
Sekarang bibir Iin yang akan menjadi sasarannya. Ari dengan segera mencium dengan lembut bibir Iin. Ari sengaja bermain dengan sangat lembut dan pelan, karena dia ingin memberikan pengalaman indah untuk Iin selama tidak ada suaminya.
Kalau biasanya Ari akan bermain dengan sangat liar, karena selain mempercepat waktu dia juga sudah tidak sabar untuk menjama* setiap inci tubuh Iin.
Sambil memainkan bibir Iin, dengan segera Ari membenamkan miliknya.
Seketika Iin memekik pelan didalam ciuma* itu, karena merasakan sesak di area bawah int* tubuhnya.
Dengan sangat pelan Ari menaikturunkan pinggulnya untuk sedikit memberikan sensasi di dalam sana.
Dan Iin yang merasakan itu hanya bisa mendesa* dan menutup mata sambil menikmati permainan lembut yang diberikan Ari.
Sebenarnya Iin menyadari permainan Ari kali ini sangat lembut dan nikmat, tetapi dia lebih fokus hanya untuk menikmati saja. Iin ingin egois kali ini.
Tangan Ari pun sudah tahu apa yang menjadi tugasnya. Dengan segera bermain dengan benda kenyal didepannya.
Dan hal itu semakin membuat Iin merasakan nikmat yang luar biasa. Akhirnya pelepasan kedua tidak dapat Iin tahan.
__ADS_1
Ari yang menyadari bahwa Iin sudah kedua kalinya melakukan pelepasan, dengan segera dia mempercepat tempo gerakannya. Karena dia juga sudah mulai merasakan bahwa akan ada sesuatu yang keluar.
Akhirnya setelah beberapa saat, keluarlah sesuatu yang hangat mengalir di rahim Iin. Ari yang mengalami pelepasan itu dengan segera mengeran* di leher Iin.
Kemudian kedua insan tersebut merasa lemas dan Ari segera melepaskan penyatuan itu. Ari dengan segera berguling disamping tubuh Iin dan memeluknya dengan keadaan mereka yang masih sama-sama polos.
"I love you." kata Ari dengan mengecup kening Iin.
Iin hanya menjawab dengan berdehem, karena dia merasa sangat lelah hanya untuk sekedar menjawab.
Dan Iin merasa sangat dicintai oleh Ari, terbukti Ari yang memperlakukan Iin bak ratu. Dan tidak sesekali Ari membiayai hidup Iin dan Aldi selama ditinggal oleh Yudi merantau di luar kota.
...****************...
Terlihat mereka sedang bersiap-siap untuk besok pagi melakukan perjalanan ke kota M.
Perjalanan yang cukup jauh selama beberapa jam. Dan mereka akan menempuh perjalanan itu dengan kendaraan umum, karena memang Yudi termasuk keluarga yang sederhana.
__ADS_1
Mungkin di satu sisi mereka senang akan segera bertemu dengan anak semata wayang mereka. Karena memang sudah lama Yudi tidak pulang ke kampung halaman menemui kedua orang tuanya. Mereka hanya sering menghubungi lewat telepon tidak lebih.
Tapi disisi lain mereka sedih, karena mereka akan bertemu tidak ditempat yang indah melainkan tempat yang akan menyesakkan hati yaitu di hotel prodeo (tahanan).
Karena bagi mereka Yudi merupakan anak satu-satunya yang mengerti akan keadaan orang tuanya. Yang tidak pernah merepotkan orang tuanya. Dan mereka pun begitu menyayangi Yudi, terlepas dari Yudi yang sudah berkeluarga.
Maka dari itupun Yudi juga hampir tidak pernah membuat kedua orang tuanya kesusahan. Dan karena masalah ini saja dia pertama kalinya membuat kedua orang tuanya kecewa.
Tapi terlepas bagaimanapun keadaan anak kita, orang tua mana saja pasti akan tetap merangkulnya sekalipun dia dalam bahaya.
...****************...
Sudah 4 bab kak up nya
Mohon dukungannya ya 🙏
Jangan lupa vote karena masih ada waktu
__ADS_1
Dan hadiahnya 🙂
Terima kasih banyak 💝