
Hari ini, hari terakhir keluarga kecil Aries berlibur. Mereka menghabiskan waktu liburannya hanya di villa. Marshall dan Aisyah saat ini tengah berenang di temani sama Aries. Sedangkan Hana lebih sibuk di dapur menyiapkan beberapa cemilan dan juga minuman untuk anak dan suaminya itu.
"Mbak, tolong minumannya di bawa ke tempat renang."
"Baik, Bu."
Dengan sigap, pengurus villa tersebut langsung mengantarkannya. Sepeninggalan pengurus villa, Aries datang dan mencium pipi kiri Hana.
"Abay! ngagetin aja!"
"Lagi buat apa, nyonya," ucap Aries seraya mencomot hasil cemilan yang Hana buat.
"Oreo goreng sama sosis Mozarella," sahut Hana sembari memindahkan Oreo goreng ke dalam wadah.
"Apa perlu bantuan?" tawar Aries yang saat ini berdiri di samping Hana.
"Boleh, tolong bawakan itu semua," tunjuk Hana ke arah cemilan yang sudah siap di makan.
"Baik, nyonya. Tapi ada bayarnya."
Hana memutar ke samping, dimana Aries berdiri dan menatap wajah sang suami.
"Memangnya apa bayarannya?"
"Sebuah ciuman," ucap Aries seraya mendekatkan wajahnya ke depan wajah Hana, kemudian Hana mencium bibir Aries sebentar.
"Sudah," kata Hana.
"Yang ini belum, yang." Aries menunjukkan pipinya.
Hana memutarkan bola matanya, tapi Hana tetap mencium kedua pipi Aries.
__ADS_1
Aries pun tersenyum, " Terima kasih sayang." Setelah itu Aries membawa hasil cemilan yang sudah di buat oleh Hana.
Setelah membersihkan dapur, Hana segera menemui Aries dan kedua anaknya. Hana langsung di suguhkan dengan pemandangan di mana Aries dan Marshall tengah adu renang, sedangkan Aisyah tengah duduk di pinggir kolam sambil menyemangati ayah dan abangnya.
"Ayo ... ayo ...ayo...." seru Aisyah seraya bertepuk tangan.
Hana tersenyum dan segera mengabadikannya lewat video.
"Ais! lihat sini, nak," pinta Hana agar Aisyah melihat ke arah kamera. Aisyah tersenyum dan melambaikan tangannya ke kamera. Hana juga memvideo Aries dan Marshall yang tengah adu renang. Hana tersenyum senang dan menyimpan kembali ponselnya di atas meja. Hana memandangi suami dan anaknya yang kini tengah tertawa karena Marshall gagal mengalahkan Aries.
Aku berharap keluarga yang aku dan suamiku bangun ini selalu di limpahkan kebahagiaan yang tak terhingga. Jangan ada kata berpisah kecuali bila Tuhan yang memisahkan kita. Cukup sekali aku kehilangan anakku dan itu benar-benar sangat menyakitkan dalam hidupku, bahkan aku tak menemukan arah jalan dalam hidupku.
Aries... suamiku. Terima kasih sudah hadir di hidupku. Meski awal pertemuan kita tidaklah menyenangkan, bahkan kamu menghancurkan duniaku dalam sekejap, tapi sekarang kamu hadir dan memberi warna dalam hidupku. Terima kasih, karena kamu, aku bisa menemukan kembali kebahagiaan yang hilang di hidupku. Aries Yanuar Heryanto, aku sayang kamu segenap jiwaku.
Tak terasa Hana sampai menitikkan air matanya, kebahagiaan yang kini dalam genggamannya tak akan dia biarkan lepas lagi. Hana menyeka air matanya dan tersenyum manis kepada Aries dan Marshall saat keduanya melambaikan tangannya kepadanya.
Aries dan Marshall menghampiri Hana yang kini tengah berdiri di samping Aisyah, kemudian Aries dan Marshall menceburkan Hana ke kolam renang.
Byyuurr
"Aries! Marshall!! Awas kalian, berani-beraninya menceburi ibu." Kesal Hana sembari mencebikan bibirnya.
"Biar kita sama-sama berenang, ibu," sahut Marshall dengan tawanya yang masih terdengar renyah.
Hana hanya mendengus dan Hana berenang ke tepi kolam dan akan kembali naik dari tempat renang. Hana sudah naik dan berdiri di depan Aries, tapi Aries malah ikut menceburkan diri bersama Hana.
Byyuurr
Aisyah dan Marshall semakin tertawa senang karena ibu dan ayahnya tercebur bersama ke kolam renang.
"Aries...." Teriak Hana seraya memukul bahu Aries kesal, sedangkan Aries hanya tertawa melihat Hana kesal.
__ADS_1
"Mau kemana?"
Aries mencegah Hana yang akan berenang ke tepi kolam.
"Mau naik!" ketus Hana.
"Nggak, pokoknya hari ini kita berempat berenang bersama. Marshall, Ais ayo kita renang lagi."
Tanpa di minta dua kali, Marshall dan Aisyah langsung masuk ke kolam renang dan mereka berempat berenang bersama-sama, menghabiskan sisa liburannya.
Sore harinya, keluarga kecil Aries langsung pulang dan meninggalkan pulau itu dan kembali ke ibu kota.
Sesampainya di Jakarta, Bejo sudah menunggu majikannya di bandara, dan kini Keempatnya sudah tiba di Jakarta dan langsung menuju pulang ke rumah. Senyum dan tawa terus terpancar dari wajah keempatnya, hingga tak terasa sudah tiba di rumah.
Aisyah dan Marshall bergegas turun dari mobil dan menyongsong oma dan opanya yang sudah menunggu kedatangan mereka.
"Oma... opa...." teriak Aisyah dan Marshall.
Mama Soraya langsung memeluk keduanya dan memberikan kecupan manis di pipi keduanya.
"Gimana liburannya?" tanya papa Erik sembari mengelus kepala Marshall.
"Sangat menyenangkan, Opa," sahut Aisyah dengan wajah cerianya.
Hana dan Aries menghampirinya. " Semoga sepulang dari liburan, kalian berdua membawa kabar baik," ucap Mama Soraya.
"Mudah-mudahan, ma." sambung Aries sembari merangkul Hana dan semuanya masuk ke dalam rumah dengan Aisyah yang nemplok di punggung papa Erik.
_______***______
Jangan lupa tinggalkan jejak like 👍
__ADS_1
Kalau boleh kembang juga.
Salam sayang dari othor 😘😘