
"Biarkan Yang Mulia Putra Mahkota..."teriak Feng Hua pada para penjaga.
"Baik nona"ucap para penjaga serentak lalu menjauh beberapa langkah.
Fang Hua dan Diwei kemudian berjalan mendekati putra mahkota.Namun yg putra mahkota lihat hanya Feng Hua saja.
"Sudah kuduga.Setelah dia mengetahui surat cerai itu,hanya akan ada 2 kemungkinan.Dia datang kesini memintaku kembali atau dia diam lalu melupakanku.Tidak kusangka dia datang kesini,padahal saat aku berakting hamil anak Diwei,dia seperti tidak mau menerimanya"ucap Fang Hua dibenaknya.
"Salam Yang Mulia Putra Mahkota.Ada hal penting apa Yang Mulia Putra Mahkota datang kemari?"ucap Fang Hua dengan hormat.
"Apa?!Yang Mulia putra mahkota?!Dan apa-apaan salam dan hormat ini!!!"teriak putra mahkota terkejut dibenaknya.
"setelah mendapatkan surat itu!!!Dia langsung berubah jadi seperti ini!!!Aku tidak bisa membiarkannya!!!"teriak putra mahkota kesal dibenaknya.
"Surat cerai itu!Berikan padaku!!"teriak Putra mahkota.
"Kalau Diwei tidak menikahiku kemarin mungkin saja aku akan goyah dan akan kembali dengannya.Terimakasih ibunda!!"ucap Fang Hua dibenaknya merasa bersyukur.
"Surat cerai?Kenapa hamba harus memberikannya pada Yang Mulia Putra Mahkota?"ucap Fang Hua dengan mengernyitkan dahi.
"Apa lagi ini?!!Hamba?!!Dia bilang...!!!"teriak putra mahkota dibenaknya.
"Berhenti menyebut dirimu hamba padaku!!!berhenti memanggilku Yang Mulia Putra Mahkota!!!"teriak putra mahkota jengkel.
"Hamba bukan siapa-siapa lagi untuk Yang Mulia Putra Mahkota.Sudah sewajarnya hamba memanggil Yang Mulia Putra Mahkota dan menyebut diri ini hamba didepan Yang Mulia Putra Mahkota.
Susah payah hamba mendapatkan surat cerai itu,mana mungkin hamba memberikannya pada Yang Mulia Putra Mahkota"ucap Fang Hua dingin.
"Xiao Er!!!"teriak putra mahkota marah.
__ADS_1
"Berhenti meneriaki istriku!!!"teriak Diwei marah sambil mendorong putra mahkota.
"Cihh!!!ternyata ada dia!!!Tapi apa yg dia barusan katakan!!!dia bilang istriku?!!!
Beraninya mengatakan Xiao ER istrinya!!!Dasar bjngn!!!"ucap putra mahkota terkejut dan marah dibenaknya.
Dengan tatapan ingin membunuh Putra mahkota tiba-tiba mencengkram baju bagian leher Diwei sambil berteriak mengancam"Sudah bosan hidup ya!!!Beraninya memanggil Xiao ER itu istrimu!!!"
"Yg bosan hidup itu bukan hamba!!!melainkan Yang Mulia Putra Mahkota!!!Beraninya meneriaki istri orang!!!"Teriak Diwei sambil melepaskan tangan putra mahkota pada bajunya itu dan berhasil.
"Diwei benar Yang Mulia Putra Mahkota.Hamba dan Diwei sudah menikah.Mohon Yang Mulia Putra Mahkota tidak mengganggu hamba atau Diwei lagi mulai sekarang!"ucap Fang Hua tegas.
"Apa?!!!!!!Tidak mungkin!!!Kapan kalian menikah?!!!"teriak putra mahkota sangat terkejut dan tidak menyangka.
"Kemarin sore"ucap Fang Hua singkat.
"Apa?!!!Jadi setelah mendapatkan surat cerai itu,kalian langsung MENIKAH!!!!"teriak putra mahkota.
"TIDAK!!!!!!Gara-gara Si brngsek ini!!!rumah tanggaku jadi berantakan!!!Coba kalau dia tidak ada!!!!Semua ini tidak akan terjadi!!!"teriak putra mahkota sangat marh dibenaknya sambil melihat Diwei dengan tatapan penuh kebencian dan mengeluarkan pedang dengan cepat dari sarung pedang yg berada disamping kiri pinggangnya.
"Mau apa Yang Mulia Putra Mahkota dengan pedang itu!!!"teriak Fang Hua panik dan khawatir.
"Aku akan bunuh DIWEI sekarang juga!!!"teriak Putra Mahkota sambil menghembuskan pedangnya pada Diwei dengan cepat.
"Jangan...!!!"teriak Fang Hua sambil menghalangi pedang putra mahkota itu dengan punggungnya.
"Xiao Er....!!!"teriak Diwei histeris.
Selain mereka bertiga dan para penjaga.Yi dan para pelayan juga ada disitu.Mereka melihat dari jauh mengawasi keadaan.Mereka juga ikut berteriak histeris saat Fang Hua terkena tebasan pedang putra mahkota itu.
__ADS_1
Sedangkan Putra Mahkota menyesali perbuatannya itu dengan menjatuhkan pedangnya dan berteriak"Xiao ER!!!"
Tak lama tubuh Fang Hua jatuh ke tanah karna luka dari tebasan pedang itu.Namun sebelum menyentuh tanah,dengan sigap Diwei menangkap tubuh Fang Hua.Setelah itu,buru-buru Diwei membawa Fang Hua ke kamar dengan cara menggendongnya didepan.
Putra mahkota lalu hendak menyusul Diwei dan Fang Hua,tapi para penjaga langsung menghadangnya dengan pedang.
__________
Jiazhen masih di istana kerajaan Zhou.Dia menginap di sebuah kediaman yg dikhususkan untuk tamu istimewa menginap.
Tapi Jiazhen tidak tidur semalaman.Dia tidak tidur karna memikirkan Li Zhishu adiknya atau bukan.
Diam-diam Jiazhen telah menyuruh ajudannya untuk menculik salah satu dayang dekat Li Zhishu semalam.Dia juga menyuruh ajudannya untuk menyiksa dan mengancam dayang itu agar memberitahu siapa Li Zhishu sebenarnya dan apakah Li Zhishu memiliki tanda lahir di punggungnya atau tidak.Awalnya dayang itu bungkam,tapi lama kelamaan dayang itu mengatakan segalanya.
"Yang Mulia....Apakah Yang Mulia sudah bangun?"ucap ajudan Jiazhen memastikan.
"Aku tidak tidur...Kamu masuk saja"ucap Jiazhen.
"Salam Yang Mulia Kaisar"ucap ajudan Jiazhen hormat.
"Bagaimana?"tanya Jiazhen penasaran.
"Dayang itu mengatakan.Dia asli putri jendral Li.Dia tidak memiliki tanda lahir apapun di punggungnya"ucap ajudan Jiazhen.
"APA?!!!TEGANYA MEREKA MEMBOHONGIKU!!!MEREKA HARUS MENERIMA AKIBATNYA!!!"teriak Jiazhen murka.
"Ya Yang Mulia!Beraninya mereka berbohong pada Yang Mulia"ucap Ajudan Jiazhen kesal.
"Panggilkan seluruh pasukan kesini sekarang!!!"teriak Jiazhen.
__ADS_1
"Baik Yang Mulia..."ucap ajudan Jiazhen hormat lalu bergegas pergi.