
Kerajaan Xia(Siang hari)
Tengah hari,ketika matahari sedang panas-panasnya.Diwei,Weiheng,Jiazhen beserta pasukannya telah sampai di ibukota Kerajaan Xia.Sama halnya dengan Kerajaan Zhou.Rakyat mereka juga takut melihat banyaknya prajurit kerajaan lain melintasi jalanan ibukota tanpa pemberitahuan.
..........
Kediaman Zhaoyang
Mata-mata yg ditugaskan mengawasi ibukotapun melapor pada Zhaoyang.Zhaoyang yg mendengarnya begitu terkejut dan berkata"Apa kamu bilang?!Dia datang bersama banyak prajurit dan bendera yg terpasang bergambar bulan sabit!!!"
Zhaoyang sudah mengira Diwei akan kemari dengan atau tanpa Weiheng untuk menyelamatkan Fang Hua.Tetapi Zhaoyang tidak menyangka Kerajaan Yue datang bersamanya.
Mata-mata itupun mengangguk mengiyakan.
Zhaoyang bingung dan takut harus melakukan apa.Karna dia tau Kerajaan Yue lebih besar dan kuat dari kerajaan miliknya.
"Kamu boleh pergi sekarang..."ucap Zhaoyang dengan mengibaskan tangannya.
Mata-mata itupun bergegas pergi meninggalkan Zhaoyang sendiri.
"Sial!!Kenapa mereka bisa mendapatkan bantuan sebesar itu?!!Bagaimana bisa begitu?!!"ucap Zhaoyang kesal dengan melemparkan semua barang yg ada di kamarnya.
Tiba-tiba kasim penjaga pintu memberitahukan kedatangan ajudannya.Zhaoyang memberikan ijin dan ajudannyapun masuk.
Ajudan Zhaoyang terkejut melihat kamar Zhaoyang begitu berantakan.
"Apakah ada penyusup Yang Mulia Kaisar?!!Apakah Yang Mulia Kaisar baik-baik saja?!!!"ucap ajudan Zhaoyang dengan khawatir.
"Tidak ada penyusup dan aku baik-baik saja.Aku hanya kesal saja...
Kenapa kamu datang kesini?"ucap Zhaoyang datar.
"Hamba datang untuk melapor soal Diwei,dia datang bersama"ucap ajudan Zhaoyang belum selesai namun terhenti karna Zhaoyang berkata"Aku sudah tau"
Ajudan Zhaoyang lalu bertanya"Lalu apa yg Yang Mulia Kaisar lakukan selanjutnya??"
"Entahlah...
Apakah kamu punya suatu cara?"ucap Zhaoyang dengan wajah berharap.
"Kita serahkan saja permaisuri Lian pada mereka Yang Mulia Kaisar..."ucap ajudan Zhaoyang.
"Tidak!!!"teriak Zhaoyang lantang.
"Tetapi Yang Mulia Kaisar...."ucap ajudan Zhaoyang ragu dengan keputusan junjungannya itu.
__ADS_1
"Hamba takut Yang Mulia Kaisar....
Jangan sampai mereka melakukan penyerangan...
Yang Mulia Kaisar sendiri tau...
Betapa besar dan kuatnya Kerajaan Yue..."ucap ajudan Zhaoyang mencoba menasehati.
"Jika permaisuri Lian dibawa mereka...
Xiao Er tidak akan kesini dan tidak bisa menikah denganku!!!"teriak Zhaoyang.
"Bukankah tujuan Yang Mulia Kaisar sebenarnya adalah balas dendam...
Meski tidak bisa menjadikan Putri Mahkota kerajaan Zhou sebagai Ratu disini...
Yang Mulia Kaisar bisa membalaskan dendam dengan cara lain...
Hamba tau...
Tanpa Yang Mulia Kaisar sadari telah menyukai Putri Kerajaan Zhou itu begitu dalam...
Tetapi Yang Mulia Kaisar...
Tetapi...
Apakah Yang Mulia Kaisar tega??
Menghancurkan apa yg telah Yang Mulia Kaisar terdahulu lakukan demi membangun dan mempertahankan Kerajaan ini dengan keringat dan darah...
Ingatlah bagaimana Yang Mulia Kaisar terdahulu meninggal..."Bujuk ajudan Zhaoyang.
Zhaoyang yg berdiri lalu duduk dan berpikir.
Apa yg dikatakannya ada benarnya juga...
Tapi...
Setelah itu Zhaoyang berdiri dan berkata"Jadi aku harus melepaskan Xiao Er?"
Ajudan Zhaoyang mengangguk pelan.
"Ingatkah kamu saat kita berada di hutan kabut!!.
Aku berkata akan merebutnya lagi saat sudah membalaskan dendam!!!.Tapi kenyataannya,aku belum membalaskan dendam dan mencoba untuk merebutnya.
__ADS_1
Aku berkata membuat dia datang kesini dengan sukarela!!!Tapi kenyataannya,aku datang menjemputnya dan memaksa!.
Perkataan dan perbuatanku tak sama...!!!
Kamu bilang aku harus melepaskannya??
Bagaimana caranya?!!!
Bagaimana caranya?!!!!!!
"ucap Zhaoyang marah-marah dan diakhiri dengan tangisan.
"Yang Mulia Kaisar...."ucap ajudan Zhaoyang memanggil dengan iba.Dia kemudian memeluk dan menepuk pundak Zhaoyang.
Zhaoyang lalu bercerita."Kamu tau...
Ibuku telah meninggal saat melahirkanku.Aku dibesarkan oleh ayah.Tapi ayah jarang memperhatikanku dan menyerahkannya pada para kasim dan dayang.
Namun saat aku remaja,aku dikirim ke kerajaan Dong dengan alasan demi keselamatan.
Tak sengaja aku bertemu paman Fu dan bibi Fu.Kemudian aku tinggal bersama mereka.Mereka begitu baik lalu dengan percuma memberikan kasih sayang,perhatian dan mengajarkanku banyak hal selayaknya orangtua pada anaknya.
Diantara mereka berdua,aku sangat sayang bibi Fu.Karna Bibi Fu seperti pengganti ibuku yg telah meninggal.
2 tahun kemudian,tiba-tiba bibi Fu meninggal.Aku begitu terpukul atas kehilangannya...
Kami berdua kemudian pindah ke kerajaan Zhou.
Lalu aku bertemu seorang gadis.Seorang gadis yg membuatku tertarik.Padahal banyak yg mendekatiku tapi aku lebih tertarik padanya.Kamu tau kenapa aku tertarik padanya??Itu karna perlakuannya sangat mirip bibi Fu....
Aku sudah berencana untuk memilikinya sejak saat itu.Dan Setelah itu, kabar ayah meninggal datang darimu.Kamu bilang pembunuh kiriman Kaisar Wen yg membunuhnya.Aku jadi semakin ingin memilikinya....
Tapi sekarang....
Kamu bilang,aku harus melepaskannya???
Tidak adakah cara yg lain???"
"Maafkan hamba Yang Mulia Kaisar...
Itu adalah satu-satunya cara..."ucap ajudan Zhaoyang.
Dengan menarik nafas panjang lalu membuangnya perlahan.Zhaoyang kemudian berkata"Baiklah...
Kali ini aku lepaskan Permaisuri Lian dan Xiao Er...
__ADS_1
Tapi untuk selanjutnya aku tidak tau..."
"Aku mengerti Yang Mulia Kaisar..."ucap ajudan Zhaoyang.