
"Iya tapi jangan lama-lama pah. Janji deh kalau kamu datang lamar aku pasti aku akan langsung mau gak akan mikir lagi. Urusan keluarga ku nanti biar aku yang akan bicara sama mereka." rengek Iin manja.
Entah kenapa saat ini hati Iin seakan berkata tidak akan pernah bertemu kembali dengan Ari.
"Iya mah iya." jawab Ari sambil menaikkan tubuh Iin ke atas tubuhnya. Ari ingin menggunakan kesempatan malam ini dengan sebaik-baiknya dengan Iin. Entah kenapa hatinya juga seakan berkata akan lama lagi untuk bertemu dengan Iin.
Jujur saja sebenarnya Ari memang sudah mencintai Iin dan ingin segera menjadikan istri. Tetapi karena pekerjaannya yang berpindah-pindah sehingga mengharuskannya untuk menunda dulu.
Iin yang tahu maksud Ari pun dengan segera melakukan tugasnya. Dia sengaja bermain-main dahulu dengan sen-jata Ari. Ingin memberikan kenangan terindah untuk Ari. Biar selama mereka berjauhan nanti Ari akan selalu ingat dengannya dan selalu merasa kangen.
Setelah puas bermain-main, Iin segera naik ke atas tu-buh Ari. Dan dengan segera memposisikan sen-jata Ari untuk bisa masuk ke pusat in-ti tubuhnya.
__ADS_1
Ketika berhasil masuk Iin sedikit meleng-uh karena merasa penuh sesak didalamnya. Setelah dirasa cukup nyaman akhirnya Iin mulai bergerak pelan. Terkadang maju-mundur terkadang juga naik-turun dan memutar.
Ari pun tidak mau ketinggalan, dia juga membantu Iin dengan menekan pinggang Iin agar bisa lebih masuk ke dalam. Juga sesekali tangannya bermain-main di dua benda indah didepannya.
Entah kenapa keduanya begitu menggilai kegiatan itu. Begitu keduanya bertemu pasti selalu akan melakukan kegiatan panas tersebut.
Setiap mereka melakukan tidak lupa Iin juga pastinya akan meminum pil agar tidak hamil begitu saja. Karena Ari pun juga menyarankan seperti itu, dengan alasan mereka belum menikah resmi. Takutnya kalau Iin hamil tanpa ada suami keluarga Iin malah semakin menjadi buah bibir.
Tetapi dari beberapa hari yang lalu persediaan pil Iin habis, dia juga belum sempat beli karena kesibukannya akhir-akhir ini.
Iin terus bergerak diatas tu-buh Ari. Dengan gerakan yang sungguh membuat Ari tidak bisa berpaling untuk tidak melihat keindahan tubuh yang berada diatasnya.
__ADS_1
Iin yang sudah tahu kelemahan Ari pun begitu menguasai tu-buh Ari. Dan Ari menjadi semakin terlena dibuatnya.
Akhirnya setelah beberapa saat Ari mulai merasakan bahwa dia akan menuju pele-pasan. Dengan segera dia membalikkan posisi. Membuat Iin membelakanginya dan segera kembali memasukkan sen-jatanya dari belakang.
Posisi yang sangat disukai oleh Iin. Ari segera memom-pa tubuh Iin dari belakang. Iin pun hanya bisa men-desah nik-mat. Dan Iin juga sambil memainkan benda yang berada dibawahnya sendiri.
Setelah beberapa saat akhirnya keduanya merasakan pele-pasan bersama. Dan Ari mulai menarik penyatuan itu dan kembali tidur di sebelah Iin. Iin yang masih menormalkan nafasnya pun masih tengkurap karena merasa le-mas. Ari pun menciumi punggung Iin yang terbuka.
Sebenarnya Iin ingin mengatakan perihal pil yang habis tetapi karena dia merasa lelah akhirnya Iin pun lupa apa yang ingin disampaikannya.
...****************...
__ADS_1
Tetap semangat 💪
Jangan lupa like, komen dan hadiahnya 🙏