
Hana mencubit perut Aries, karena Aries terus mencium bibirnya, sampai-sampai Hana merasa kehabisan nafas. Aries pun berhenti mencium bibir Hana dan menatap wajah Hana seraya mengelap bibir Hana yang basah akibat ulahnya.
"Aku pergi dulu," ucap Aries, walau sebenarnya sangatlah berat.
"Iya...."
Aries membuka jendela dan keluar dengan sangat hati-hati.
"Hana!!"
"Apa lagi?" sahut Hana.
"I love you...."
"I love you too," balas Hana.
Aries pun tersenyum dan segera turun. Bejo yang selalu standby, memegangi tangganya agar tidak bergeser. Setelah berada di bawah Aries meminta Hana untuk menutup jendelanya.
"Kenapa dengan wajah kamu?" tanya Aries kepada Bejo, karena melihat wajah Bejo banyak bentol-bentolnya.
"Di gigit nyamuk tuan," ucap Bejo, sedangkan di dalam hatinya ingin memarahi Aries.
" Oh ... itu artinya kamu terlalu ganteng, makanya si nyamuk betina pada ngerubuni kamu dan mencium kamu. Hebat kamu," seloroh Aries seraya mengacungkan kedua jempolnya.
Bejo hanya tersenyum kecut mendengar ucapan sang bos dan rasanya, Bejo ingin sekali menjambak rambut bosnya itu.
"Cepat bawa lagi tangganya, nanti di kira kamu mau maling disini," titah Aries.
"Iya, tuan."
Bukannya tuan yang seperti maling. Cibir Bejo di dalam hatinya. Sedangkan Aries sudah pergi dan meninggalkan Bejo seorang diri.
***
Hari yang di nanti pun tiba, yaitu hari pernikahan Aries dan Hana. Semua orang sangatlah sibuk mempersiapkan segalanya, begitu pula dengan Aisyah yang sangat antusias menyambut pernikahan orang tuanya. Bahkan Aisyah bangun lebih awal, hanya untuk menemani sang ibu di rias.
__ADS_1
Ya ... saat ini, Hana tengah di makeup oleh MUA di kamar hotel tempat Hana dan Aries menyelenggarakan pernikahannya.
Untuk ijab kabul, Mama Soraya menyiapkan pestanya outdoor, sedangkan untuk resepsinya indoor.
"Ibu sangat cantik, Ais pengen jadi pengantin," seloroh Aisyah yang melihat Hana sudah selesai di make up dan sekarang rambut Hana tengah di sanggul.
"Iya, nanti anak ibu jadi pengantin ciliknya," sahut Hana yang hanya bisa menatap putrinya lewat cermin.
Tok ... tok ... tok....
Aisyah yang tengah duduk di atas ranjang segera melangkah dan membukakan pintunya.
"Hai, keponakan ua...." sapa Rossiyana, Kakak ipar Hana.
"Apa, ibu sudah selesai di make up?"
"Ais, nggak tau, ua," jawab Aisyah yang melebarkan pintunya.
Rossiyana masuk dan melihat Hana yang belum selesai di make over oleh MUA.
"Iiih ... jangan panggil ikye mas dong. Panggil ikye madam Jo...." ucap madam Jo.
"Oh, iya madam Jo."
"Oke, syudah seleseh," kata madam Jo yang baru selesai menata rambut Hana.
"Kamu makin cantik saja, Na. Teteh yakin, kalau Aries bakalan terpesona sama kamu," ujar Rossiyana yang kini tengah menatap Hana lewat cermin.
"Ayo, acaranya akan segera di mulai." Rossiyana membantu Hana bangun dari duduknya.
"Semoga, pernikahan Na yang ke dua ini, Selalu di beri kebahagiaan dan teteh berharap keluarga yang akan Na bangun menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah. Tidak ada lagi air mata kesedihan dan penderitaan, cukup sekali Na merasakan itu semua bersama Anton."
"Aamiin, Na berharap juga begitu dan Na yakin kalau Aries bukan lelaki seperti Anton," sambung Hana dan kini Hana mulai berkaca-kaca.
"Ayo, kita keluar. Hai ... gadis kecil yang cantik, ayo kita keluar," ajak Rossiyana.
__ADS_1
"Iya, ua...."
Mereka bertiga keluar dari kamar hotel menuju taman yang sudah di sulap menjadi tempat bersejarah bagi Hana dan Aries.
***
Aries sudah duduk berhadapan dengan pak Rusli dan juga bapak penghulu. Mereka semua yang menghadiri acara sakral itu tengah menanti sang mempelai wanita datang.
Aries berusaha untuk tenang, meski rasa gugup lebih mendominasi dirinya. jantungnya terus berdegup kencang karena sebentar lagi akan mengucapkan janji suci di hadapan semua orang. Bahkan tangannya sudah berkeringat dingin saking gugupnya.
Kini yang di nanti semua orang sudah tiba dan berjalan perlahan ke arah Aries sambil menyunggingkan senyum termanisnya kepada Aries.
"Hana...." gumamnya sangat pelan dan langsung bangkit dari tempatnya duduk.
Aries terkesiap melihat kecantikan Hana yang kini tengah tersenyum kepadanya. Aries sampai lupa mengedipkan matanya, saking terkesima melihat Hana yang menurutnya begitu sangatlah cantik.
Hana berjalan beriringan bersama Aisyah yang tak kalah cantiknya dari Hana. Hati Aries begitu membuncah melihat dua orang perempuan yang sangat di cintainya kini tengah melangkah bersama dan menuju ke arah tempatnya berdiri.
Kini Hana sudah tiba di hadapan Aries, mereka berdua tersenyum canggung.
"Kamu sangat cantik, sayang," bisik Aries sebelum Hana dan Aries duduk.
Sebelum acara ijab kabul di mulai, pak penghulu terlebih dulu memberi nasihat kepada kedua calon mempelai.
Tiba saatnya, dimana Aries akan mengucapkan ijab kabulnya. Kini tangan Aries dan pak Rusli sudah berjabat tangan. Perasaan Aries semakin campur aduk setelah pak Rusli sudah mengucapkan ijab kabul menikahkan putrinya dan kini giliran dirinya yang mengucapkannya.
"Saya terima nikahnya Hana Azzuhra binti Bapak Rusli dengan mas kawin tersebut di bayar tunai."
____________***__________
Bagaimana para readers, sah atau tidak.
Jangan lupa kadonya yaitu tinggalkan jejak like dan kembang, kopi juga boleh.
Salam sayang dari othor 😘😘
__ADS_1