Poor Child : AISYAH

Poor Child : AISYAH
Bonchap 1


__ADS_3

Hari ini Aries memboyong seluruh keluarga kecilnya berlibur ke Singapura. Mereka semua sengaja datang untuk memberi kejutan untuk Mama Soraya dan papa Erik yang memang sudah beberapa bulan ini tinggal di Singapura.


Mama Soraya dan papa Erik yang mendapat kejutan dari anak dan cucu-cucunya, sangatlah senang karena semua cucunya bertandang ke rumah masa tuanya yang memang menetap di Singapura. Apalagi si kembar yang sekarang ini sudah berusia tiga tahun.


Saat semua orang tengah menikmati liburannya, tapi tidak dengan Aries yang sejak tiba di Singapura, Aries sudah di landa pusing dan mual. Aries hanya berdiam diri di rumah, bahkan sekarang Aries terus memuntahkan isi perutnya.


Hana yang melihat itu semua, menjadi tak tega melihat keadaan Aries yang saat ini wajahnya terlihat pucat.


"Bay, lebih baik kita ke dokter saja. Aku takut kamu kenapa-napa," bujuk Hana lembut sembari mengurut dahi Aries yang kini tengah terduduk lesu di kamarnya.


"Nggak mau, sayang. Mungkin aku hanya masuk angin biasa." lirih Aries sembari memejamkan matanya.


"Tapikan ini sudah tiga hari kamu seperti ini?," ungkap Hana.


Aries tak menjawab, malah kini Aries memeluk Hana dan menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Hana dan entah kenapa membuat Aries terasa lebih baik saat mencium wangi tubuh Hana.


Hana mengelus lengan berotot Aries, dan membiarkan Aries memeluknya.


"Kenapa wangi tubuh kamu membuat aku merasa sedikit lebih baik," ucap Aries sembari menghirup wangi tubuh Hana.


"O ya, kok bisa?"


"Entahlah, tapi yang jelas aku sangat menyukai wangi tubuh kamu sayang dan juga rasa mual aku jadi sedikit berkurang," ucap Aries seraya mempererat pelukannya terhadap Hana.


"Aneh...." ucap Hana heran.


"Aku juga nggak tahu."

__ADS_1


Lama posisi Aries seperti itu, dan memang membuat Aries menjadi sedikit lebih baik dari sebelumnya.


"Ayah kenapa, Bu?" tanya Aisyah yang kini datang bersama si kembar.


"Ayah lagi nggak enak badan, kak," jawab Hana.


"Ayah Atit?" tanya Adelia yang kini duduk di samping Aries, kemudian tangan mungilnya menyentuh dahi Aries.


"Aphi nda nanas ening na ayah?" ucap Adelia memeriksa kening Aries dan ternyata tidak panas.


"Ayah sudah lebih baik, nak," jawab Aries yang kini membenarkan letak duduknya dan membawa tubuh Adelia ke dalam pangkuannya.


"Ayah, nda boyeh atit, kayau ayah atit nda jadhi ayan-ayan na, dong," ujar Adelia.


"Siap princess, lagian ayah sekarang sudah sembuh."


Aries langsung mencium pipi chubby Adelia.


"Sini...."


Adelio langsung mendekati Aries dan duduk di samping Aries, kemudian Aries mencium kedua pipi gembul Adelio.


"Abang Marshall mana?" tanya Hana kepada Aisyah.


"Abang lagi main PS sama opa," jawab Aisyah.


"Oh...."

__ADS_1


"Ayo, sekarang kita pergi jalan-jalan dan siapa yang mau ikut ayah pergi jalan-jalan ke Merlion Park."


"Iyo... mahu... Iyo... mahu....." jawab Adelio penuh semangat sembari mengangkat kedua tangannya.


"Yaya ugha mahu, ayah...." timpal Adelia lembut dengan mata berbinar.


"Kalau kakak Ais?" tanya Aries.


"Kakak pasti ikutlah! masa nggak," pungkas Aisyah.


"Kalau begitu, ayo kita siap-siap."


"Holeh....." teriak si kembar sembari berlari keluar dari kamar orang tuanya dan di ikuti oleh Aisyah.


"Abay yakin sudah lebih baik?"


"Sebenarnya sih masih sedikit pusing dan mual, tapi melihat anak-anak, aku merasa bersalah karena aku yang tiba-tiba nggak enak badan. Lagi pula aku nggak mau mengecewakan anak-anak, terutama si kembar."


"Sudah, nggak usah khawatir. Lebih baik kamu siap-siap sayang."


"Baiklah."


Pada akhirnya, semua keluarga kecil Aries jadi jalan-jalannya ke Merlion Park dan melihat icon patung singa dan juga berwisata kuliner.


Mereka semua sangat menikmati liburannya di Singapura dan tidak ketinggalan mengabadikan setiap momen di kamera, bahkan Aries mendadak menjadi seorang fotografer demi memotret keluarga kecilnya.


_________***_______

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak like 👍👍


Salam sayang dari othor 😘😘


__ADS_2