
Dari kejauhan Li Zhishu melihat Putra Mahkota.Betapa senangnya dia,saat melihatnya hingga terucap dibenaknya"Yang Mulia ada disana...Tidak disangka dia datang ke akhir perayaan musim semi..."
Li Zhishu lalu berlari mendekati Putra Mahkota dengan cepat.
"Chen"bisik Li Zhishu di telinga Putra Mahkota,saat dia sudah berada didekat Putra Mahkota.
Putra Mahkota yg mendengarnya terkejut dan menoleh ke arah suara.
"Kamu!"
"Tidak disangka kita bertemu disini"ucap Li Zhishu senang.
"Siapa dia?"tanya Feng Hua heran,melihat Li Zhishu yg tak pernah dia temui.
"Siapa gadis ini?Kenapa dia bersamanya?Ohh iya,gadis memakai cadar adalah Simuka jelek Xiao Er"ucap Li Zhishu dibenaknya.
"Dia..."ucap Putra Mahkota ragu.
"Perkenalkan hamba Li Zhishu,Yang Mulia Putri Mahkota"ucap Li Zhishu dengan hormat.
"Li Zhishu yg akan dia nikahi!!"teriak Feng hua kaget sekaligus kesal dibenaknya.
"Ahh...Kenapa harus bertemu dia disini...!!"ucap Putra Mahkota kesal dibenaknya.
Putra Mahkota lalu menarik tangan Li Zhishu dan berjalan menjauh dari Feng Hua.Setelah agak jauh,Putra Mahkota berucap"Pergilah Li Zhishu...Aku mohon..."
"Chen...tega sekali kamu begitu padaku..."ucap Li Zhishu kesal.
"Aku sedang mengajak Xiao Er...Tolong jangan mengacaukannya..."pinta Putra Mahkota.
"Huhh...Aku tidak peduli!!"bentak Li Zhishu,kemudian berlari mendekati Feng Hua.
"Ahh Sial!!"ucap Putra Mahkota marah dibenaknya,sambil mengikuti Li Zhishu dari belakang.
__ADS_1
"Yang Mulia Putri Mahkota...Saya sebentar lagi akan menikah dengan Yang Mulia Putra Mahkota...Mohon Yang Mulia Putri Mahkota menjaga hamba dan menyayangi hamba bagai adik dan kakak"ucap Li Zhishu sopan.
Meski sopan,Feng Hua menyadari gerak-gerik Li Zhishu yg seakan tidak suka dengannya.Diapun mengeluh dibenaknya"Haduhh...Ternyata selir yg dia ambil malah sifatnya begini..."
"Baiklah..."ucap Feng Hua pura-pura mengiyakan.
"Kalau begitu,mari kita lihat pertunjukkan seni bersama"ucap Li Zhishu dengan senyum.
Feng Hua hanya membalas ucapan Li Zhishu dengan anggukkan kepala.
Putra Mahkota yg melihat Feng Hua dan Li Zhishu seperti itu heran dan bergumam"Kira-kira apa yg akan terjadi,setelah kami pulang dari sini"dibenaknya.
"Jangan sampai Xiao Er mendiamkanku lagi..."gumam Putra Mahkota dibenaknya lagi.
Setelah pertunjukkan opera usai ditampilkan.Selanjutnya pertunjukkan seni beladiri yg ditampilkan.Setiap klan yg ada di wilayah kerjaan Zhou,diwajibkan berpartisipasi pada perayaan musim semi.Kali ini giliran klan naga merah,menampilkan keahlian beladiri mereka.Tak lama sekitar 10 anggota klan berbaris,dengan diiringi tepuk tangan yg gemuruh dari semua orang.
Mereka kemudian menampilkan berbagai beladiri yg mereka kuasai,dari gerakan dengan tangan kosong,hingga memakai senjata seperti pedang dan tombak.
Saat pemain musik sudah menyiapkan Guzhengnya.Si gadis penari musim semi,tak kunjung muncul.Semua orang bertanya-tanya kemana sang penari pergi.Tanpa tarian musim semi,perayaan musim semi tidak bisa dilanjutkan.Karna dalam tarian musim semi,terkandung doa dan harapan didalamnya.
