Rahasia Putri Bercadar

Rahasia Putri Bercadar
#64


__ADS_3

"I...itu...."ucap Putra Mahkota bingung dengan menggaruk kepalanya.


"Itu apa?!!!!Siapa laki-laki itu?!!!!"bentak Kaisar Wen.


"Bagaimana ini?Jika aku mengatakannya,ayahanda akan membunuh Diwei.Lalu Xiao Er tau hal itu karna aku...Hahhh tidak bisa seperti itu....


Apa yg harus aku lakukan sekarang....Aku kira dengan mengatakan itu ayahanda akan menyetujui perceraian ini.Jujur aku juga tidak ingin memceraikan Xiao Er..."ucap Putra Mahkota dibenaknya.


"Chen tidak tau ayahanda Kaisar...Maafkan Chen..."ucap Chen dengan menundukkan kepala.


"Lalu bagaimana kamu tau dia berselingkuh?"


"Dia mengatakannya sendiri beserta meminta surat cerai"


"Aku heran...Kenapa dia sampai berselingkuh!Aku kira dia sangat mencintaimu.Aku teringat saat bertemu dengannya 2 tahun yg lalu.Aku bertanya untuk meyakinkannya kalau dia benar-benar mau menjadi istrimu atau tidak.Dia dengan sangat yakin dan semangat mengiyakannya.Dan pernikahan kalianpun terlaksana dengan baik.Tapi sekarang...Kamu datang dan mengatakan semua itu...Sebenarnya apa yg kamu lakukan hingga dia begitu!Pernikahanmu dengannya belum ada 1 tahun!!!Bahkan 1 bulanpun belum genap"


"Che...Chen tidak melakukan apa-apa ayahanda...Mu-mungkin dia bosan dengan Chen.Chen tidak mengerti kenapa..."


"Tunggu...Apa karna kamu menikahi putri jendral Li,dia jadi begitu?"


"Chen tidak tau..."


"Sepertinya begitu...Karna kamu dan dia belum menikah lama,tapi kamu sudah mengambil selir...Atau jangan-jangan dia tidak mau kamu memiliki selir??Jika karna itu,ceraikan saja dia!"


"A-ayahanda...Kasihan Jendral Li dan keluarganya.Mereka akan malu nantinya"


"Lebih baik kehilangan seorang jendral daripada kehilangan masa depan kerajaan ini"


"Masa depan kerajaan??Dia hanya anak seorang perdana mentri ayahanda...Dia sama seperti pejabat lainnya..."


"Dia..."


Belum selesai Kaisar Wen berucap,dia menghentikan karna suara penjaga pintu yg menyampaikan kedatangan dan ijin untuk Permaisuri Fen memasuki kediaman.


"Hampir saja aku keceplosan...Tidak ada yg boleh tau soal ini"gumam Kaisar Wen dibenaknya.


"Hahh....Ibundamu datang...


Biarkan permaisuri masuk"


"Suamiku...."teriak Permaisuri Fen.


"Kenapa kamu kesini tanpa para dayang dan pengawalmu...Aku tadi melihatnya diluar tidak ada dan hanya ada para dayang dan pengawal ayahandamu saja.Jika aku tidak bertanya pada kasim De,aku tidak akan tau kamu ada disini"ucap Permaisuri Fen.

__ADS_1


"Ada urusan mendesak,hingga Chen tidak membawa para dayang dan pengawal"


"Ohh begitu...Kembalilah pada Li Zhishu sekarang...Dia sudah menunggumu"


"Mulai sekarang Li Zhishu dan Chen bercerai.Besok surat cerai akan diberikan"


"Apa?!!Suamiku...Jangan begitu...Dia itu putri Jendral Li...Jendral yg selama ini menjaga kerajaan Zhou!"


"Jangan menentangku!!"


"Tapi mereka baru menikah beberapa hari..."


"Aku tidak peduli...Dan kenapa Putri Mahkota belum mendapatkan kediamannya.Seharusnya dia sudah mendapatkannya,setelah hari pernikahan.Li Zhishu saja yg hanya seorang selir sudah mendapatkan kediamannya,dia malah belum...Kamu bagaimana sihh dalam mengurusi istana dalam Permaisuri Fen!"


