
Setelah kejadian itu.Diwei,Weiheng,dan Jiazhen kembali ke Perbatasan Kota.Sedangkan Fai,Ping,dan paman Fu memutuskan untuk tinggal di kerajaan Xia.
Permaisuri Lian membawa Fang Hua pulang ke istana kerajaan Zhou dengan kereta kuda milik Zhaoyang.
Fang Hua
menggenggam tangan Permaisuri Lian dan memanggil "Ibunda...." dengan harap.
Permaisuri Lian diam saja.Dia terang-terangan menunjukkan ekspresi kecewa diwajahnya.Dia juga memalingkan wajah dari Fang Hua.
"Ibunda...Maafkan Xiao Er..."ucap Fang Hua memohon.
"Sayang...Kenapa kamu seperti ini??Ibunda tidak mengajarimu begini..."ucap Permaisuri Lian masih dengan memalingkan wajah.
"Ibunda....Xiao Er sangat mencintai Diwei...
Dia laki-laki baik..."ucap Fang Hua mencoba membuat ibundanya mengerti dirinya.
"Lalu,Bagaimana dengan Yang Mulia Putra Mahkota?!
Ibunda tidak suka kamu menjalin hubungan dengan pemuda itu!!!"ucap Permaisuri Lian kesal.
"bukannya ibunda melihatnya sendiri, dia itu pemuda yang baik. dia datang bersama bantuan demi menyelamatkan Ibunda.Dia juga pernah menyelamatkan Xiao Er sampai punggungnya terluka oleh panah..."ucap Fang Hua mencoba membela Diwei.
"Disaat Xiao Er masih diculik oleh Zhaoyang.Bukannya mencari Xiao Er hingga ketemu,tapi lebih memilih menikahi Li Zhishu...
Apakah laki-laki seperti itu pantas dipertahankan ibunda??!
Xiao Er berharap ibunda mengerti..."ucap Fang Hua dengan sedih.
"Apa yg dikatakan Xiao Er ada benarnya...
Sejujurnya aku juga sedih dan kecewa setelah mengetahui hal itu...
__ADS_1
Putriku telah diabaikan dan lebih memilih menikahi putri jendral itu...
tapi bagaimana dengan perjanjian dengan Yang Mulia Kaisar..."ucap Permaisuri Lian bingung dibenaknya.
Permaisuri Lian lalu menengok melihat Fang Hua.Dia menatap kedua mata Fang Hua lekat.
"Ibunda..."ucap Fang Hua memanggil bermaksud membujuk Permaisuri Lian lagi.
Tiba-tiba Permaisuri Lianpun menangis dan langsung memeluk Fang Hua erat setelah Feng Hua memanggilnya.
"Ibunda...Kenapa?"ucap Fang Hua khawatir.
"Seharusnya aku membawamu pergi jauh seperti yg kakak katakan saat itu"ucap Permaisuri Lian menyesali dibenaknya.
Saat itu Xiao Er kecil berkunjung ke istana kerajaan Zhou bersama permaisuri Lian dan perdana menteri Xiao.
Tak sengaja saat kunjungan Xiao Er kecil untuk pertama kalinya.Dia bertemu dengan Putra Mahkota kecil dan langsung menyukainya.Dia menyukainya karna Putra Mahkota telah menolongnya saat terjatuh di kolam.
Setelah kejadian itu,Xiao Er kecil meminta pada Permaisuri Lian dan Perdana Mentri Xiao untuk menjadikannya Putri Mahkota.Mendengar hal itu Permaisuri Lian dan Perdana Mentri Xiao begitu terkejut,karna kebetulan juga dikunjungan saat itu Kaisar meminta perjodohan Putra Mahkota dan Xiao Er segera disahkan.
Permaisuri Lian mengirimkan kabar soal Xiao Er akan menjadi Putri Mahkota padanya.
Disaat semua orang setuju dan bahagia,hanya dia saja yg tidak.Dia mengatakan keberatan dan sangat menentangnya.
Limei bahkan menyuruh permaisuri Lian untuk mengirim Xiao Er untuk tinggal jauh dari kerajaan Zhou.Namun permaisuri Lian tidak menggubrisnya,karna melihat Xiao Er begitu menyukai Putra Mahkota.
Namun sekarang.Melihat Xiao Er.Putri yg dia sayangi begitu sedih karna perjodohan itu.Dia menjadi merasa bersalah tidak melakukan saran dari Limei.
"Kamu adalah putriku...
Ibunda akan memenuhi keinginanmu...
Ibunda ingin melihatmu bahagia sayang..."ucap Permaisuri Lian masih dengan menangis.
__ADS_1
Fang Hua begitu terharu mendengar ucapan Permaisuri Lian begitu.Dia lalu membalas pelukan erat Permaisuri Lian.
Dibenak Permaisuri Lian berkata"Aku tidak bisa mengorbankan perasaan Xiao Er...
Xiao Er berhak bahagia dengan lelaki pilihannya"
..........
Yelu masih terkejut dengan apa yg dilihatnya.Dia masih tidak percaya dan sangat kecewa dengan dirinya sendiri.
Seorang gadis mengalahkannya,seorang gadis melukai harga dirinya.Dan gadis itu adalah Putri Mahkota,orang yg telah menembakkan anak panah itu.Begitulah yg dia pikirkan dengan melamun, saat menaiki kuda perorangan bersama pengawal bayangan lainnya.
Lalu perkataan Ketua pengawal bayangan Kaisar Wen menyadarkan Yelu.Dia berkata"Apa yg harus kita lakukan selanjutnya?Kita telah gagal membunuhnya
Bagaimana kita bisa kembali...?"
"Kita kabur saja"ucap Yelu.
Yelu mengatakan itu,karena tau sifat Kaisar Wen.Dibalik sikap Kaisar Wen yg baik didepan orang-orang,dia sebenarnya orang yg licik dan manipulatif.Tak hanya Yelu,pengawal bayangan lainnya,Permaisuri Fen,dan beberapa pejabat kerajaan tau akan hal itu.
"Meski kabur...
Apakah kita akan selamat?Dia pasti tak akan melepaskan kita,hingga menemukan mayat kita"ucap Ketua pengawal bayangan.
"Tenang saja...
Aku tau tempat yg aman..."ucap Yelu.
"Tapi..."ucap Ketua pengawal bayangan ragu.
"Daripada langsung dibunuh olehnya,lebih baik kita kabur dan bersembunyi..."ucap Yelu.
"Kamu benar!"teriak Ketua pengawal bayangan setuju.
__ADS_1
"Ya sudah...
Ikuti saja aku..."ucap Yelu datar.