Priaku Bukan Suamiku

Priaku Bukan Suamiku
Bab 14


__ADS_3

Saat malam tiba, Yudi terlihat sedang melamun. Dia sudah bercerita kepada Iin kalau satu minggu lagi dia sudah tidak akan bekerja di kota S dan akan kembali pulang ke kampung halaman dikarenakan kafe yang mengalami krisis dan dia salah satunya orang yang terkena PHK.


Dan di telpon kemarin terdengar Iin kecewa dengan kabar itu. Di satu sisi suaminya kehilangan pekerjaan dan di sisi lain suaminya akan terus berada dirumah, sehingga dia akan kehilangan kesempatan untuk bertemu atau bertelpon dengan Ari.


Tetapi mau tidak mau Iin akan berusaha menerima itu dan dia juga sudah bercerita kepada Ari soal masalah itu.


Lain hal nya dengan Yudi yang juga berpikir akan jauh dari Linda.


Jujur dari hatinya yang paling dalam dia masih sangat mencintai Linda.


Yudi berniat sebelum dia benar-benar pergi dari kota S dia ingin bertemu dengan Linda terlebih dahulu.


Kemudian dia mengambil ponselnya untuk mengirim pesan kepada Linda, bahwa besok dia ingin bertemu dengan Linda dan akan ada hal yang ingin disampaikan Yudi kepadanya.


Setelah membuka aplikasi pesan, Yudi terlihat bingung akan menulis pesan bagaimana. Selama 30 menit berlalu dia cuma diam, bingung sambil tetap memegang ponsel untuk bersiap mengirim pesan.


Padahal sebelumnya, dia merasa tidak ada masalah untuk menghubungi Linda.


Tapi karena perasaannya saja yang membuat dia menjadi ketakutan sendiri.

__ADS_1


Akhirnya dia tetap mengirim pesan kepada Linda sebelum benar-benar akan kembali pulang ke kampung halaman.


"Malam, bisa gak kalau besok pulang kerja kita ketemu sebentar?" tulis Yudi yang terlihat sangat formal. Dia yang sempat bingung akan menulis apa, akhirnya kalimat itulah yang dia tulis.


Linda yang sedang bersantai di depan televisi setelah dia makan malam bersama Yanuar, hanya menoleh sekilas ketika melihat ponselnya menyala tanda ada pesan masuk.


Tapi Linda mengabaikannya karena memang dia sedang malas untuk bermain ponsel. Tanpa mengetahui siapa yang mengirimi dia pesan.


Di lain pihak, Yudi terlihat sangat gusar karena pesan yang dia kirim sudah masuk ke ponsel Linda tapi belum terlihat di baca apalagi di balas oleh Linda.


Padahal sebelumnya kalau dia mengirim pesan kepada Linda pasti akan segera dibalas oleh Linda.


Setelah menunggu lama, akhirnya Yudi mengantuk dan tertidur.


Keesokan harinya


Ketika Yanuar sedang mandi, Linda mengambil ponselnya untuk melihat apakah ada pesan dari kantornya. Karena memang terkadang ada pihak kantor yang menghubunginya mendadak kalau ada sesuatu hal yang penting, misalnya ada meeting penting mendadak pagi-pagi.


Setelah membuka aplikasi pesannya, Linda sempat kaget ternyata ada pesan Yudi dari semalam yang isinya akan mengajak bertemu setelah pulang kerja.

__ADS_1


Linda sempat bingung apakah dia akan mengiyakan atau tidak, karena selama hamil besar ini dia masih diantar-jemput oleh Yanuar.


Belum sempat Linda membalas, terlihat Yanuar keluar dari kamar mandi.


Dan disaat Yanuar akan berganti pakaian, ponsel Yanuar berbunyi. Terlihat nama bos nya yang menghubunginya.


Tanpa menunggu lama lagi Yanuar pun mengangkat telpon itu.


"Selamat pagi pak, ada apa ya kog tumben pagi-pagi menghubungi saya?" tanya Yanuar to the point, karena memang bos nya itu hampir tidak pernah menghubunginya di pagi hari.


"Hmm..begini Yanuar, saya minta tolong apakah bisa kamu hari ini datang kantor agak pagian? Soalnya saya mau minta tolong sesuatu sama kamu." jawab bos Yanuar


"Ow begitu ya pak? Iya siap pak saya akan datang lebih pagi hari ini." kata Yanuar


"Trus istri kamu gimana berangkat kerjanya?" Karena memang Yanuar sudah meminta ijin kepada bos nya kalau dia akan datang dan pulang terlambat karena lebih dahulu mengantar kerja istrinya yang sedang hamil tua. Jadi bos nya mengetahui soal itu.


"Ow tidak apa-apa pak nanti biar saya suruh naik ojek online saja biar lebih aman." jawab Yanuar.


"Ow ya sudah kalau begitu, terima kasih ya." kata bos Yanuar.

__ADS_1


"Sama-sama pak." jawab Yanuar.


Kemudian panggilan pun diakhiri.


__ADS_2