
Setelah mereka sampai di kantor polisi, Hari dan Anita juga ada disana. Akhirnya setelah menunjukkan rekaman cctv di depan Yudi dan terlihat sangat jelas bahwa yang ada di cctv itu adalah Yudi, maka Yudi pun tidak bisa mengelak lagi. Dengan terus menundukkan wajahnya dia merasa malu dan menyesal terhadap Hari dan Anita yang sudah sangat baik kepadanya.
"Apakah benar yang di dalam cctv ini adalah anda?" tanya polisi penyelidik yang mengajukan pertanyaan untuk Yudi.
"Iya pak itu saya." jawab Yudi sambil terus menundukkan kepalanya dengan tangan yang masih tetap terborgol.
Akhirnya setelah mengetahui kebenaran itu, polisi itu meninggalkan ruangan yang hanya berisi 3 orang yaitu Hari, Anita dan Yudi sendiri. Untuk mereka bisa berbicara sebentar.
Yudi yang sudah melihat polisi meninggalkan ruangan dengan segera mengangkat wajahnya untuk melihat Hari dan Anita yang sedari tadi sudah menatapnya.
"Pak Bu saya minta maaf yang sebesar-besarnya, saya khilaf Pak Bu saya tidak bisa memegang kepercayaan yang sudah Bapak dan Ibu berikan kepada saya." sesal Yudi dengan suara yang sedikit bergetar menahan tangis.
__ADS_1
Hari dan Anita yang melihatnya pun sebenarnya tidak tega, tapi biar saja itu semua untuk pembelajaran kedepannya supaya Yudi menyesal dan berbuat lebih baik lagi.
"Jujur saja, setelah saya menerima laporan dari Ibu bahwa selalu aja ada perhiasan dan uang yang hilang, saya tidak pernah berpikir bahwa itu kamu yang melakukan. Makanya dari pada menebak-nebak yang tidak pasti kami memasang cctv tanpa ada satupun yang tahu. Dan setelah melihat itu kami kaget ternyata memang benar kamu."
"Dan kami minta maaf karena menyerahkan kasus ini ke pihak yang berwajib, karena saya tidak mau main hakim sendiri." jelas Hari panjang lebar.
"Iya Pak Bu saya mengerti, mungkin dengan saya menjalani ini dengan ikhlas saya bisa mendapat hikmah dari ini semua." tutur Yudi.
Yudi dengan segera menjabat tangan mereka dan berkali-kali meminta maaf atas apa yang sudah dia lakukan.
Setelah Hari dan Anita keluar, masuklah kembali polisi penyelidik itu untuk kembali memproses kasus yang menimpa Yudi.
__ADS_1
"Silahkan kamu menghubungi keluarga kamu atau mungkin istri kamu untuk kamu bisa diproses dengan segera." kata polisi dengan menyerahkan ponsel Yudi untuk dia bisa menghubungi keluarganya di kampung halaman.
Setelah menerima ponsel tersebut, Yudi bingung akan menghubungi siapa. Kalau dia menghubungi orang tuanya yang jelas orang tuanya akan shock dan terpukul. Dan Yudi tidak mau semakin membuat susah kedua orang tuanya.
Tetapi kalau dia menghubungi Iin, apakah Iin mau tahu dengan keadaannya sekarang ini? Karena tidak terjadi apa-apa saja Iin sudah tidak mau tahu keadaan Yudi. Apalagi setelah Iin tahu bahwa Yudi terkena kasus yang jelas pasti sudah tidak bisa lagi memberi nafkah lahir, tentu saja perceraian ada di depan mata mereka.
Apalagi kalau menghubungi Linda, yang jelas-jelas tidak ada hubungannya sama sekali. Dan Yudi tidak mau memberi beban pikiran kepada Linda soal keberadaanya saat ini. Meskipun sebenarnya Yudi yakin bahwa Linda akan sangat mengkhawatirkannya dibandingkan dengan istrinya sendiri yang sudah kurang lebih sepuluh tahun menemaninya.
Akhirnya setelah memikirkan beberapa saat, Yudi pun menghubungi Iin untuk memberitahukan bahwa sekarang dia ada di kantor polisi di kota M karena ditahan.
...****************...
__ADS_1
Mohon dukungannya kakak 🙏