Rahasia Putri Bercadar

Rahasia Putri Bercadar
#85


__ADS_3

"Kenapa mereka meneriaki namaku?Apakah mereka mengenaliku?"ucap Jiazhen dibenaknya.


"Dan suara wanita yg berteriak menantang itu terdengar familiar"ucap Jiazhen dibenaknya lagi.


Jiazhen berada di jarak yg jauh.Hal itu membuatnya tidak bisa melihat sosok Fang Hua,Diwei,dan permaisuri Lian dengan jelas.Karna Jiazhen baru memasuki taman,sedangkan Kaisar Wen,Fang Hua,Diwei,dan permaisuri Lian berada di tengah taman.


Kaisar Wen yg mendengar Diwei dan Fang Hua berteriak memanggil nama Jiazhen pun sangat terkejut.


"Kenapa mereka bisa tau??Kalau yg datang itu Jiazhen!!Apakah mereka juga tau kalau dia itu Kaisar Yue?!!Dan apakah Xiao Er tau kebenarannya?!!!"ucap Kaisar Wen panik dibenaknya.


"Tidak!!!Jika dia tau,tidak mungkin dia bertanya tadi.Aku harus mencegah mereka tau akan hal ini!!!"ucap Kaisar Wen dibenaknya.


Jiazhen lalu berjalan cepat kearah mereka.


"Kalian..!"teriak Jiazhen setelah melihat Fang Hua,Diwei,dan Permaisuri Lian dari jarak dekat.


"Kenapa kamu datang kemari?"tanya Fang Hua penasaran.


Saat Jiazhen hendak mengatakan tujuannya.Kaisar Wen menghalanginya dengan berteriak"Mari ikuti saya!".Lalu Kaisar Wen berjalan pergi meninggalkan Fang Hua dan lainnya.


Jiazhen kemudian mengikuti Kaisar Wen.


Fang Hua dan Diwei saling bertatapan dengan heran.


...........


Ternyata Kaisar Wen mengajak Jiazhen ke sebuah ruangan.Ruangan yg diperuntukkan untuk menjamu tamu kehormatan secara pribadi.


Mereka lalu duduk di lantai beralaskan alas duduk yg terbuat dari sutra dan benang emas.Mereka duduk berhadapan dan dengan meja panjang berada di tengah mereka.


Dayang istana lalu menyajikan teh diatas meja.


"Kenapa Tuan tidak memberitahu...


Kalau Tuan datang kemari jauh-jauh hari.Pasti saya akan menyambut dengan kemeriahan"ucap Kaisar Wen.


"Tidak perlu...Dan kenapa Kasimmu itu bersikap kurang ajar!!padahal dia tau aku dari kerajaan Yue!! tapi menghalangiku untuk bertemu denganmu!!!"ucap Jiazhen kesal.


(Jiazhen menunjukkan lambang kerajaan Yue pada Kasim De sebelum masuk ke taman kediaman Kaisar Wen)


"Sialan!!!Aku jadi ingin membunuhnya!!!Sombong sekali!!!"ucap Kaisar Wen dongkol dibenaknya.


"Tolong maafkan pelayanku itu.Saya akan menghukumnya nanti"ucap Kaisar Wen dengan senyum palsu.

__ADS_1


"Jadi benar...Rumor orang Tua ini sifatnya begitu...


Tidak usah bersandiwara!!!Aku benci sekali dengan orang yg seperti itu!!!"ucap Jiazhen dibenaknya.


(Sebelum datang ke kerajaan Zhou,Jiazhen mencari tau semua tentang Kaisar Wen)


"Aku tidak mau nanti.Hukum dia sekarang disini.Aku ingin melihatnya langsung"ucap Jiazhen dengan senyum.


"Ternyata benar dia adalah iblis seperti rumor yg beredar!!"ucap Kaisar Wen dibenaknya.


(Kaisar Wen selalu mengawasi dan mencari tau soal Kerajaan Yue)


Dengan berat hati Kaisar Wen mengiyakan.


"Baiklah..."ucap Kaisar Wen.


Kaisar Wen lalu memanggil Kasim De.Kasim De pun datang.


Kaisar Wen lalu memerintahkan pengawalnya untuk membawakan cambuk.


Kasim De merasa bingung dan takut saat Kaisar Wen meminta hal tersebut.


