
Tanpa disuruh Sari langsung duduk didepan Ari dengan menunjukkan wajah yang tidak suka.
"Ada apa pak kog tumben kesini? Apa ada urusan proyek dengan kakak saya?" tanya Sari to the point. Sari memang memanggil Ari dengan sebutan Pak karena memang usia Sari masih sangat remaja.
"Ow tidak apa-apa kog dek, cuma main sama sillaturahmi saja kog." jawab Ari yang sebenarnya sudah bisa menebak kalau Sari tidak menyukai dia datang ke rumah Iin.
"Ow sillaturahmi..." ucap Sari dengan cuek dan dengan nada sedikit mencibir.
Tiba-tiba saja Iin datang dari arah dapur dengan membawa minuman untuk Ari.
"Eh Sar, ngapain kamu kesini? Ada apa?" tanya Iin sambil menyuguhkan minuman untuk Ari.
"Diminum mas." kata Iin kemudian.
"Iya trima kasih." jawab Ari sambil meraih gelas tersebut dan sedikit menyesapnya.
__ADS_1
"Itu mbak, mbak dicariin ibu disuruh kesana bentar." kata Sari berbohong. Sari memang sengaja ngomong seperti itu supaya Ari cepat pulang. Memang rumah Iin dan ibunya agak jauh karena Iin yang sudah berumah tangga jadi tinggal sendiri tidak campur dengan ibu dan adiknya.
"Besok pagi-pagi aja aku kesananya Sar, paling cuma minta dibikinin brownies. Wes kamu balik aja dulu." kata Iin yang sebenarnya masih pengen berduaan sama Ari.
"Gak mbak bukan minta itu kog, gak tahu masalah apa gitu tadi katanya penting." paksa Sari sambil melirik Ari, dan Ari yang sebenarnya tahu kalau Sari berbohong akhirnya menghela nafas pelan.
"Ya sudah kalau begitu mbak, karena sudah malam saya pamit dulu." pamit Ari sambil beranjak dari duduknya. Dan sengaja memanggil Iin dengan mbak supaya Sari tidak semakin curiga terhadapnya.
"Memang sudah malam, siapa suruh datang bertamu malam-malam kerumah orang yang sudah bersuami." sindir Sari sambil memutar bola matanya dengan malas.
"Emang bener kan mbak apa yang aku bilang." bela Sari.
"Ya sudah mari permisi." akhirnya Ari keluar dari rumah Iin dan bersiap untuk pulang.
Setelah Ari sudah tidak kelihatan, Iin dan Sari masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
"Tunggu bentar Sar, mbak ambil jaket dulu kita ke rumah ibu bareng-bareng." ajak Iin yang akan berjalan kekamarnya untuk mengambil jaket.
"Gak usah mbak, ibu gak nyariin mbak kog. Aku pulang dulu mbak." kata Sari sambil berlalu keluar dari rumah Iin.
Iin yang mendengar perkataan Sari itu seketika mengerutkan kening, merasa heran tadi katanya disuruh cepat-cepat datang tapi sekarang gak dicariin, gimana sih?
Pada saat bersamaan terlihat Aldi yang baru saja pulang dari mengerjakan tugas kelompok.
Tanpa menghiraukan ulah Sari, akhirnya Iin mengajak Aldi masuk ke rumah dan bersiap untuk tidur.
Tapi sebelum benar-benar tidur Iin terlebih dahulu menghubungi Ari untuk bertanya apakah sudah sampai rumah dengan selamat dan meminta maaf atas sikap Sari tadi, sehingga membuat quality time Iin dan Ari menjadi terganggu.
...****************...
Setelah jam shift kerja Yudi berakhir, Yudi yang merasa sangat lelah karena pengunjung yang lumayan rame dan kebetulan ada event di kafe tersebut, berniat untuk langsung beristirahat tanpa sempat mengecek ponselnya kembali yang sebenarnya sudah ada pesan balasan dari Linda di media sosialnya tersebut.
__ADS_1