Rahasia Putri Bercadar

Rahasia Putri Bercadar
#74


__ADS_3

Ping tak melihat Fang Hua dengan seksama,dia keburu kabur ketakutan karna menganggapnya hantu.


Pingpun berlari menuju Fai dan Ho.Mereka yg melihatnya seperti itupun terheran-heran.


"Hey Ping!Kenapa lari begitu...!Ada apa?!Ada yg mencelakaimu kah?!"ucap Fai khawatir.


"Iya Ping...Kenapa?!!"teriak Ho juga khawatir.


Setelah sampai dihadapan mereka.Ping dengan nafas tersengal-sengal dan wajah pucat membungkukkan badan sambil berkata"I...tu..."


Fai dan Ho saling menatap kemudian bertanya serentak"Itu apa?!"


"A..a...ada..."ucap Ping gagap.


"Iya apa?!!"ucap Fai dan Ho serentak lagi.


"I...tu..."ucap Ping lagi.


Ho yg kesabarannya telah habis kemudian membentak"Itu...Ada...Itu...!!!Maksudnya bagaimana?!!"


"Iya Ping... coba jelaskan dengan benar...


Biar kami mengerti..."ucap Fai.


"Itu ada hantu....!!"teriak Ping.


"Ya ampun Ping...Mana ada hantu sih....


Dari dulu kita tidak pernah menemukan hal semacam itu kan...


Aku tidak percaya!!"ucap Ho.


"Iya...kamu pasti salah lihat..."ucap Fai.


"Tidak...Aku tidak salah lihat...


Sungguh....aku tidak berbohong...


Percayalah...."teriak Ping.


Saat Ping menengok dan menunjuk ke arah sungai sambil berkata"Dia ada di tepi sungai"


Ping melihat Fang Hua sedang berjalan dari kejauhan menuju mereka bertiga berada.Pingpun diam membatu dengan telunjuk masih mengarah ke sungai.Fai dan Ho heran melihat Ping begitu.Mereka kemudian melihat apa yg Ping lihat.


Ho pun berteriak"Hantu...!!!!"sambil berlari menjauh entah kemana.


Sedangkan Fai memperhatikan Fang Hua dengan seksama.Sedangkan Ping yg tadinya diam membatu lalu hendak kabur mengikuti Ho yg sudah berlari.Namun Fai menghalanginya dengan menjulurkan tangannya sambil berkata"Mau kemana kamu?"


"Tentu saja kabur!!!Ayo kita pergi!!!"teriak Ping.


"Kabur??!!!"


"Iya kabur!!!!!"


"Cobalah lihat orang itu dengan seksama"ucap Fai sambil memutar kepala Ping ke arah Fang Hua yg sedang terus berjalan menuju mereka.

__ADS_1


"Huwaa!!!


Seram sekali!!!"teriak Ping ketakutan sambil menutupi kedua matanya.


"Ya ampun...Ping...


Cobalah lihat dengan baik..."ucap Fai meyakinkan.


"Aku sudah melihatnya.....!!!


seseorang memakai baju putih yg basah dan rambut panjang agak menutupi wajah..."ucap Ping dengan tubuh bergetar ketakutan.


"Ping...


Mana ada hantu yg bisa menapakkan kaki...


Itu orang....


Cobalah lihat lagi...."ucap Fai.


Ping kemudian menurunkan tangannya dan mulai melihat kearah Fang Hua.Diapun berkata dibenaknya"Iya juga ya...Mana ada hantu menapakkan kaki..."


"Ping..."teriak Fang Hua dari kejauhan.


"Lohh kok tau namaku..."ucap Ping bingung.


"Siapa ya dia...??"ucap Fai bertanya-tanya.


"Ping..."teriak Fang Hua lagi.


"Iya...tidak salah lagi...Itu memang suara Nona...!!!"teriak Fai senang.


Fai lalu berlari mendekati Fang Hua.Ping kemudian mengikutinya.


Saat Fai dan Ping sudah berada dihadapan Fang Hua.Mereka lalu berseru"Nona!!!"


