Priaku Bukan Suamiku

Priaku Bukan Suamiku
Bab 9 (Session 2)


__ADS_3

Keesokan harinya Yudi bersiap untuk mengirim pesanan ke pengiriman dan juga akan menemui Weni karena kemarin mereka sudah membuat janji untuk bertemu membahas kerjasama mereka.


Yudi terlihat sudah rapi dan wangi, memang biasanya kalau mau pergi dia terlihat rapi tetapi kali ini bisa dikatakan lebih rapi lagi karena ingin memberikan kesan sopan kepada orang yang akan menjalin kerjasama dengannya. Meskipun nantinya akan ditanggapi lain oleh Weni.


"Wah uda ganteng aja ni ayah, hmm wangi banget tumben?" goda Aldi dengan sengaja menghirup kemeja yang dikenakan ayahnya.


"Emang biasanya rapi gini akan Al." jawab Yudi cuek sambil menyisir rambutnya.


"Gak ahh biasanya gak gini, hari ini aja yang luar biasa ganteng. Oh iya kan mau ketemuan sama cewek hehe." Aldi semakin gencar menggoda ayahnya.


"Apaan sih Al. Beneran ini kamu gak mau ikut?" tawar Yudi, karena sudah dari tadi bahkan dari kemarin Yudi mengajak Aldi untuk ikut menemui Weni. Bukan karena alasan apa, tapi hanya untuk teman dijalan saja.


"Beneran Yah, aku mau bantuin eyang sama kakung aja di kebun nanti." tolak Aldi entah untuk keberapa kalinya.


"Ya sudah kalau begitu Ayah berangkat dulu." pamit Yudi setelah memastikan semuanya tidak ada yang tertinggal juga pesanan yang akan dikirim.


Kemudian dia mencari kedua orang tuanya untuk berpamitan dan juga meminta doa restu supaya apa yang dia kerjakan tidak ada halangan.


...****************...

__ADS_1


Di tempat lain terlihat Weni yang sedang mematut dirinya di depan cermin. Sudah berkali-kali dia mengganti bajunya, karena merasa kurang cocok dengan semua baju yang dia punya. Sampai akhirnya dia merasa kesal sendiri.


"Ihh kenapa sih aku ini! Kayak anak muda yang mau kencan aja!" kesal Weni mengacak rambutnya sendiri dengan gemas.


Kemudian dia menoleh melihat jam dinding diatasnya.


"Astaga! Kog jam nya cepet banget sih! Mana aku belum siap-siap lagi. Aduhh...." teriak Weni.


Terhitung sudah 2 jam dia berdiri di depan cermin dengan percuma setelah selesai dari mandinya pagi tadi.


Akhirnya dia memutuskan untuk mengambil salah satu baju yang menurutnya pantas, tidak terlalu norak dan cukup elegan. Dan memake-up sedikit wajahnya yang sudah cantik agar tidak terlihat pucat.


Entah kenapa selama dia bersiap-siap dia merasa jantungnya tidak baik-baik saja. Benar-benar seperti seseorang yang akan berkencan dengan orang yang dicintainya.


Yudi sudah terlihat sampai terlebih dahulu, dan wajar saja sebagai laki-laki memang sudah sepantasnya yang lebih dulu menunggu.


Dia memesan minuman terlebih dulu sambil menunggu Weni datang, dan karena memang dia merasa haus setelah sebelumnya dia mampir dulu untuk mengirimkan pesanan.


Weni pun sudah sampai di parkiran cafe, sebelum dia keluar dari mobil dia kembali memperhatikan penampilan dan make-up nya terlebih dahulu supaya tidak memalukan nantinya.

__ADS_1


Kurang lebih 15 menit dia menunggu, terlihatlah seorang wanita cantik masuk ke dalam cafe tersebut. Dan jelas saja dia menjadi pusat perhatian hampir semua orang yang ada di cafe tersebut. Salah satunya Yudi, jujur saja dia begitu mengagumi wanita yang terlihat berjalan menuju ke mejanya itu. Tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun.


Hingga sampai Weni didepannya pun Yudi masih belum menyadari hingga suara Weni membuyarkan lamunannya.


"Ekhem.. Mas Yudi!" seru Weni pelan memanggil Yudi yang terlihat begitu sangat intens memperhatikannya.


"Eh..iya maaf! Mari Mbak Weni silahkan duduk." Yudi merasa salah tingkah karena kedapatan memperhatikan Weni, dia mencoba mengalihkan rasa itu dengan membantu menarik kursi Weni agar Weni bisa duduk.


Weni pun duduk dikursi yang sudah disiapkan oleh Yudi. Tetapi sebelumnya dia memperhatikan dirinya sendiri lebih dulu apakah ada yang salah dengan dirinya.


"Terima kasih." jawab Weni dengan duduk sambil memberikan senyum termanisnya untuk Yudi.


"Sa-sama-sama Mbak." jawab Yudi gugup, kemudian dia juga ikut duduk dikursinya.


...****************...


Tetap semangat 💪


Mampir kak di karya kedua ku 👇

__ADS_1


Mohon dukungannya like, komen dan hadiah 🙏



__ADS_2