
Beberapa hari berlalu, setelah memikirkan bagaimana caranya untuk bisa menjenguk Yudi di tahanan, akhirnya Linda mempunyai sebuah ide.
Dia yang sebenarnya dikantor libur, tapi berbohong kepada Yanuar bahwa tetap masuk kerja dengan alasan lembur untuk mengerjakan deadline penting.
Yanuar yang tidak mempunyai pikiran jelek terhadap Linda pun percaya saja akan kebohongan yang Linda lakukan.
Akhirnya seperti biasa Linda berangkat kerja di jam yang sama, tetapi arah tujuannya berbeda. Bukan ditempat kerja melainkan di tahanan dimana Yudi berada.
Setelah melewati beberapa prosedur di pos penjagaan, akhirnya Linda diijinkan untuk masuk menemui Yudi.
Yudi yang merasa kaget dengan kedatangan Linda pun merasa terharu. Karena memang Linda lebih menyayanginya daripada istrinya sendiri.
Meskipun mereka bisa bertemu langsung, tetapi tetap terhalang sebuah kaca yang membentengi mereka. Meskipun begitu mereka sudah merasa puas bisa melihat wajah masing-masing secara langsung setelah sekian lama.
"Lin, makasih ya uda mau datang kesini jengukin aku." Yudi berkata seperti itu dengan mata berkaca-kaca dan dengan suara yang bergetar sambil menahan tangis harunya.
__ADS_1
"Pengen tahu aja keadaan kamu gimana." jawab Linda.
"Aku baik, kamu lihat sendiri kan. Memangnya hari ini kamu libur kerja? Trus alasan apa ke suami kamu kog bisa sampe sini?" tanya Yudi.
"Sebenernya libur sih tapi aku terpaksa bohong sama suamiku bilang kalau lembur, jadi ya bisa sampai sini." jawab Linda apa adanya.
"Ya ampun sampe segitunya, makasih banget ya aku makin sayang sama kamu yank." ungkap Yudi dengan terharu.
"Istri kamu atau keluarga kamu uda datang?" tanya Linda mengalihkan pembicaraan.
"Belum semua. Tapi aku gak yakin kalau istriku mau datang." jawab Yudi dengan perasaan kecewa.
"Malu mungkin punya suami kayak aku yang sekarang jadi narapidana gini hehe. Dan dia sudah ngomong kalau gak mau datang kesini, ya uda mau gimana lagi." jawab Yudi dengan tersenyum getir, miris ketika dia mengingat kehidupan rumah tangganya dengan Iin yang hanya diinginkan ketika bisa memberikan apa yang dimau istrinya.
"Ya gak gitu juga sih harusnya. Emang ceritnya gimana sih kog kamu bisa ditangkap itu?" tanya Linda yang ingin tahu cerita selengkapnya, karena ketika di telpon dulu Yudi tidak menceritakan secara detail masalah yang dihadapinya.
__ADS_1
Akhinya Yudi menceritakan dari awal kenapa dia bisa ketahuan, ketangkap dan akhirnya bisa masuk penjara seperti saat ini.
"Ya uda semoga dengan semua ini kamu bisa menyesalinya, diambil hikmahnya aja dan gak usah diulangi lagi." kata Linda mencoba untuk menasehati Yudi.
"Iya aku juga uda kapok, gak bakal ngulangi lagi." Yudi dengan menundukkan wajahnya, terbukti bahwa dia memang menyesalinya.
"Terima kasih banyak kamu luangkan waktumu dan jauh-jauh kesini cuma buat nemuin aku. Maaf aku gak bisa buat kamu bahagia, malah buat kamu kecewa".
Akhirnya waktu jenguk pun habis, dengan terpaksa mereka berpisah. Dan Linda tidak janji untuk bisa menjenguk Yudi kembali. Dan Yudi pun sangat memahami itu, karena memang Linda mempunyai kehidupan sendiri tidak hanya untuknya saja.
Tetapi Yudi masih sangat bersyukur, karena masih ada orang yang dengan tulus mendampinginya tanpa melihat bagaimana dia. Sekalipun itu bukan keluarga kandung ataupun yang masih ada hubungan saudara.
...****************...
Terus semangat kak 💪
__ADS_1
Mohon dukungannya
Jangan lupa like, komen dan hadiahnya 🙏