
Pagi itu semua orang berkumpul di aula pertemuan beserta pelayannya masing-masing,lalu ayah Xiao Er mulai membuka suara.
"baiklah,karena semua sudah berkumpul.Aku akan memberitahu...
Bahwa Putra Mahkota akan datang pagi ini untuk membicarakan kelanjutan pertunangannya dengan Xiao Er"ucap Tuan Perdana Mentri Xiao.
setelah mendengarkan pernyataan Tuan Perdana Mentri,semua orang mulai berbisik-bisik.Semua orang termasuk Xiao Er berpikir ,kalau pertunangannya akan dibatalkan dan akan digantikan dengan Xiao Jiao.
"aku rasa rencanaku berhasil Jiao kecilku,impianmu akan terwujud"ucap Selir Huaran dengan senyum sumringah sembari mencolek Xiao Jiao.
"iya,ibu.akhirnya aku bisa jadi putri mahkota lalu menjadi Ratu"ucap Xiao Jiao berbisik manja dan mulai berkhayal.
"mana mungkin Yang Mulia mau dengan gadis berwajah seperti itu,apalagi jika menjadi Ratu itu akan sangat memalukan kerajaan"ucap Selir Huaran berbisik sinis.
Tiba-tiba terdengar teriakan penjaga di luar aula pertemuan mengatakan Putra Mahkota telah tiba,semua orang yg tadinya duduk lalu berdiri.
__ADS_1
Putra Mahkota datang bersama ajudannya,mereka lalu memberi hormat kepada Perdana Mentri dan semua orang(berbeda dengan hormat wanita,hormat laki-laki lebih simpel.Tangan kiri yg digenggam dengan tangan kanan, Lalu keduanya diarahkan kedepan,dengan sedikit membungkukkan badan dan menundukkan kepala).
Setelah Putra Mahkota memberi hormat, semua orang langsung membalas hormat secara bersamaan kepada Putra Mahkota.
"silahkan duduk Yang Mulia..."ucap Perdana Mentri sembari mengarahkan tangannya ke tempat duduk.
saat Perdana Mentri dan Putra Mahkota duduk, semua orang mulai duduk kembali kecuali pelayan.Pelayan dilarang duduk,karena dianggap tidak sopan.
"Baiklah,karna Yang Mulia sudah disini.Apa yg akan Yang Mulia lakukan atas pertunangan dengan putriku Xiao Er?,apakah masih dilanjutkan atau diakhiri?"ucap Perdana Mentri dengan suara lesu ,karna berpikir pertunangan putrinya akan dibatalkan.
Semua orang yg mendengarnya seakan tidak percaya dan semua orang hanya bisa diam,kecuali Fang Hua dia lalu mengeluarkan pendapatnya.
"maafkan hamba lancang Yang Mulia,Hamba tidak pantas untuk Yang Mulia.Sudah banyak tabib mengobatiku tapi tidak berhasil dan hamba tidak yakin akan sembuh,jika wajah hamba masih seperti itu .Apakah Yang Mulia tetap akan bersama hamba ,yg berwajah buruk rupa ini?apakah Yang Mulia tidak malu dengan itu? Hamba hanya ingin menjaga martabat Yang Mulia"ucap Fang Hua sembari memberi hormat dan terus menundukkan kepala.
"aku akan menyembuhkanmu nona Xiao Er...
__ADS_1
jika tabib tidak bisa menyembuhkanmu,aku akan mencari bunga mawar hitam.Aku dengar bunga itu bisa menyembuhkan berbagai penyakit,kalau masih tidak bisa.Aku akan terus berusaha menyembuhkanmu."ucap Putra Mahkota meyakinkan.
"jika memang harus begitu,aku akan menerimamu"ucap Putra Mahkota tanpa ragu.
"baiklah,Yang Mulia..."ucap Fang Hua lirih.
"kalau begitu,hamba akan mematuhinya,terimakasih atas keputusannya Yang Mulia"ucap Perdana Mentri sembari memberi hormat dan tersenyum .
seakan belum cukup membuat semua orang terkejut sampai disitu,Putra Mahkota bahkan meminta menikah dengan Xiao Er secepatnya ,semua orang bengong dan menatap Putra Mahkota seakan tidak percaya.
"aku tidak menyangka Putra Mahkota akan seperti ini,aku tidak mencintainya,tapi Xiao Er sendiri mencintainya.aku harus bagaimana?"ucap Fang Hua dalam hati kebingungan.
berbanding terbalik dengan Fang Hua yg merasa bingung, Selir Huaran sangat marah dan berusaha memendamnya agar tak dilihat orang lain.Sedangkan putrinya Xiao Jiao mulai bersedih dan berusaha menutupinya,sama dengan ibunya takut bila ada orang yg melihatnya.
Setelah mengatakan itu ,Putra mahkota langsung memohon pamit karena ada urusan lain yg tidak bisa ditunda.Mendengar ucapan Putra Mahkota ,Perdana Mentri mempersilahkan Putra Mahkota.Lalu Perdana Mentri dan semua orang,mengantarnya sampai di luar gerbang.
__ADS_1