
Diperjalanan menuju kerajaan Xia.
Fang Hua merasa kepanasan dan sesak,dia lalu membuka jendela kereta kuda disampingnya lebar-lebar.
"Akhirnya aku tidak merasa kepanasan lagi...
Andai ada ac seperti dijaman modern...
Tidak perlu membuka jendela kereta begini"keluh fang Hua dibenaknya dengan menikmati angin malam yg berhembus.
"Apa yg kamu lakukan?!"ucap Zhaoyang tidak suka.
"Aku kepanasan..."keluh Fang Hua dengan mengernyitkan dahi.
"Baiklah...Hanya sebentar saja..."ucap Zhaoyang tegas.
"Pelit sekali!"ucap Fang Hua jengkel.
Dengan berdengus kesal,Fang Hua mengubah duduknya menghadap jendela kereta kuda.
"Hah...Dia jadi kesal padaku...Padahal aku takut dia sakit...Kalau terlalu banyak kena angin malam"ucap Zhaoyang dibenaknya.
Fang Hua menikmati pemandangan yg ada di luar kereta kuda.Dia lalu berpikir"Bulan purnama dan begitu banyak bintang...
Pemandangan di jaman ini adalah yg terbaik dan juga udaranya.Kalau di dunia modern akan sangat susah mendapatkannya.Harus pergi ke gunung baru bisa mendapatkan itu semua....Dan gunung itu sangat jauh dari kota...
Ngomong–ngomong...Apa yg telah aku lakukan?!Aku mencium Diwei dan mengajarinya?!
Padahal di dunia modern kebanyakan.Ahh bukan kebanyakan tapi semua orang tau cara untuk berciuman dengan mesranya.Ada yg belajar dari menonton drama atau pengalaman dari mantan kekasih...
Hmm....Aku jadi mengingat Wang!Meski aku membencinya,ada untungnya juga bisa bertunangan dengannya.Aku jadi bisa berciuman mesra...
Hahh....Menyebalkan....!!Kenapa aku jadi mengingat dia lagi sih!!!
Lebih baik memikirkan Diwei...
Hmm...Diwei benar–benar berbeda...
Dia tidak bisa berciuman mesra dan bahkan nafas buatan saja tidak tau!
hehehe...
Beruntungnya aku...
Jika dia tidak bisa melakukannya,apakah ini berarti pertama kali untuknya??Pasti begitu!!
Ohh iya.... Chen pernah menciumku dengan mesra...Darimana dia bisa begitu ya?!!
Hmm...."
Feng Hua lalu menggelengkan kepalanya mengingat Permaisuri Lian (ibunda Xiao Er)"Ya ampun...!!!Aku malah memikirkan soal ciuman....
__ADS_1
Bagaimana keadaan ibunda ya sekarang?Meski dia bukan ibu kandungku,aku juga harus menolongnya..."
Zhaoyang tiba-tiba menarik kepala Fang Hua hingga wajah mereka saling bertemu dengan jarak sangat dekat.
Dengan gugup Fang Hua memprotesnya"Ngga sopan...Kamu mau ngapain?!"
"Entah kenapa perasaanku tidak enak"ucap Fang Hua dibenaknya.
"Aku bilang hanya sebentar...!!!"teriak Zhaoyang.
"Itu terserah aku...!Kamu tidak berhak melarangku...!"teriak Fang Hua balik.
"Ternyata jauh lebih cantik saat melihat wajahnya dari dekat begini...
Sangat cantik...!!!
Apalagi setelah melihat dia dan Diwei begitu...
Entah kenapa aku jadi ingin melakukannya juga"ucap Zhaoyang dibenaknya.
Tiba–tiba Zhaoyang mencium bibir Fang Hua.Fang Hua langsung menampar pipi Zhaoyang,hingga ciuman itu terlepas.
Zhaoyang tidak marah,yg dilakukannya hanya mengelus pipinya dan melihat Fang Hua.
Sedangkan Fang Hua mengelap bibirnya dengan lengan bajunya.Tak lama diapun sadar Zhaoyang melihatnya terus.
"Ngapain lihatin aku terus...
"Saat aku melihat kamu dan Diwei begitu.Aku jadi ingin merasakannya juga"ucap Zhaoyang menggoda.
"Ya ampun....Apa dia belum pernah ciuman,hingga berkata seperti itu..."ucap Fang Hua heran dibenaknya.