Namun Fai terkejut melihat Fang Hua hanya memakai baju dalaman saja yg basah dan terlihat menepak bentuk tubuhnya.Fai lalu berteriak"Berbalik Ping!"sambil berbalik badan dan memutar tubuh Ping membelakangi Fang Hua.Ping yg tak menyadari hal itu berkata"Kenapa?!tidak sopan tau!Masa kita membelakangi nona....!!!"


"Ya ampun...Ping...


Aku lelah sekali mengikutimu..."ucap Fang Hua dengan tersengal-sengal.


Saat Ping mendengar Fang Hua berkata begitu.Ping mencoba untuk menengok melihat Fang Hua,namun Fai langsung menahannya dengan kedua tangannya.


"Hey kalian...Kenapa membelakangiku??!!!"teriak Fang Hua marah.


"Iya...Padahal nona kelelahan sekali...


Ayo kita bawa nona pergi dari sini!!!Kamu kenapa sih Fai?!!!"ucap Ping kesal.


"Iya kenapa?!!"ucap Fang Hua.


"Itu....Baju nona basah dan terlihat bentuk tubuhnya..."lirih Fai.


"A-apa?!!!"teriak Fang Hua terkejut lalu berjongkok dan menutupi tubuhnya dengan kedua tangannya.

__ADS_1


"Nona tunggu sebentar ya"ucap Fai.


Fai kemudian membuka baju luarnya.Setelah itu,dia memberikan baju luarnya pada Fang Hua dengan melemparkannya kebelakang tanpa melihatnya.


"Te..terimakasih Fai..."ucap Fang Hua memungut baju tersebut,kemudian memakainya tanpa melepas baju dalamannya yg basah itu.


"Tidak perlu nona..."ucap Fai senang.


"Aku sudah memakainya,kalian bisa berbalik badan sekarang..."ucap Fang Hua.


Fai dan Ping kemudian membalikkan badan.Mereka melihat Fang Hua yg sudah memakai pakaian dan melihat wajah Fang Hua yg pucat.


"Nona...Ayo kita pergi sekarang..."ucap Fai.


"Iya nona..."ucap Ping.


"Kakiku sudah lelah...Aku tidak bisa berjalan lagi..."keluh Fang Hua.


Fai kemudian membungkukkan badan menunjukkan punggungnya pada Fang Hua sambil berkata"Naiklah nona..."


"Tapi..."ucap Fang Hua ragu.


"Iya nona...tidak apa-apa"ucap Ping.


"Terimakasih...Kalau begitu aku akan menaikinya"ucap Fang Hua.


Fang Hua kemudian menaikinya.Fai lalu menggendong Fang Hua dipunggungnya sambil berjalan menuju kuda berada dengan Ping disampingnya.


Beberapa menit kemudian merekapun sampai di tempat kuda berada.


Fai lalu menurunkan Fang Hua dari gendongannya.Dia lalu menyuruh Fang Hua naik ke kudanya.Sedangkan Fai naik kuda yg digunakan Ping.Ping kemudian duduk dibelakang Fai.


"Ayo kita pergi sekarang...


Tapi ngomong-ngomong kalian hanya berdua kah?"tanya Fang Hua.


"Ho tadi pergi entah kemana...


Dia tadi ketakutan melihat nona berjalan kearah kami hehe...Ho menganggap nona hantu hehe"ucap Ping.


"Ya ampun...Dia menganggapku hantu...!"ucap Fang Hua terkejut dan tertawa terbahak-bahak.


"Mmm..Nona... kita akan kemana sekarang??Wajah nona terlihat pucat...Fai khawatir pada nona..."ucap Fai.


"Kita pergi menuju kedai paman Fu..."ucap Fang Hua semangat.


"Paman Fu?"ucap Ping dan Fai bingung bersamaan.


"Jadi kalian tidak tau???"ucap Fang Hua.


Fai dan Ping menggelengkan kepala bersamaan.


"Hmm...Kalau begitu ikuti aku saja..."ucap Fang Hua.


Fang Hua kemudian memacu kudanya dan disusul oleh Fai.

__ADS_1


__ADS_2