari dan suster pun tak masalah karena sudah tugasnya..
Di perjalanan pulang suasana jalan tidak terlalu ramai karena masih Subuh..
Tiba tiba..
BBBRRRAAAKKKKK
.
.
.
.
.
.
Bersambung...
__ADS_1