
Setelah dirasa cukup lama Yudi menenangkan diri, akhirnya dia kembali masuk ke dalam rumah. Dia sudah berdiri di depan pintu kamarnya dengan Iin. Tapi seketika dia ingat bahwa mereka sudah bukan mukrim lagi.
Akhirnya Yudi memilih untuk mengetuk pintu kamar sang anak.
Tok..
Tok..
Tok..
Aldi yang memang belum bisa tidur, segera beranjak dari duduknya untuk membukakan pintu. Yang semula dia sedang belajar di meja belajarnya.
"Belum tidur Al? Boleh ayah masuk?" tanya Yudi.
"Belum yah masih belajar sebentar." jawab Aldi sambil membuka lebar pintu kamar supaya sang ayah bisa masuk.
"Jangan malam-malam kalau tidur gak baik buat kesehatan." kata Yudi sambil melihat-lihat suasana kamar sang anak yang tidak banyak perubahan selama dia tidak ada.
__ADS_1
"Iya ini juga uda selesai kog yah." sambil beranjak membenahi buku-buku untuk dia simpan ke dalam tas sekolah. Kemudian ikut duduk di ranjang disebelah ayahnya.
"Ayah mau tanya Al, kamu sudah tahu semuanya?" pertanyaan yang ambigu.
Tetapi karena Aldi memang sudah tahu apa yang dimaksud oleh ayahnya jadi dia tidak bingung.
"Maaf yah aku uda tahu semuanya. Dan maaf karena aku gak bisa berbuat apa-apa." jawab Aldi dengan menundukkan kepala.
"Gak Al, kamu gak salah. Ayah yang minta maaf ini semua karena ayah. Kalau saja Ayah tidak melakukan itu semua pasti hal ini tidak pernah terjadi." sahut Yudi dengan menggenggam tangan Aldi agar Aldi tidak merasa bersalah atas kejadian yang menimpa kedua orang tuanya.
Suasana hening sejenak, akhirnya Yudi kembali membuka suara.
"Ayah boleh gak malam ini tidur sama kamu Al? Besok ayah akan menemui uti dan langsung akan pulang ke rumah eyang." tanya Yudi.
"Boleh donk yah, masa gak boleh tidur sini?" jawab Aldi segera.
"Tapi maaf besok aku gak bisa nemenin ayah ke uti karena mesti sekolah. Sebenere pengen juga ke eyang karena uda lama gak ketemu eyang, kangen!" lanjut Aldi untuk mencairkan suasana agar tidak terlalu kaku antara Yudi dan Aldi. Uti adalah panggilan untuk ibunya Iin, sedangkan eyang adalah panggilan untuk kedua orang tua Yudi.
__ADS_1
"Iya gak apa-apa Al, nanti kalau ada libur aja kesana." kata Yudi memberi hiburan untuk Aldi.
"Trus nanti ayah bakalan tinggal sama eyang?" tanya Aldi yang ingin tahu apa rencana ke depan ayahnya.
"Iya sementara seperti itu dulu aja Al, sampai nanti ayah dapat kerjaan yang baru. Aldi tetap disini aja ya sama bunda? Kan biar sekolahnya dekat juga gak perlu pindah-pindah. Nanti kalau kangen ayah atau sebaliknya ayah datang ke sini." terang Yudi dengan tersenyum.
"Ya uda ayo sekarang kita tidur, ayah uda kangen pengen ngrasain tidur dikasur empuk hehe!" seru Yudi dengan antusias dan segera berbaring di ranjang.
Melihat hal itu dalam hati Aldi merasakan sesak, tetapi karena tidak ingin menunjukkan kepada ayahnya akhirnya dia hanya tersenyum.
Dia beranjak untuk menutup pintu terlebih dahulu sebelum ikut berbaring di ranjang.
...****************...
Tetap semangat kak 💪
Tinggalkan jejak like, komen, dan hadiah 🙏
__ADS_1