
Setelah Sari dan ibunya datang, Iin dengan segera disuruh untuk membersihkan diri dan berganti pakaian dengan pakaian baru yang dibawakan Sari.
Iin menurut kemudian segera berlalu ke kamar mandi. Ketika Iin sedang dikamar mandi, petugas yang mengantar sarapan di rumah sakit datang. Dan memberikan jatah makanan Aldi, setelah menaruh di nakas sebelah brankar pasien, petugas tersebut segera berlalu dari sana tidak lupa Sari dan ibunya mengucapkan terima kasih.
Dengan cekatan utinya Aldi pun mengambil makanan itu dan mulai menyuapi makan.
"Makan dulu ya Al, biar cepet sembuh." ucap uti dengan menyendokkan nasi dan lauknya.
Aldi hanya menanggapi dengan berdehem saja.
Sari dan ibunya yang menyadari hal itu hanya saling pandang tanpa mampu untuk membuka suaranya. Karena tidak biasanya Aldi bersikap seperti itu, terlebih kepada orang yang lebih tua.
Akhirnya mereka hanya saling diam sampai makanan itu habis. Dan dokter pun datang untuk memeriksa keadaannya. Ketika dokter selesai memeriksa, Aldi disuruh untuk beristirahat kembali.
Aldi pun menuruti perintah dokter dan dengan segera memejamkan matanya, tetapi dia tidak benar-benar tidur.
Kemudian Sari, Iin dan ibunya keluar dari ruangan itu untuk membiarkan Aldi beristirahat.
__ADS_1
Setelah di luar ruangan, Sari segera bertanya kepada Iin soal Aldi yang sedari tadi mengganjal dihatinya.
"Mbak, Aldi kenapa sih kog kayaknya cuek gitu sama aku sama ibu?"
Iin yang ditanyai seperti itu segera menoleh menatap Sari, karena sebelumnya dia sedang melamun memikirkan sikap Aldi tadi pagi terhadapnya.
" Kamu juga ngrasain itu Sar?" Iin yang ditanya malah gantian balik tanya kepada Sari.
"Emangnya gimana mbak?" tanya Sari.
"Tadi sebelum kamu sama ibu datang, mbak membersihkan tubuh Aldi tapi dia gak liat mbak sama sekali. Dia terus berpaling gak mau nengok mbak." cerita Iin dengan wajah sendu.
"Apa mungkin Aldi sudah tahu mbak soal ayahnya?" tanya Sari mencoba menerka-nerka.
"Tapi tahu dari mana, selama ini kan belum ada yang memberitahunya." kata Iin.
"Ya itu aku juga gak tahu." jawab Iin sambil garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
__ADS_1
...****************...
Di lapas di kota M.
Dari semalam Yudi merasakan tidak enak pada tubuhnya. Dia merasa lemas, pusing dan entah kenapa perasaannya juga tidak enak. Dia tiba-tiba memikirkan Aldi anak semata wayangnya yang berada dikampung halaman.
Yudi berpikir apakah terjadi sesuatu dengan Aldi? Soalnya Yudi pun tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Dan untuk menghubungi Iin pun dia sudah tidak bisa, karena Iin dengan sengaja sudah mengganti nomor teleponnya.
Dan Iin pun belum memberitahu Yudi soal percerain mereka yang sudah dikabulkan pengadilan. Yang Yudi tahu cuma Iin yang sedang berusaha mengajukan cerai, tetapi belum tahu kalau ternyata perceraian itu sudah terjadi.
Alhasil dengan tubuh yang lemah dan lemas, Yudi tetap mengerjakan apa yang menjadi tugasnya sehari-hari akhirnya di tengah-tengah pekerjaannya dia merasa tidak kuat dan pingsan.
Para petugas yang melihat hal itu, dengan segera berlari menghampiri Yudi dan membopongnya untuk dibawa ke ruang UKS untuk diperiksa.
...****************...
Mohon dukungannya ya semua 🙏
__ADS_1
Tetap semangat 💪
Jangan lupa like, komen dan hadiah 🙂🤩