"Bagaimana aku akan memberikannya,dia bahkan tak datang-datang menemuiku.Dan entah dimana dia sekarang...Dia sudah diculik dan belum kembali sampai sekarang..."


"Apa?!!!Diculik!!!Tapi kenapa kamu meminta surat cerai... Putra Mahkota!!!"


"Itu...Dia sudah kembali...Dia sekarang ada di kediamanku..."


"Apa?!!!Surat Cerai?!!Dia kembali dan meminta surat cerai!!!!"teriak Permaisuri Fen terkejut.


"Aku kira dia tidak akan pernah kembali...Tetapi baguslah bila dia meminta surat cerai"gumam Permaisuri Fen dibenaknya.


"Maafkan aku dan Chen suamiku...Kami tidak ingin membuatmu khawatir...."


"Mulai sekarang keamanan Putri Mahkota harus lebih ditingkatkan!!!Berikan dia 100 pengawal istana dan 100 pengawal bayangan!"


"Hahhhh itu terlalu banyak suamiku...."


"Ayahanda...Apakah ayahanda bercanda...."


"Maksudmu,aku Kaisar bercanda begitu?!"


"Ti-tidak..."ucap Permaisuri Fen dan Putra Mahkota bersamaan.


"Hanya menjaga seorang putri perdana mentri sampai seperti itu...Bahkan gelarnya sebagai Putri Mahkota juga tidak seharusnya mendapatkan penjagaan begitu.Ini benar-benar aneh...Apa istimewanya gadis itu?!Aku dan Ratu bahkan hanya mendapatkan penjagaan 50 pengawal istana dan 50 pengawal bayangan"ucap Permaisuri Fen kesal dibenaknya.


"Kenapa ayahanda seperti itu...Dia hanya seorang Putri Mahkota,tapi ayahanda mengistimewakannya"ucap Putra Mahkota dibenaknya.


"Kalian kembalilah sekarang....Aku ingin sendirian..."


"Ba-baik"ucap Permaisuri Fen dan Putra Mahkota bersamaan.

__ADS_1


Permaisuri Fen dan Putra Mahkota kemudian bergegas pergi meninggalkan kediaman Kaisar Wen.Saat sudah berada diluar kediaman,Permaisuri Fen menahan tangan Putra Mahkota yg hendak akan pergi.


"Ibunda..."


"Jangan pergi dulu...Jelaskan padaku,kenapa ayahandamu begitu..."


"Itu...Aku tidak tau bu..."


"Masa kamu tidak tau...."


"Kamu tau kan...Jendral Li salah satu orang setia pada kita.Jika kamu menceraikannya,dia tidak akan mendukung kita lagi..."


"Tapi ayahanda memintanya begitu"


"Besok aku akan membujuknya sebelum surat cerai itu keluar...Sekarang temui Li Zhishu..."


"Tapi Xiao Er...Dia baru kembali ibunda..."


"Jadi kamu mau membantah ibumu..."


"Tidak ibunda..."


__________


Kediaman Putra Mahkota(Malam hari)


"Yi kira tidak akan bertemu Nona lagi..."ucap Yi dengan menangis tersedu-sedu.


"Jadi diam-diam Yi berharap begitu..."ucap Feng Hua meledek.


"Bukan begitu...Yi hanya tidak menyangka dan sangat senang bertemu Nona lagi...Nona pasti sudah menjalani hidup yg berat diluar sana"


"Iya...Aku tau Yi ku tidak begitu....Tidak kok,aku baik-baik saja..."


"Nona berbohong....Kata para pengawal bayangan.Nona diculik...."


"Hmm...Tapi mereka baik kok..."


"Uhh Nona...Mana ada penculik baik..."


"Hahahaha....Memang benar kok..."


"Untung saja Putra Mahkota sedang pergi...Yi jadi leluasa untuk bicara dengan Nona..."

__ADS_1


"Kasihan Yi...Dia jadi begitu.Pasti beda cerita kalau aku bersama Diwei.Dia tidak akan merasa terbebani"ucap Feng Hua dibenaknya.


__ADS_2