Beberapa menit kemudian.Pengawal itu membawakan cambuk yg Kaisar Wen minta.


"Cambuk Kasim De disini sebanyak 20 kali!"teriak Kaisar Wen.


Hingga saat ini,Kasim De tidak pernah di hukum apa lagi mengalami kekerasan.Kaisar Wen memanjakan dan begitu royal pada Kasim De.Karna Kasim De bermulut manis dan pintar.


Pengawal ragu dan takut pada Kasim De.Karna Kasim De yg memasukkannya kedalam istana untuk dipekerjakan sebagai pengawal Kaisar,dan kaisar Wen selalu membela dan memuji Kasim De.


Kaisar Wen menatap pengawal itu.Kaisar Wen memberikan kode dengan tatapan itu.Tatapan itu seolah berkata"Cambuk dia dengan pelan".


Pengawal lalu mengangguk mengerti.


Setelah itu Kaisar Wen menatap Kasim De seolah berkata"Tidak apa-apa"


Kasim De mengangguk mengerti.Tetapi dia tetap saja merasa takut.


Namun saat pengawal hendak mencambuk Kasim De sesuai kode yg Kaisar Wen minta.


Tiba-tiba...


"Berhenti!"teriak Jiazhen dengan mengangkat tangannya.

__ADS_1


Kasim De senang dengan teriakan Jiazhen.Kasim De kira Jiazhen akan menghalangi Kaisar Wen.


"Biar aku yg mencambuknya"ucap Jiazhen dengan menyodorkan tangan kirinya pada pengawal.


Mereka bertiga langsung menatap Jiazhen dengan mata terbelalak.


Pengawal itu diam saja sambil melirik Kasim De dan Kaisar Wen seakan bertanya"Bagaimana ini?!"


Kasim De membalasnya dengan menggelengkan kepala,sedangkan Kaisar Wen menundukkan pandangan seakan tidak ingin berkata apa-apa.


"Mana cambuknya...!"teriak Jiazhen kesal yg dibuat-buat sambil menggerakkan tangan kirinya itu.


"Kalian pikir....Aku tidak tau?!"ucap Jiazhen dibenaknya.


Mendengar teriakan Jiazhen begitu.Pengawal itu langsung memberikan cambuk itu.


Setelah Jiazhen menerimanya.Jiazhen kemudian berdiri lalu memainkan cambuknya dengan memecut cambuk itu ke lantai dengan keras.


Kasim De merasa begitu ketakutan melebihi sebelumnya.


"Sepertinya aku akan mati hari ini"pikir Kasim De sambil menatap cambuk itu intens dan menelan ludah.


Tanpa ragu Jiazhen kemudian mencambuk punggung Kasim De dengan keras.


AAAAAAAA....


Jerit kasim De kesakitan hingga terdengar keluar ruangan,bahkan sampai ke taman.Para dayang dan pengawal yg mendengarnya merasa takut.


Lalu Jiazhen mencambuk punggung Kasim De lagi dan lagi hingga Kasim De pingsan.Kasim De pingsan saat cambukkan Jiazhen yg ke lima.


Jiazhen kira Kasim De berpura-pura pingsan.Dia lalu menggerakkan tubuhnya dengan kakinya sambil berteriak"Hey bangun....!'


Namun Kasim De tak berkutik.Jiazhen lalu mengecek dan menyadari Kasim De benar-benar pingsan.Dia lalu menghela nafas dan mengeluh"Baru juga lima kali sudah pingsan ckckck"


"Kasimmu bernar-benar lemah...


Aku rasa lebih baik kamu menggantinya dengan yg baru..."ucap Jiazhen dengan nada mengejek.


Kaisar Wen membalas ejekan itu dengan senyum simpul.Kaisar Wen merasa ingin memukuli Jiazhen saat itu juga.Jiazhen telah mengejeknya seakan dirinya terlihat tidak becus memilih bawahan.


Meski begitu,demi masa depan kerajaan Zhou.Kaisar Wen bertahan untuk bersabar menghadapi Jiazhen.


"Benar-benar berbeda dengan Zi"ucap Kaisar Wen dibenaknya.

__ADS_1


(Zi adalah Kaisar Yue terdahulu)


Kaisar Zi dikenal Kaisar baik hati.Meski dia baik hati,dia tidak pandai menilai orang.


__ADS_2