Rahasia Putri Bercadar

Rahasia Putri Bercadar
Hari Pertama Setelah Pernikahan


__ADS_3

Kediaman Putra Mahkota Chen(pagi hari)


Keesokan paginya,Fang Hua terbangun lebih dulu dari Putra Mahkota.Fang Hua sangat terkejut saat melihat Putra Mahkota memeluknya ketika tidur.


Fang Hua kemudian menyingkirkan pelukannya secara perlahan,namun Putra Mahkota memeluknya lagi.Akhirnya,Fang Hua melepaskan pelukannya dengan paksa dan berhasil.Saat akan beranjak dari ranjangnya,tangan Putra Mahkota menahan tangan Fang Hua.


"Kamu mau kemana?."tanya Putra Mahkota sembari mengeryipkan mata.


"Hamba mau pergi mandi Yang Mulia"jawab Fang Hua.


"Hmm..


Sebentar lagi sajaa"ucap Putra Mahkota lembut ,sembari menarik tubuh Fang Hua dan membaringkannya ke ranjang.Lalu memeluknya dari belakang.


"Yang Mulia,masih ada prosesi yg belum dijalani.Pagi ini,kita akan melakukan sembayang di altar leluhur dan juga harus menemui Baginda Kaisar,Permaisuri,Selir,dan sodaramu yg lain."ucap Fang Hua sembari melepaskan pelukan Putra Mahkota,namun gagal.


"Besok saja bertemu mereka"ucap Putra Mahkota santai.


"Kok besok sihh,nanti semua orang mengatakan hamba menantu tak berbakti dan itu tidak baik untuk pernikahan"ketus Fang Hua.


"Baiklah,istriku."seru Putra Mahkota,sembari mengeratkan pelukannya.


Namun, saat Putra Mahkota mengeratkan pelukannya,tanpa sengaja mata Putra Mahkota tercolok oleh hiasan rambut Fang Hua.Putra Mahkota melepaskan pelukannya dan meringis kesakitan, sembari memegang matanya.Fang Hua yg menyadari hal itu,kemudian tertawa terbahak-bahak karenanya.


__________


Kuil Istana(pagi hari)


begitu matahari terbit acara sembayang di depan altar leluhurpun dilakukan oleh mereka,kemudian mereka memberi penghormatan resmi pada Kaisar Wen dan Permaisuri Fen.Setelah itu,Kaisar Wen bersama Permaisuri Fen dan lainnya, mengucapkan harapan mereka pada pernikahan Putra Mahkota dan Fang Hua.


"Semoga kalian bisa hidup bersama sampai usia tua(sampai rambut memutih) dalam kebahagiaan suami-istri,menjadi satu hati dan  pikiran selamanya."ucap Kaisar Wen,sembari menepuk bahu mereka bersamaan.

__ADS_1


"Semoga pernikahan selalu harmonis sampai 100 tahun (mewakili waktu yg sangat lama/selamanya),saling bertaut/melekat dari hati ke hati"ucap Permaisuri Fen,sembari menepuk bahu mereka bersamaan.


"terimakasih,Ayahanda Kaisar dan Ibunda Permaisuri."ucap mereka, sembari memberi hormat.


"Semoga segera mendapatkan bayi yang imut."ucap Selir Kehormatan Nuan dengan riang.


"Terimakasih, Bibi Nuan"ucap mereka,sembari memberi hormat.


"Selamat kalian telah memasuki istana cinta , semoga hidup bahagia bersama selamanya"ucap Pangeran Kedua Shen dan Permaisurinya Yihua bersamaan.


"Selamat menikah,semoga harmonis selamanya"ucap Pangeran Keempat Feng Ying dan Selirnya Chyou bersamaan.


"Selamat menikah,semoga cepat dapat momongan"ucap Putri Jingmi.


"terimakasih,kalian semua"ucap mereka bersamaan.


__________


Aula Istana(sore hari-malam hari)


Kemudian,Penjaga di depan aula pertemuan berteriak memberitahukan Putra Mahkota dan Fang Hua telah tiba.Semua orang yg tadinya duduk lalu berdiri,kecuali Kaisar Wen.


Semua orang berbisik-bisik saat mereka melihat Fang Hua dan Putra Mahkota berjalan masuk.Tatapan iri dan dengki pada Fang Hua,tak lepas dari para dayang,selir kaisar,selir pangeran,dan Selir Pertama Huaran juga anaknya Xiao Jiao.


"aku benar-benar sebal melihat putri perdana mentri itu,ngga sadar diri.Dirinya begitu jelek tapi masih mau menikah dengan Yang Mulia Putra Mahkota"ujar salah satu dari mereka.


"kau benar,dia tidak pantas bersama Yang Mulia Putra Mahkota.Benar-benar membuat jelek nama Yang Mulia Putra Mahkota."ujar mereka menimpali.


"Maafkan kami,yg datang terlambat Yang Mulia Kaisar"ucap Fang Hua dan Putra Mahkota bersamaan,sembari memberi hormat.


"Tidak apa-apa, lagi pula masih awal untuk dibilang terlambat,duduklah kalian berdua"ucap Kaisar Wen lembut,sembari mempersilahkan mereka duduk dengan tangannya.

__ADS_1


"terimakasih,Yang Mulia Kaisar"ucap mereka serempak,kemudian berjalan ke arah tempat duduk.Setelah Putra Mahkota dan Fang Hua duduk,lalu mereka yg berdiripun ikut duduk.


"Mulaikan acara,Kasim Bai."seru Kaisar Wen,sembari melirik kasim Bai.Lalu Kasim Bai menganggukan kepalanya.


Kasim Bai lalu menyuruh para pelayan membawakan hidangan kepada semua orang,setelah itu menyuruh para penari untuk menghibur.Semua orang bersuka cita atas perayaan itu,tapi tidak dengan mereka yg iri dan dengki pada Fang Hua.Setelah perjamuan berakhir,merekapun kembali ke kediaman masing-masing.


Maaf telat untuk penjelasannya🤗🤗🤗Dalam cerita ini,


Kaisar.


Istri pertama diberi gelar Ratu


Selain itu Selir,dan ada tingkatannya.


Selir yg mengandung lebih dulu akan dinaikan gelarnya menjadi permaisuri/istri kedua dari kaisar.


putra mahkota


putra mahkota adalah gelar untuk pangeran yg dicalonkan menjadi kaisar.Putra mahkota biasanya dilahirkan dari ratu,namun jika tidak mendapatkan keturunan dari ratu,maka anak dari selir yg menggantikannya.


Istri pertama diberi gelar Putri mahkota(calon ratu),bisa menjadi ratu ketika putra mahkota sudah menjadi kaisar.


Istri kedua dan seterusnya diberi gelar selir sesuai tingkatan dalam urutan pernikahan.


Pangeran


Istri pertama diberi gelar permaisuri.


Istri kedua dan seterusnya diberi gelar selir sesuai tingkatan dalam urutan pernikahan.


Bangsawan.

__ADS_1


Istri pertama diberi gelar permaisuri.Sedangkan istri lainnya diberi gelar Selir sesuai tingkatan dalam urutan pernikahan.


Note : Wanita yg dinikahi diberi gelar seperti diatas.Sedangkan yg tidak disebut gundik(simpanan).


__ADS_2