
Bagi semua wanita, menikah dengan lelaki yang dicintainya sungguh sangat membahagiakan, karena pernikahan itu suci dan sakral, tapi bagaimana kalau lelaki yang kita cintai itu kabur di hari pernikahan kita. Pasti sangatlah sedih dan hancur, seperti yang tengah dirasakan oleh Sonya, pengantin wanita.
Lelaki yang akan menikahinya kabur karena tidak mau bertanggung jawab atas kehamilannya. Sungguh sangat miris nasib Sonya Valeria Lukyanova, wanita cantik berusia 24 tahun.
Halaman rumah yang sudah di sulap secantik mungkin dan bunga-bunga bertebaran di beberapa tempat dan panggung pelaminan yang sudah dekorasi dengan sangat indah. Menjadi saksi bisu gagalnya pernikahan Sonya dan Regi.
Sonya yang saat ini tengah berada di kamarnya, tengah menangis tersedu-sedu. Bagaimana ia tak sedih, di hari pernikahannya lelaki yang di harapkan menjadi pendamping hidupnya entah pergi kemana.
Tuan Yusuf, yang melihat putrinya bersedih menjadi geram terhadap Regi.
"Dasar breng sek!" Maki Tuan Yusuf, ia sangat murka, bahkan barang-barang yang ada di dekatnya tidak luput dari amukan Tuan Yusuf.
"Bagaimana ini, pa? Sedangkan para tamu sudah menunggu di luar sana." Nyonya Puspa sangat gelisah, sekaligus sangat mengkhawatirkan anaknya itu.
"Ini juga papa lagi mikirin solusinya," ucap Tuan Yusuf, yang sama pusingnya memikirkan nasib pernikahan putrinya.
Tuan Yusuf berjalan ke jendela, untuk melihat para tamu undangan yang sepertinya sudah cukup lelah menunggu acara ini di mulai. Tuan Yusuf membuang nafasnya perlahan, mencoba untuk berpikir bagaimana caranya mengatakan kepada para tamu undangan kalau pernikahan ini tidak jadi digelar.
__ADS_1
"Permisi Tuan...." Chandra, sopir pribadinya datang menghadapnya.
"Saya mau memberitahukan kalau Pak penghulu sudah datang." Sambung Chandra, memberi laporan.
Tuan Yusuf memijit pangkal hidungnya, ia semakin kalut dan tak tahu harus bagaimana. Kemudian Tuan Yusuf menatap wajah Chandra yang pas-pasan, tapi memiliki tubuh yang proporsional dengan kulit sawo matang.
Terbesit di pikirannya, untuk meminta Chandra menggantikan Regi untuk menikahi putrinya.
"Chandra, saya mau bicara serius sama kamu."
Chandra hanya diam dan menyimak apa yang akan di katakan oleh majikannya itu.
"Chan...." Tuan Yusuf, tampak masih ragu untuk mengatakannya.
"Iya, tuan."
"Kamu mau kan menikah dengan Sonya." Tuan Yusuf berkata dengan sangat hati-hati.
Chandra terperanjat mendengar penuturan tuannya. Menikah? Kenapa tiba-tiba Tuan Yusuf memintanya menikahi putrinya?
__ADS_1
"Ke-kenapa Tuan meminta saya menikahi Nona Sonya?"
"Hanya ini jalan satu-satunya untuk menyelamatkan nama baik saya sebagai seorang pengacara tersohor. Sedangkan Regi, calon suaminya Sonya kabur dan tidak mau menikahi Sonya." Tuan Yusuf berbicara dengan tatapan memohon.
"Tapi tuan...."
"Hanya sebatas menggantikan saja." Potong Tuan Yusuf. " Dan saya akan memberikan kamu imbalan," lanjutnya.
Chandra diam dan bingung harus menjawab apa. Hati Chandra benar-benar bimbang, karena baginya pernikahan itu sakral dan Chandra hanya ingin menikah sekali seumur hidup.
"Sudah, jangan terlalu banyak berpikir. Lebih baik kamu siap-siap dan lakukan apa yang saya pinta. " Perintah Tuan Yusuf.
Chandra mendesah samar, ingin menolak pun percuma, karena Tuan Yusuf pasti akan tetap memaksanya. Chandra pun berlalu dari hadapan Tuan Yusuf dan berjalan lunglai mengikuti perintah Tuan Yusuf, yang harus menggantikan Regi sebagai pengantin pengganti.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Mau tahu kelanjutannya....
Langsung saja intip ceritanya.
__ADS_1