
Keesokan harinya.. Keluarga menjenguk Shahia ke rumah sakit..
"Afnan, siapa nama anak mu?" tanya Abi
"Lebih baik siapa yaa namanya? Afnan minta pendapat sama semuanya" kata gus Afnan
"Bagaimana kalau khumairah?" kata Umi Khulsum
"Hayati aja" kata Abi
"Sofwah aja" kata Abah
"Ihh cakepan Carolina" kata bang Rizky
"Nama islami dong bang" protes Abi
"Udah namain aja shanan.. Shahia Afnan" kata gus Arkan
"Ko Shanan sih" protes gus Afnan
"Boleh Shahia usul?" tanya Shahia
"Boleh dong sayang" kata mereka
"Shahia mau memberi nama Azziyadah Husna Basyasa" kata Shahia
"Nah iya itu juga bagus" kata Abi
"Oh sayang kamu pinter sekali memberi nama" kata gus Afnan lalu mencium kening sang istri
"Iyaa itu bagus, Azziyadah: tambah/bertambah, Husna: Baik/kebaikan,, Basyasa terdapat di surat Abasa dalam Al-Quran yang artinya wajah yang berseri2 atau cantik.. Jadi artinya bertambahnya kebaikan dan wajah yang berseri seri" jelas Abah
"Iyaa bener, semoga anak kita menjadi anak yang selalu menambahkan kebaikan setiap hari.. dan selalu bertambah kecantikannya jadi setiap orang yang memandangnya selalu terpesona" kata Gus Afnan
"Aamiin ya Rabbal Alamin" jawab mereka serempak
Tok.. tok.. tok..
"Permisi.. Sudah waktunya dedek meminum asi" kata suster
"Oh iyaa sus" kata Umi Salimah
__ADS_1
"Mohon keluar dulu ya pak bu jika bu Shahia sedang memberi Asinya.." kata suster
"Baik sus.. terimakasih" kata mereka
Setelah suster keluar, semua mengerubungi sang babby
Ini visual dedek bayinya yaa sementara.. hehe
"Masya Allah cantiknya.. Gak salah ini mah memberi nama Basyasa" kata Abi
"Iyaa cucu kita cantik banget yaa" kata Umi Khulsum
"Assalamualaikum cucu Abah" kata Abah
"Hohoy ponakan Arkan cantik banget huhuy.." kata gus Arkan heboh yang akhirnya membuat sang bayi menangis
"Hayo loh Arkan .. Hayo loh Arkan anak orang di keja nangis" kata bang Rizky
"Udah udah jangan tambah rame.. kesian anak ane nangis" kata gus Afnan
"Yaudah kita keluar dulu yaa.. beri asi dulu anaknya sha.." kata Umi Salimah
"Yaudah kita pulang yaa shaa,Afnan jagain istrinya" kata Abi
"Tenang aja bii.. yaudah hati2 yaa semuanya" kata gus Afnan
"Assalamualaikum"
"Wa'alaikumussalam" jawab Shahia dan gus Afnan
Setelah keluarga pergi, tinggal lah Shahia,gus Afnan dan sang baby
"Mau dipanggil siapa bu.. anak kita?" tanya gus Afnan
"Panggil Ziya aja mas, ambil dari kata Azziyadah" jawab Shahia
"Assalamualaikum dedek Ziya.. Ini Yayah dan ini Bubu.. Sehat ya sayang.. Sholihah" kata gus Afnan mengelus kepala sang anak yang sedang menyusu pada Ibunya..
"Wa'alaikumussalam Yayah, aku lagi minum Asi pertama aku.. aku akan sehat yayah" kata Shahia yang berbicara seperti anak kecil
__ADS_1
"Terimakasih ya istriku.." kata gus Afnan tulus
"Mas jangan menangis, ini sudah kodrat Shahia melahirkan anak kita buah cinta kita" kata Shahia
"Mas gak kebayang bagaiman rasa sakit kamu saat perut kamu disayat.. Cinta mas makin bertambah saat melihat itu.. Beribu kata terimakasih tak akan mampu membalas itu semua" kata gus Afnan sambil menitikan air mata
"Yayah jangan nangis.. nanti diketawain loh sama dedek Ziya.. ya dek yaa.. Yayah cengeng" kata shahia ketawa
Setelah menyusui baby Ziya dibawa kembali oleh suster.. Dan Shahia pun beristirahat
"Tidur lah, mas akan disini disamping mu" kata gus Afnan
"Iya mas.." jawab Shahia
"Mas, kata dokter kan sha harus belajar jalan setelah bisa belajar duduk dan miring" kata Shahia
"Iya istirahat saja dulu yaa.. nanti baru belajar jalan.." kata gus Afnan
Sudah 5 hari Shahia berada dirumah sakit..
Hari ini Shahia telah diperbolehkan untuk pulang kerumah..
Hanya gus Arkan dan Bang Rizky yang menjemputnya di rumah sakit..
"Assalamualaikum" salam gus Arkan dan Bang Rizky
"Wa'alaikumussalam" jawab Shahia dan gus Afnan
"Hallo baby Ziya.. Ammun (Paman/Om) dataaang.. yuuhhuuu si cantik cantik cantik" kata gus Arkan heboh
"Nanti nangis lagii" kata gus Afnan
"Yeee dia mah bersahabat sama ammunnya.. gak inget emangnya? waktu masih dalem perut nyusahin ammunnya suruh manjat pohon rambutan? Dulu nyusahin sekarang nyenengin ya gak de?" kata gus Arkan
"Udah ayuk sekarang kita pulang" kata gus Afnan
Lalu mereka keluar dari rumah sakit dan jalan menuju pesantren..
Dipesantren, seluruh santri dan para asatidz sedang bersiap2 menyambut kedatangan cucu pertama dari Abah sang pendiri pondok pesantren..
Banyak para santri yang tidak sabar akan kehadiran sang baby tercinta ke pesantren tersebut..
__ADS_1
Bersambung..