"Dasar gila....Kalau kamu menginginkannya! lakukanlah dengan wanita lain!!Bukan aku!!"ucap Fang Hua ketus.
"Aku ingin melakukannya denganmu...!!"bentak Zhaoyang.
"Awas saja kalau kamu menciumku lagi!Bukan hanya pipimu saja yg aku sakiti!!"teriak Fang Hua.
"Aku tidak janji...
Karna bibirmu terasa lembut sekali..."ucap Zhaoyang meledek.
"Kamu..."
Fang Hua sangat kesal dan hendak menampar Zhaoyang lagi,namun tangan Zhaoyang menahannya.
"Zhaoyang!Lepaskan tanganku!"teriak Fang Hua.
"Tidak mau!!Nanti kamu menamparku...!!"
Fang Hua tak tinggal diam.Dia lalu menampar dengan tangan satunya dan berhasil mengenai pipi Zhaoyang yg sama.
__ADS_1
Dengan meringis kesakitan,Zhaoyang mengelus pipinya lagi sambil mengeluh"Belum juga sembuh rasa sakitnyaa.Kamu menamparnya ditempat itu lagi"
"Rasakan!!Makanya jangan sembarangan!!!"
"Kenapa aku tidak boleh?!!
Aku juga menyukaimu!!!
Aku yg menculikmu,aku yg membawamu ke istanaku,bahkan aku membuatmu jadi seorang ratu...
Tapi kenapa kamu bisa bersamanya?!!Kenapa bukan aku?!!
Dia hanya anak pemilik sekte!!!Bahkan bila jika dia mewarisi sekte tersebut...Dia masih bukan apa-apa untukku yg seorang Kaisar!!!"ucap Zhaoyang dengan menggebu-gebu.
"Jangan lupa...Chen kelak juga akan menjadi Kaisar sepertimu dan ingin menjadikanku seorang ratu!!Tetapi aku mau meninggalkannya!!!"ucap Fang Hua mengingatkan.
"Iya itu juga!Kenapa sekarang begini?!!Bukannya kamu bersih keras kalau kamu istrinya dan tidak mau menjadi istriku!!!Tapi kenapa memilih Diwei?!!"teriak Zhaoyangtak terima.
"Ya ampun...kamu lupa...
Diwei pernah mengatakannya saat kalian menemukan persembunyian kami di hutan kabut...
Biar aku ulang kembali...!
Tapi kali ini dari mulutku!!
Aku memilih Diwei karna perlakuan lembutnya padaku dan kepercayaanku yg tinggi padanya.Tolong diingat dan jangan bertanya kenapa lagi?!!Mengerti!!!"ucap Fang Hua dengan menggebu-gebu.
"Tidak!!!Kamu tidak bisa jadi miliknya!!!"teriak Zhaoyang tidak rela.
"Sepertinya ada yg salah dengan otakmu!!!Padahal saat pertama kali aku bertemu denganmu...Kamu tidak seperti ini!!!Setelah menjadi Kaisar...Kamu menjadi orang yg berbeda!!!Kenapa kamu begini???!!!!"teriak Fang Hua memaki.
"Saat pertama kali melihatmu,aku juga sudah ada niatan untuk memilikimu..."ucap Zhaoyang tulus.
"Zhaoyang!!!"
Zhaoyang lalu menggenggam lengan Fang Hua erat dan berteriak"Ingat!!!nyawa ibundamu ada ditanganku!!!Jangan coba kabur atau tidak menuruti pemintaanku!!!"
Fang Hua lalu melepaskan genggaman itu dan berkata"Baiklah..."
"Uhh menyebalkan!!!Bisanya hanya mengancam dan mengancam terus..."ucap Fang Hua kesal dibenaknya.
Tanpa kata Zhaoyang menutup jendela kereta kuda yg Fang Hua buka tersebut.
"Menyebalkan...!!!"teriak Fang Hua kesal dibenaknya.
"Ohh iya.Setelah kita menikah...Kita akan mengunjungi paman Fu...Dia pasti terkejut haha..."ucap Zhaoyang mengalihkan pembicaraan.
"Paman Fu?Ahh aku minta bantuan saja padanya...
Kenapa tidak terpikirkan olehku?!!Aku harus mencobanya!!!"ucap Fang Hua dibenaknya.
__ADS_1
"Pada akhirnya...Aku yg menjemputnya bukan dia yg datang sendiri padaku..."ucap Zhaoyang dibenaknya.