
Setelah pergulatan panas tersebut, akhirnya Yudi berguling di sebelah istrinya yang semula dia berada di atas punggung istrinya.
Dengan masih terengah-engah keduanya saling melempar senyum. Karena setelah lama tidak melakukan hubungan suami-istri keduanya merasa hubungan malam ini terasa begitu dalam.
Iin yang akan beranjak turun dari ranjang segera ditahan dan ditarik kembali oleh Yudi, sehingga dia jatuh ke pelukan Yudi dengan tubuh polosnya.
"Mau kemana dek?" tanya Yudi sambil mengeratkan pelukannya.
"Mau ambil baju dulu mas, dingin tau." Iin yang akan berniat mencari dasternya yang entah dilempar kemana oleh Yudi jadi urung karena mendengarkan perkataan Yudi.
"Udah gak usah pake baju pakai selimut aja. Besok pagi-pagi biar cepet nyerangnya hehe." kata Yudi sambil memakai selimut di kedua tubuh polos mereka.
Iin yang sudah tahu otak mesum suaminya pun hanya bisa menggelengkan kepala dan menuruti kemauan suaminya tersebut.
Akhirnya keduanya langsung tertidur saling mendekap dan keesokan hari nya pergulatan tersebut terulang kembali seperti perkataan Yudi.
...****************...
Di sebuah ruangan rumah sakit, terlihat Linda yang sudah terpasang selang infus di tangan kirinya.
Dia akan melahirkan dan ternyata harus melalui operasi sesar dikarenakan kandungannya mengalami sedikit masalah.
__ADS_1
Setelah beberapa jam diruang operasi dan Yanuar yang dengan setia menemaninya, akhirnya Linda keluar dengan masih tertidur karena efek obat bius.
Dan bayi mungil perempuan yang sudah dilahirkan pun terdengar menangis dengan kencang karena untuk pertama kalinya dia melihat dunia.
Yanuar yang mendengar untuk pertama kali suara anaknya tersebut sempat berkaca-kaca dan merasa sangat bahagia karena dia sudah menjadi seorang ayah.
Terlihat seorang suster yang membawa bayi itu untuk diserahkan kepada Yanuar untuk diazani.
Yanuar sedikit gemetar karena takut menggendong anaknya itu, dengan pelan-pelan dia menerimanya dari suster tersebut.
Setelah diazani bayi mungil tersebut kembali diserahkan ke suster untuk dibawa ke ruang perawatan bayi untuk mendapatkan perawatan terlebih dahulu.
Kemudian Yanuar kembali ke ruangan dimana istrinya dan mertuanya berada. Ternyata Linda sudah terlihat membuka mata tetapi masih berbaring karena efek operasi yang lumayan sakit.
"Terima kasih ya yank kamu sudah menghadirkan malaikat kecil ditengah-tengah keluarga kita." kata Yanuar dengan suaranya yang sedikit bergetar karena menahan tangis harunya.
"Iya yank sama-sama. Gimana anak kita? Sehat kan?" tanya Linda.
"Sehat yank, dia cantik seperti kamu." kata Yanuar sambil tersenyum.
Kemudian seorang dokter datang ke ruangan mereka dan meminta Yanuar untuk ke ruangannya.
__ADS_1
"Selamat ya ibu Linda, gimana keadaanya?" tanya dokter tersebut dengan tersenyum ramah.
"Trima kasih dok. Alhamdulillah baik, tapi rasanya masih panas dok di bekas operasinya." kata Linda.
"Iya wajar bu kan baru saja selesai operasi hehe.. Ow iya pak Yanuar bisa ke ruangan saya sebentar? Ada beberapa hal yang akan saya sampaikan." kata dokter.
"Iya dok, saya akan segera kesana."
"Aku tinggal dulu sebentar ya yank, saya tinggal dulu bu." pamit Yanuar kepada Linda dan mertuanya.
Akhirnya Yanuar dan dokter berjalan ke ruangannya.
Linda yang melihat suaminya sudah menghilang dari balik pintu, langsung seketika terlihat sendu.
Karena dia masih saja teringat dengan Yudi yang saat ini entah berada dimana dan sedang apa.
Tapi karena Linda tidak ingin merusak kebahagiaan keluarga kecilnya saat ini, akhirnya dia mengubur dalam-dalam perasaan dan keingintahuannya tentang Yudi.
...****************...
Bab 21 sempat tertolak karena 21+ nya 🤭
__ADS_1
Dan ini masih di review lagi teman-teman, semoga bisa cepat lolos ya 😁