Priaku Bukan Suamiku

Priaku Bukan Suamiku
Bab 27 (Session 2)


__ADS_3

Siang ini Yudi sedang menunggu Weni untuk datang kerumahnya, selain akan mengurus tentang kerjasama mereka juga akan bersilaturahmi dengan orang tua Yudi.


Saat ini Yudi sedang berada dikamarnya, masih ada waktu kurang lebih 1 jam untuk menunggu Weni sesuai dengan yang sudah disepakati. Yudi sudah selesai mandi dan masih menggunakan pakaian santainya, dia rebahan diranjang sambil memainkan ponselnya. Ditengah-tengah dia bermain ponsel, dia ingat niatnya untuk segera melepas kesendiriannya dengan menikahi Weni. Yudi berniat nanti akan berbicara kepada kedua orangtuanya di depan Weni.


"Sudah saatnya aku bahagia, sudah cukup waktu yang aku sia-siakan selama ini. Aku berharap Weni yang terakhir buat aku dan bisa mengerti keadaan ku." harapan Yudi kepada Weni.


Begitu waktu sudah mulai menunjukkan jam janjiannya, Yudi segera berganti pakaian meskipun masih pakaian santai tapi yang terlihat sedikit sopan. Biar bagaimanapun Weni belum resmi menjadi istrinya jadi dia harus bisa menjaga penampilan dulu. Yudi juga sedikit menata rambutnya agar lebih rapi dan terlihat semakin tampan tidak lupa minyak wangi dia semprotkan dibagian tubuhnya untuk menampilkan kesan cool dalam dirinya.


...****************...


Sementara Weni juga terlihat sudah siap, dia memakai dress dibawah lutut dengan lengan pendek tetapi masih terlihat sopan. Karena dia akan bertemu dengan kedua orang tua dari calon Imamnya jadi harus menampilkan kesan pertama yang terlihat sopan.


"Ciee.. Calon Imam." gumam Weni dengan senyum sumringah.


"Semoga Mas Yudi jadi yang pertama dan terakhir buat aku. Aku gak lihat status dia saat ini tapi aku mau menerimanya apa adanya." batin Weni mengamini doanya sendiri. Tanpa disadari doa mereka pun sama yaitu berharap bahwa hubungan mereka menjadi yang terakhir untuk keduanya.

__ADS_1


Setelah dirasa cukup pantas, Weni segera keluar dari rumahnya. Dia berangkat sedikit lebih awal untuk menghindari kemacetan karena dia akan mengendarai mobil. Setelah memastikan rumah sudah dikunci dan tidak ada yang tertinggal dia segera melajukan mobilnya untuk keluar dari halaman rumah.


Ditengah jalan Weni berhenti dulu di toko kue. Dia ingin membeli beberapa kue dan camilan untuk keluarga Yudi. Karena bagaimanapun dia akan bertamu kerumah orang jadi sudah selayaknya dia membawa buah tangan apalagi yang akan dia datangi adalah rumah calon mertuanya.


Di dalam toko tersebut, Weni memilih beberapa kue yang terlihat enak dan layak untuk diberikan kepada orang. Setelah menemukan kue yang cocok Weni segera memanggil salah satu pegawai toko tersebut untuk membungkusnya.


"Mbak aku minta yang ini, ini sama itu dibungkus dua dua semua ya." tunjuk Weni memberitahu pegawai toko tersebut.


"Ow iya Mbak, silahkan ditunggu."


"Iya trima kasih Mbak."


Setelah menunggu beberapa saat pesanan Weni sudah siap dan Weni segera membayarnya. Dia segera menuju ke mobil untuk pergi ke rumah Yudi. Masih membutuhkan kurang lebih 20 menit lagi untuk sampai ke rumah Yudi.


Weni sengaja datang sedikit terlambat karena dia agak grogi akan ketemu kedua orang tua Yudi. Maka dari itu Weni sengaja berlama-lama dan pelan-pelan melajukan mobilnya.

__ADS_1


Yudi yang merasa tidak biasanya Weni terlambat ketika membuat janji menjadi khawatir takut kalau ada apa-apa dengan Weni dijalan. Dia segera mengirim pesan kepada Weni.


[Yank uda sampai mana? Kog belum datang?] tulis Yudi.


Weni yang sudah sampai di gang masuk rumah Yudi pun menepikan mobilnya sebentar, karena melihat ada pesan masuk dari Yudi diponselnya yang bergetar. Weni segera membacanya dan membalas.


[Ini uda di gang depan kog Mas. Mau masuk gang].


Begitu selesai membalas Weni segera masuk ke gang menuju rumah Yudi. Dan Yudi sudah tidak membalas pesan Weni karena sudah terlebih dahulu melihat mobil Weni datang.


...****************...


Tetap semangat 💪


Mampir ya kak dikarya aku yang lain 👇

__ADS_1


Tinggalkan jejak like, komen dan hadiah 🙏



__ADS_2