Priaku Bukan Suamiku

Priaku Bukan Suamiku
Bab 41


__ADS_3

Malam hari tiba, waktunya bagi Yudi untuk beraksi. Dia sudah mengantisipasi keadaan sekitar dan memang sudah sepi sehingga dia bisa dengan leluasa masuk ke dalam rumah Hari tanpa ada hambatan.


Sesampainya di dalam Yudi segera menuju tempat-tempat yang sudah dia ketahui untuk menyimpan barang-barang berharga milik Anita.


Hari dan Anita memang tidak mengubah tempat penyimpanan sama sekali, dan memang sengaja di tempat semula karena untuk memancing seseorang yang sudah mengambilnya tanpa ijin.


Malam itu aksi Yudi berhasil dengan sempurna, dia memang sengaja tidak langsung mengambil semua, tapi sedikit demi sedikit yang dia ambil.


Dan hal tersebut terjadi beberapa hari selama Hari dan Anita masih di luar kota.


Setelah berhasil mendapatkan apa yang dia cari, Yudi dengan segera mengirimkan kepada istrinya di kampung halaman.


Iin yang menerimanya pun tidak pernah mau tahu dari mana uang yang didapat oleh Yudi. Yang dia tahu dan dia inginkan adalah setiap dia minta harus ada.


Sifat itulah yang sebenarnya semakin menjerumuskan Yudi sebagai suami ke hal-hal yang tidak benar.

__ADS_1


Seharusnya seorang istri itu mengetahui dan mau tahu bagaimana pekerjaan yang dilakukan oleh suaminya. Bukan hanya menuntut, menuntut dan menuntut saja.


Beberapa hari kemudian akhirnya Hari dan Anita pulang. Setelah mereka mengambil kunci yang dibawa Yudi, dengan segera mereka mengecek rekaman cctv yang sengaja dipasang mereka.


Jujur betapa kagetnya mereka setelah mengetahui orang dibalik semuanya. Orang yang mereka percayai, orang yang sudah mereka anggap sebagai saudara.


Karena mereka tidak mau main hakim sendiri, akhirnya Hari dan Anita menyerahkan rekaman cctv itu ke pihak yang berwajib untuk ditindaklanjuti.


Yudi yang saat itu sedang tidur karena semalam dia masuk shift malam, cukup kaget karena masih pagi pintu kostnya sudah diketuk 2 orang polisi.


Yudi yang tidak mempunyai firasat apapun tanpa dicek dulu dengan segera dia membuka pintu dengan keadaan yang masih mengantuk.


"Pagi. I..iya saya Yudi pak." Yudi yang merasa kaget pun dengan terbata-bata menjawab pertanyaan polisi itu.


"Ini kami membawa surat penangkapan untuk saudara, yang menjelaskan bahwa saudara sudah berani masuk ke dalam rumah orang lain dan mengambil barang-barang berharga tanpa ijin." kata polisi itu panjang lebar sambil menunjukkan surat penangkapan.

__ADS_1


"Salah orang mungkin pak, saya gak melakukan apapun." jawab Yudi berusaha menghindar karena polisi tersebut sudah berhasil memegang tangannya supaya tidak kabur.


"Kami sudah ada rekaman cctv nya dan silahkan jelaskan di kantor." kata salah satu polisi yang kemudian memborgol tangan Yudi.


Dengan terpaksa dan menurut akhirnya Yudi dibawa oleh polisi itu dengan tangan terborgol ke belakang.


Sedangkan polisi yang satunya mencari bukti lainnya di kamar Yudi. Berupa tas, ponsel dan beberapa lembar uang berwarna merah yang mungkin itu adalah salah satu dari yang diambilnya.


...****************...


Sedangkan di rumah Linda, beberapa hari yang lalu Linda sudah kembali membuat janji dengan Yudi untuk bertemu. Tanpa tahu bahwa Yudi sudah ditangkap polisi karena kesalahannya.


Karena memang Linda dan Yudi jarang berkomunikasi dengan chat selain memang ketika ingin bertemu saja. Selebihnya mereka hampir tidak pernah berkomunikasi, jadi Linda pun tidak tahu apa yang terjadi dengan Yudi.


...****************...

__ADS_1


Maaf up nya sorean ya, biasa hari Minggu kak lagi sibuk-sibuknya 🙏


Mohon dukungannya kak 🙏


__ADS_2