Priaku Bukan Suamiku

Priaku Bukan Suamiku
Bab 18 (Session 2)


__ADS_3

Hubungan Weni dan Yudi semakin hari semakin bertambah intim. Tetapi keduanya belum memutuskan untuk memiliki hubungan yang serius. Karena rasa trauma dari keduanya. Dan mereka menjalani hari-hari seperti seorang sahabat yang lumayan dekat, atau bisa dibilang Teman Tapi Mesra.


...****************...


Begitu hal nya dengan kehidupan Iin. Beberapa hari yang lalu Ibunya sudah diperbolehkan untuk melakukan rawat jalan di rumah karena keadaannya sudah membaik tetapi masih harus terus diperhatikan.


Iin pun menjalani hari-hari seperti biasa, dengan keadaan hamil tanpa suami yang membuat dia sebenarnya merasa tertekan. Bagaimanapun kita hidup di dunia timur, yang segala sesuatu apabila mendatangkan malu pasti akan mendapat cemooh ataupun cibiran dari orang-orang terdekat, tetangga atau bahkan saudara sendiri.


Tetapi Iin tetap harus kuat menjalani itu semua, karena itu sudah menjadi konsekuensinya sendiri.


Dan Yudi pun sebenarnya sudah mengetahui bahwa mantan istrinya itu sedang hamil tanpa ada suami, dan dia juga tidak tahu kemana laki-laki yang dulu pernah menjadi selingkuhan mantan istrinya tersebut. Yudi mengetahuinya dari anaknya sendiri yaitu Aldi, ketika Aldi sedang liburan dirumahnya. Tetapi Yudi pun juga tidak berniat bertanggung jawab karena bagaimanapun dia tidak melakukan hal itu meskipun sebenarnya jauh dari lubuk hatinya masih ada sedikit rasa untuk mantan istrinya.


...****************...


6 bulan pun berlalu.

__ADS_1


Proyek yang dikerjakan oleh Ari dan pegawainya sudah hampir selesai. Dan Ari sudah pasti akan segera pulang untuk bertemu dengan Iin. Karena selama ini memang keduanya tidak bisa dihubungi.


"Mas Ari proyeknya sudah mau selesai ya?" tanya Siti dengan raut wajah sedih. Saat ini mereka sedang berada di teras depan rumah Siti, karena Siti mengundang Ari untuk makan dirumahnya.


"Iya Sit, mungkin lusa sudah pergi. Ini sudah mau siap-siap semua." jawab Ari dengan senyum sumringah karena dia sudah tidak sabar untuk segera pulang.


"Mas Ari kelihatannya seneng banget mau pulang?" tanya Siti lagi.


"Iyalah Siti jelas senang, gak cuma saya aja yang senang tapi semua pegawai juga senang karena kan sudah lama tidak bertemu dengan keluarga." jawab Ari santai.


"Iya gak apa-apa Sit, terima kasih banyak kamu dan keluarga sudah mau menyambut kami selama ini." jawab Ari, karena memang Ari tidak memiliki perasaan apapun kepada Siti selain menganggapnya sebagai adik.


"Ya sudah Siti mau masuk dulu Mas mau tidur." ucap Siti seraya bangkit berdiri dan masuk ke dalam rumah tanpa menunggu jawaban dari Ari.


Ari yang akan menjawabnya menjadi urung, karena sudah melihat Siti yang berlalu darinya. Sedangkan Ari melihat jam dipergelangan tangannya.

__ADS_1


"Tumben masih jam segini uda tidur aja, biasanya juga masih ngajak begadang. Ah bodo amat." lirih Ari yang tidak peduli dengan sikap Siti.


Selain Ari diundang Siti untuk makan malam, seluruh pegawai Ari pun juga diundang. Karena ayah Siti yang selaku kepala desa akan memberikan sedikit uang saku untuk mereka karena sudah menyelesaikan proyek tepat waktu.


Dan tidak lupa Ari juga seluruh pegawainya mengucapkan terima kasih kepada kepala desa dan juga seluruh warga setempat yang sudah menerima mereka dengan baik.


...****************...


Tetap semangat 💪


Mampir kak di karya aku 👇


Mohon dukungannya like, komen dan hadiah 🙏


__ADS_1


__ADS_2