
Bejo yang bertugas mengantar Hana dan Aisyah ke sekolah, sudah tidak bisa tenang berada di dalam mobil. Bejo berkali-kali melirik ke arah pintu masuk sekolah, tapi Hana tak kunjung terlihat.
Akhirnya Bejo memilih keluar dan memasuki halaman sekolah. Bejo terus memperluas pandanganya mencari Hana. Bejo juga mencari keberadaan Hana ke toilet sekolah, tapi hasilnya nihil. Hana tidak di temukan di mana-mana.
"Nyonya kemana sih? sudah lebih dari tiga puluh menit nggak datang-datang," gumamnya sambil terus mencari Hana.
Bejo terus mencari Hana, Bejo juga menelpon Hana tapi tidak di angkat oleh Hana. Akhirnya Bejo memutuskan memberi tahu Aries soal hilangnya Hana. Bejo segera menelepon Aries dan langsung di angkat oleh Aries.
"Ya, Jo. Ada apa?" tanya Aries di sebrang telpon.
"Ini tuan, nyonya....."
"Kenapa dengan Hana?"
" Nyonya nggak ada di sekolah non Ais. Saya sudah mencarinya kemana-mana tapi nyonya nggak ada."
"Memangnya Hana tidak memberi tahu kamu mau pergi kemana."
"Tidak tuan. Saya juga sudah menelepon nyonya tapi tidak di angkat oleh nyonya," ucap Bejo gelisah.
"Aku coba telpon Hana dan kamu terus cari Hana, kalau bisa kamu cek CCTV yang berada di sekolahnya Ais," perintah Aries.
"Baik tuan."
Panggilan telepon pun berakhir. Kini Bejo menemui scurity sekolah sekaligus melihat CCTV sekitar sekolah.
***
Di kantor Aries.
Setelah mendapat kabar dari Bejo, Aries segera melakukan panggilan telepon ke Hana. Deringan pertama dan seterusnya tidak di angkat oleh Hana, bahkan kini handphonenya Hana tidak bisa di hubungi.
Karena tidak di angkat, Aries mencoba mencari keberadaan Hana lewat Handphonenya sendiri dan melacak posisi Hana lewat cincin yang pernah dia kasih. Aries langsung mengernyitkan dahinya saat tahu dimana posisi Hana saat ini.
"Posisi Hana saat ini mau menuju Bekasi?" gumam Aries bingung.
__ADS_1
"Ngapain Hana ke sana? terus kenapa tidak memberi tahu Bejo?"
Aries akan mencoba menelpon Hana, saat akan melakukan panggilan telepon, tiba-tiba handphonenya berdering.
Drrtt Drrtt
Ternyata telpon dan Bejo, Aries segera mengangkat telponnya.
"Iya, Jo..."
"Saya sudah mengecek cctv di sekitar sekolah non Ais, dan tadi saya melihat nyonya di ajak oleh anak kecil dan sepertinya anak kecil tersebut meminta tolong sama nyonya, tapi sayang cctv yang berada di sini tidak bisa menangkap nyonya pergi sampai ke ujung jalan," ucap Bejo di sebrang telpon.
" Saya juga sudah menemukan anak tersebut, dan kata anak tersebut nyonya di bawa oleh seseorang."
"Sial!!"
"Oke, kamu tetap berada di sana, dan jangan pergi kemana-mana sampai Ais pulang sekolah."
"Baik tuan."
Aries benar-benar tidak mau sampai terjadi sesuatu terhadap Hana, mengingat akhir-akhir ini Hana sering di ganggu oleh Doni saat Hana mengantar Aisyah sekolah.
Aries dan Syam bergegas meninggalkan kantor dan segera meluncur di mana posisi Hana berada. Syam juga langsung mengumpulkan anak buahnya dan memberi tahu posisi Hana kepada anak buahnya agar langsung menuju ke sana.
***
Mobil yang membawa Hana tiba di sebuah rumah minimalis. Tubuh Hana langsung di pindahkan ke kamar yang sudah di persiapkan oleh bosnya.
Doni tersenyum melihat Hana yang beberapa hari ini selalu menghantui pikirannya.
" Kerja bagus. Sekarang kalian tunggu di luar," suruh Doni.
"Baik bos." Seraya membungkukkan tubuhnya.
Selepas kepergian anak buahnya, Doni menatap Hana dan mendekati Hana. Doni duduk di tepi kasur dan tangannya terulur ke wajah cantik Hana. Doni tersenyum saat tangannya mengelus wajah Hana.
__ADS_1
"Hana, hari ini kamu akan menjadi milikku. Aku nggak akan membiarkan kamu lepas dari genggamanku."
Jemari Doni terus menelusuri wajah Hana dan berhenti di bibir Hana, Doni mengelus bibir Hana dengan jempolnya. pelan-pelan Doni mulai mendekati wajahnya ke wajah Hana. Doni mencium kening Hana, kemudian mencium kedua mata Hana dan terakhir Doni akan mencium bibir ranum Hana.
Braakk
Doni yang akan mencium bibir Hana langsung menegakkan tubuhnya dan menatap orang yang sudah berani masuk ke dalam kamarnya.
"Kau...." ujar Doni terkejut dengan kedatangan Aries.
"Kurang ajar!! Berani-beraninya kamu menculik istriku!" ucap Aries penuh emosi dengan tatapan tajam.
Aries langsung menghajar Doni tanpa ampun, begitupun Doni juga tidak mau kalah melawan Aries.
Akhirnya perkelahian itu tak bisa terelakkan. Aries terus menyerang Doni, kali ini Aries tak akan membiarkan Doni lepas begitu saja.
Doni dan Aries terus saling berkelahi, keduanya sama-sama kuat. Aries terus berusaha mengalahkan Doni dan tak akan memberikan Doni kata ampun.
Bugh Bugh Bugh
Aries terus mengejar Doni dan akhirnya Doni jatuh tersungkur ke lantai. Aries langsung menindih tubuh Doni dan memukuli wajah Doni berkali-kali. Aries berhenti memukul Doni, saat Doni sudah tidak mampu lagi melawan Aries yang terus membabi-buta Doni.
Syam datang setelah melumpuhkan anak buah Doni di luar, dan Syam langsung meringkus Doni dan membawa Doni keluar dari sana.
Aries langsung mengangkat tubuh Hana yang masih belum sadarkan diri. Dengan langkah cepat Aries membawa Hana ke dalam mobil dan meninggalkan tempat tersebut.
Beri dukungan dengan cara memberi like 👍👍
Salam sayang dari othor 😘😘
__ADS_1