
Kediaman Xiao Er(pagi hari)
Seperti biasa setiap pagi Yi datang ke kamar Xiao Er untuk melayaninya,belum sempat sampai ke kamar Xiao Er.Yi heran melihat semua pelayan kecuali dirinya berkumpul di sekitar kamar Xiao Er,dari mulai pelayan kebersihan,cuci,dan dapur tidak mengerjakan tugasnya.
"haduhh,kalian ini bukannya kerja malah diam disekitar kamar nona.Cepat kembali bekerja!"ucap Yi marah.
"ada mayat!"teriak semua pelayan bersamaan
"apa?!"ucap Yi terkejut sembari menerobos kerumunan hingga paling terdepan dan dilihatnya mayat para penjaga,Yi langsung buru-buru pergi mengecek nonanya di kamar.
dibukanya pintu kamar,dilihatnya nonanya diam terbaring di ranjang tidurnya.dia dekati tubuhnya, dia tatap wajahnya yg tertutup cadar dengan mata berkaca-kaca,lalu dia goncangkan tubuhnya dengan kuat tapi tak ada reaksi apa-apa.
"NONA BANGUN NONA...
NONA BANGUN JANGAN TINGGALKAN YI !"teriak Yi panik,sambil menangis kencang.
"yahh,dia kira aku udah mati.aku diem aja deh hehe"ucap Fang Hua dalam hati.
Yi pun keluar dan mengatakan pada semua pelayan yg berada di luar kamar,kalau nonanya sudah meninggal dan meminta pada para pelayan untuk membantu memandikannya.
"lohh,kok Yi malah keluar kamar...
kemana dia?"ucap Fang Hua sembari beranjak dari ranjangnya,namun tidak jadi .Karena mendengar suara banyak orang akan datang ke kamarnya ,dia pun mulai acting lagi seperti orang mati.
mendengar ucapan Yi,para pelayan wanita berbondong-bondong masuk untuk membantu Yi.
"aku kerjain banyak orang kayaknya seru nih hehe"ucap Fang Hua dalam hati.
dan saat para pelayan mengangkat tubuh Fang Hua,tiba-tiba Fang Hua membuka mata hingga tidak terlihat pupil matanya yg ada hanya putihnya saja,Fang Hua juga menggerakkan tubuhnya seperti kejang-kejang.Melihat hal itu para pelayan dan Yi,berhamburan keluar kamar dengan cepat.
saat mereka sudah keluar semua,Fang Hua ikut keluar.Semua pelayan yg melihatnya langsung pergi keluar dari kediamannya dengan tunggang langgang.
"malah kabur... udah ahh main-mainnya,kasian mereka"ucap Fang Hua sambil tertawa terbahak-bahak dan ikut menyusul mereka keluar.
__ADS_1
saat sudah di luar kediaman Xiao Er ,semua pelayan berhenti berlari.
"Nona sudah menjadi hantu"celetuk salah satu pelayan.
"ngeri sekali,merinding aku..."ucap pelayan lainnya.
"kalian ini...
aku belum mati,aku masih hidup"ucap Feng Hua meyakinkan.
"N O N A"teriak Yi terkejut,sembari menutup mulutnya dengan telapak tangannya.
"hantu!!
semuanya cepat lari..." teriak salah satu pelayan sambil berlari ke arah pintu keluar ,diikuti pelayan yg lain hingga tak ada satu pun pelayan yg tersisa di hadapan Fang Hua.
Mereka berlari sembari berteriak majikannya telah menjadi hantu,apesnya saat Yi ikut berlari.Yi menginjak batu dan terjatuh,lalu Fang Hua mulai mendekatinya.
"Nona, jangan dekati aku.tenanglah kamu di surga.Jangan ganggu aku,aku mohon..."ucap Yi ketakutan,sambil menangis kencang dan menutup matanya erat-erat.
"be be benar k a h"ucap Yi terbata-bata sambil mengusap air matanya.
"coba pegang tanganku"ucap Fang Hua sembari memberikan tangannya.
bukannya Yi memegangnya,Yi malah memukulnya dengan kencang.
"sakit Yi...
coba lihat tanganku, berwarna merah bukan?
mana ada hantu seperti ini "ucap Feng Hua sambil mengernyitkan dahi dan memperlihatkan tangannya yg berwana merah.
"maaf nona,aku kira nona sudah meninggal hehe"ucap Yi sembari mengusap tangan Fang Hua ,yg telah dia lukai.
__ADS_1
"menyebalkan...." keluh Fang Hua sembari memanyunkan bibir dibalik cadarnya.
"soalnya nona membuatku takut"ucap Yi sambil tertawa kecil,kemudian berdiri.
"semalam ada perampok,makanya ada mayat penjaga di luar kamarku tapi bukan berarti aku sudah mati" ucap Fang Hua dengan santai.
"apa?!"ucap Yi khawatir ,lalu memeriksa tubuh nonanya dari atas sampai bawah.
"tenanglah Yi,aku baik-baik saja.Untung ada penjaga lainnya,aku dibantu oleh mereka"ucap Fang Hua senyum.
"tapi saat aku membangunkan nona kenapa nona diam saja? "ucap Yi heran.
"aku hanya ingin mengerjaimu saja ,tanpa sengaja mengerjai mereka juga " ucap Fang Hua sambil tertawa terbahak-bahak.
"dan bukannya penjaga nona sudah mati semua?penjaga yg mana?kok nona bilang penjaga yg lainnya..."ucap Yi bingung,sembari menggaruk kepalanya.
"aduhh,gimana nihh"ucap Fang Hua khawatir dalam hati.
Fang Hua lalu berpikir,bagaimana dia menjawabnya tanpa terlihat berbohong dan tidak dicurigai.Serta membuat mereka bisa tinggal di kediamannya ,lalu Fang Hua mendapatkan ide.
"ohh,soal itu...
aku beneran punya penjaga yg lain kokk, tapi kamu tidak tau karena penjaga itu adalah pengawal bayangan.Pengawal bayangan itu menjagaku diam-diam,jika aku dalam bahaya mereka akan langsung datang menolong.Pagi ini mereka akan datang ,mereka akan menguburkan mayat para penjaga"ucap Fang Hua mencoba meyakinkan.
"ohh,begitu...
untunglah ada pengawal bayangan,berkat mereka nona selamat"ucap Yi senang.
"syukurlah,Yi percaya-percaya saja"ucap Feng Hua dalam hati dengan ekspresi lega.
"ohh iya,bawa mereka kembali Yi dan jelaskan semuanya"ucap Fang Hua dengan senyum.
"baik,nona!"seru Yi lalu pergi meninggalkan nonanya.
__ADS_1
setelah berjam-jam Yi mencari,akhirnya Yi berhasil menemukan mereka dan menjelaskan apa yg terjadi pada nonanya.Setelah mendengarkan penjelasan Yi,mereka pun kembali dan bekerja seperti biasa.