
Sejak pagi Hana sudah sibuk mengurus persiapan pesta ulang tahun Adelio dan Adelia.Ya... tepat hari ini usia Adelia dan Adelio sudah satu tahun. Aries dan Hana merayakan hari ulang tahun si kembar di rayakan di taman belakang rumah mereka.
Hana ingin memberikan yang terbaik untuk ulang tahun si kembar, maka dari itu Hana turun langsung mengurus pesta ulang tahun si kembar agar tidak ada yang kurang satupun di acara ulang tahun si kembar.
Selama Hana mengurus persiapan pesta untuk si kembar, Aries ke bagian mengasuh si kembar yang kini sudah mulai belajar berjalan dan juga belajar bicara.
Aries begitu kerepotan mengurus si kembar, dan semua orang tengah sibuk dengan urusannya masing-masing, jadi Aries harus mengasuh si kembar seorang diri.
Walaupun begitu Aries sangat menikmatinya mengurus si kembar yang begitu aktif merangkak ke sana dan ke sini.
"Yayayah...." celoteh Adelia, yang melihat ayahnya telungkup di atas busa puzzle dan berpagar busa.
Adelia merangkak naik ke punggung Aries dan duduk di atas punggung Aries.
"Yayayah... embobo... "celoteh Adelia sembari memukul pundak Aries menggunakan mainannya.
"Ayah nggak bobo, nak."
Adelio yang melihat kembarannya naik ke punggung Aries ikut bergabung dan kini keduanya duduk di punggung Aries. Bahkan Adelio duduknya bergeser ke tengkuk Aries sembari menarik rambut Aries, seolah sedang menaiki seekor kuda.
"Ndadadada...." celoteh Adelio sembari menyemburkan ludahnya, bahkan duduknya Adelio sambil jedug-jedug di atas tengkuk Aries.
"Uhuk...." Aries terbatuk-batuk karena Adelio duduknya tidak bisa diam.
Aries membalikkan tubuhnya pelan, agar Adelia dan Adelio yang duduk di atas punggungnya tidak terjatuh. Aries langsung mendudukkan diri dan melototi kedua anak kembarnya, tapi yang ada si kembar malah tertawa girang.
"Ini bocah, di pelototi malah ketawa," gerutu Aries seraya menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Yayayah... ntu...." tunjuk Adelio pada layar televisi yang kini sedang menampilkan iklan susu.
"Double Ade mau susu... iya?"
"Ntutu...." oceh Adelia.
"Oke, ayah buatkan susu buat kalian."
Aries bangun dan keluar dari area bermain si kembar. Aries segera menghangatkan dua botol ASI, setelah itu Aries membawa kedua botol susu yang sudah siap di minum oleh si kembar.
"Siapa yang mau minum susu...." seru Aries sembari mengangkat dua botol susu ke udara.
Adelia dan Adelio langsung mengangkat tangannya, mencoba meraih botol susu yang masih di pegang oleh Aries.
"Ntu...tu...." celoteh Adelia yang berdiri sembari berpegang pagar busa, bahkan kedua kakinya sampai jinjit.
Aries pun tertawa kecil melihat kedua anak kembarnya yang tak sabar ingin meminum susunya.
Aries memberikan satu botol susunya kepada Adelia dan Adelia meraih botol susunya, tapi belum sempat di raih oleh Adelia, Aries menarik lagi botol susunya ke udara. Aries terus melakukannya berulang kali, dan hal itu membuat Adelia menangis kencang karena Aries mengerjainya.
"Kenapa menangis?" tanya Hana yang kini sudah kembali dari taman belakang.
Hana menatap Aries dingin, dan Aries hanya nyengir kuda melihat Hana yang menatapnya sampai segitunya.
"Abay! kebiasaan deh, kalau suruh jaga anak pasti bikin anaknya nangis mulu," omel Hana yang langsung merebut botol susu milik si kembar.
"Mbu... mbu...." celoteh Adelio yang melihat Hana datang dan meminta susunya.
__ADS_1
Hana langsung memberikan botol susunya kepada Adelia dan Adelio. Keduanya langsung meminum susunya, dan Adelio langsung merebahkan tubuhnya di atas lantai busa puzzle, sedangkan Adelia meminum susunya duduk sembari memeluk boneka Masha.
"Jangan marah dong sayang...." ucap Aries yang kini memeluk Hana dari belakang.
Hana menghela nafasnya pelan, dan menatap Netra Aries.
"Iya...."
"Bilang iya nya masih jutek," sungut Aries.
"Aku nggak marah, wahai suamiku yang paling tampan dan... paling seksi, yang kata orang kamu tuh hot Dedy."
Aries tersenyum merekah mendengar pujian dari Hana dan langsung mencium pipi Hana. Aries melirik kedua anak kembarnya yang kini sudah mulai tertidur dan juga pengasuh si kembar sudah selesai dengan tugasnya yang di berikan oleh Hana.
"Mumpung si kembar tidur, ayo kita buat adik untuk si kembar." Hana mendelik menatap Aries.
Aries langsung menarik Hana dan tidak memperdulikan gerutuan Hana. Aries langsung mengunci pintu kamarnya dan langsung menyergap Hana dalam Kungkungannya.
END
___________***_________
Jangan di unfav dulu ya, In nsya Allah ada bonus Chapter nya.
Jangan lupa tinggalkan jejak like 👍👍
Salam sayang dari othor 😘😘
__ADS_1