Priaku Bukan Suamiku

Priaku Bukan Suamiku
Bab 23


__ADS_3

Di ruangan dokter


"Begini pak Yanuar sesuai dengan apa yang sudah saya katakan tadi sebelum operasi dilakukan, untuk kedepannya ibu Linda mungkin akan susah untuk memiliki anak lagi. Tetapi kita tidak tahu kalau mungkin Tuhan berkehendak lain maka hanya mujizatNya saja yang terjadi" kata dokter menjelaskan panjang lebar.


*flashback on*


Beberapa jam sebelum operasi dilakukan


Terlihat Yanuar yang sedang bimbang karena dokter baru saja menemuinya dan mengatakan sesuatu hal yang mengharuskan dia untuk segera mengambil sebuah keputusan yang sulit untuknya.


"Pak Yanuar setelah kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada ibu Linda, disini ada sesuatu yang membahayakan bayinya jika dikeluarkan secara normal. Dan harus dilakukan operasi untuk mengeluarkan bayinya namun secara operasipun setelah itu ibu Linda akan sulit kembali untuk memiliki anak lagi. Karena kandungannya semakin lemah setelah kehamilan pertama ini."


"Kalau pak Yanuar setuju maka kami akan melakukan operasi untuk mengeluarkan bayinya, tapi setelah itu seperti yang saya katakan tadi bahwa ibu Linda kedepannya akan sulit untuk kembali mempunyai anak. Tetapi kalau bapak berniat tetap melahirkan secara normal maka kami tidak bisa menjamin bayinya akan selamat setelah keluar dari kandungan." ungkap dokter panjang lebar.


Yanuar yang mendengar perkataan dokter itu tentu saja merasa shock dan kaget. Padahal kesehariannya dia merasa Linda dan kandungannya baik-baik saja.


Tetapi ternyata apa yang kita lihat belum tentu sesuai dengan kenyataan yang terjadi.

__ADS_1


Akhirnya setelah memikirkan dan mempertimbangkannya, Yanuar mengambil keputusan untuk Linda melakukan operasi saja meskipun nanti dia akan susah untuk kembali memiliki anak lagi.


Dan kemungkinan besar anak yang akan dilahirkan nanti akan menjadi anak satu-satunya di tengah-tengah keluarga kecil Linda dan Yanuar. Kecuali bila Tuhan kembali mempercayakannya untuk memiliki anak dengan cara Tuhan sendiri yang tidak kita tahu.


Dan Yanuar berjanji bahwa akan benar-benar menjaga dan memberikan kasih sayang lebih untuk anaknya nanti sampai kapanpun.


*flashback off*


...****************...


"Dan saya minta ketika pak Yanuar memberitahukan kepada ibu Linda nanti, tolong dengan pelan-pelan biar tidak shock dan menjadi down apalagi pasca operasi seperti ini akan sangat rawan terhadap kesehatannya jika mendengar berita yang tidak menyenangkan" kata dokter.


"Sudah menjadi kewajiban kami pak untuk membantu semua pasien kami." kata dokter sambil tersenyum.


"Ini obat dan vitamin untuk ibu Linda, supaya bekas operasinya cepat kering dan kandungannya kembali sehat." kata dokter sambil menyerahkan kantong kresek yang berisi obat-obatan.


"Amin terima kasih dok." jawab Yanuar sambil menerima kantong kresek tersebut.

__ADS_1


"Kalau begitu saya permisi dulu dok." kata Yanuar sambil beranjak berdiri dan menjabat tangan dokter tersebut.


Setelah keluar dari ruangan dokter dan menutup pintunya, Yanuar menghela nafas dalam sebelum dia akhirnya kembali ke ruangan istrinya.


Ketika berjalan di lorong rumah sakit, Yanuar melewati ruangan bayi. Dan dia berhenti sebentar untuk melihat bayinya dari jendela kaca diluar ruangan tersebut.


Yanuar dengan mudah mengenali bayinya, karena memang di box bayi tersebut terdapat nama istrinya.


Dengan mata yang terus menatap penuh haru di box bayi anaknya itu, Yanuar berdoa semoga anaknya menjadi anak yang sholeh dan membanggakan orang tuanya.


Tak lupa dia juga berdoa semoga Tuhan memberikan keajaiban supaya Linda bisa hamil lagi dikemudian hari.


Sebagai seorang laki-laki tentu saja dia mempunyai keinginan untuk memiliki anak lebih dari satu.


...****************...


Bab 21 2x ditolak 🤭

__ADS_1


Padahal 21+ nya biasa saja hehe


__ADS_2