Lama-kelamaan orang-orang mulai gusar.Tanpa pikir panjang,Feng Hua maju dan menyuruh pemain musik memainkan Guzhengnya.
Saat suara petikkan Guzheng mulai menggema.Semua orang,kemudian menengok ke arah suara Guzheng itu berasal.Mereka melihat pemain musik sedang memainkan Guzhengnya dan Feng Hua yg sedang menari tarian musim semi.Dengan gerakkan halus dan anggun,Feng Hua menarikan tarian musim semi dengan indahnya meski menggunakan cadar.Rakyat kerajaan Zhou yg menyaksikannya,berdecak kagum dan bertanya-tanya dengan berbisik"Siapakah gadis itu?"
Sedangkan Putra Mahkota,para pengawal bayangan,dan ajudan Xu yg melihatnya begitu,merasa bangga sekaligus kagum dibenak masing-masing.Berbeda dengan mereka semua yg kagum,Li Zhishu adalah kebalikkannya.Li Zhishu sangat kesal dan merasa Xiao Er tak pantas menarikan tarian itu.
Tak lama tarian musim semipun berakhir.Semua orang,kecuali Li Zhishu bertepuk tangan dengan meriah.Melihat hal itu,Li Zhishupun pergi tanpa pamit pada Putra Mahkota dan Feng Hua dengan perasaan kecewa.
Pemain musik kemudian mengucapkan terimakasih pada Feng Hua lalu berlalu pergi.Feng Hua kemudian mendekati Putra Mahkota dan bertanya dengan nada menggoda"Bagaimana penampilanku?"
"Bagus sekali..."ucap Putra Mahkota dengan mata berbinar.
Feng Hua yg mendengarnya sangat senang.Tiba-tiba semua orang mengerumuni Feng Hua dan Putra Mahkota.
__ADS_1
Putra Mahkota yg kaget lalu berteriak"Mau apa kalian?!!"
Salah satu diantara mereka mulai membuka suara"Terimakasih Nona...Berkat Nona...Acara musim semi berjalan dengan lancar..."sambil memberi hormat.
"Aku kira akan melakukan sesuatu..."gumam Putra Mahkota takut dibenaknya.
"Benar Nona..."ucap yg lainnya,sambil memberi hormat bersamaan.
"Terimakasih semuanya..."ucap Feng Hua senang.
Setelah itu,orang-orang berpencar menuju tepi sungai untuk mengakhiri perayaan musim semi ,yaitu dengan masing-masing orang melarungkan sebuah Pelita Harapan di aliran sungai itu.Putra Mahkota lalu menyuruh ajudan Xu untuk mengambil Pelita Harapan yg ada di kereta kuda.Tak lama,ajudan Xu datang sambil membawa dua Pelita Harapan di tangannya.
"Kalau begitu ayo kita pergi"ucap Putra Mahkota sembari menggandeng tangan Feng Hua.
Lalu Feng Hua teringat soal Li Zhishu."Dimana Li Zhishu?"tanya Feng Hua,sembari menengok kesana-sini tapi tidak melihat sosoknya berada.
"Mungkin dia sudah pulang...Sudahlah jangan memikirkan dia...Aku hanya ingin kita berdua saja,bukan bertiga..."keluh Putra Mahkota.
"Hahaha kita bukan hanya berdua tapi kita juga bersama mereka..."ucap Feng Hua sambil melirik ajudan Xu dan semua pengawal bayangan.
"Hmm...Kalian semua disini saja...Aku akan pergi berdua saja dengan Xiao Er..."ucap Putra Mahkota,sambil mengambil kedua Pelita Harapan dari tangan ajudan Xu.Lalu berjalan menuju sungai.
"Ya sudah,kami pergi dulu yaa"ucap Feng Hua sembari melambaikan tangan pada ajudan Xu dan semua pengawal bayangan.Lalu pergi mengikuti Putra Mahkota dari belakang.
Maafin author yg baru update~
Authornya sibuk dengan kegiatan nyataπ π
makasih yg udah like coment dan vote
terus dukung author yaa~π
Makasih πππ
__ADS_1