
Kaisar Wen kemudian meminta para pengawal membawa tubuh Kasim De keluar ruangan.
Jiazhen lalu duduk ditempatnya semula.
"Aku tidak suka basa-basi dan akan langsung pada intinya.Kamu pasti sudah paham dengan kedatanganku bukan..."ucap Jiazhen tegas.
"Apa yg harus aku katakan?!!Pengawal bayangan yg aku utus saja belum kembali!!!"ucap Kaisar Wen dibenaknya.
"Ya...Saya mengerti...
Seperti janji Kaisar sebelumnya untuk menjemput nona suatu saat nanti.Tetapi tuan datang tanpa pemberitahuan,membuat saya tidak mempersiapkannya "ucap Kaisar Wen.
"Ayah...Ayah...Kenapa engkau memberikannya pada orang seperti ini....Entah bagaimanakah adikku sekarang....Kalau terjadi sesuatu padanya akan aku hancurkan seluruh istana dan kerajaan ini"ucap Jiazhen dibenaknya.
"Mempersiapkannya?"ucap Jiazhen.
"Haduhh aku bingung sekali...!!"ucap Kaisar Wen dibenaknya.
"Dia belum tau akan hal ini...
Jadi saya harus mengatakan semua padanya lebih dulu.Aku takut dia nanti terkejut sekali dan tidak mau bertemu atau bahkan marah pada tuan"ucap Kaisar Wen.
"Kenapa dia bisa marah??Dia dibawa kesini demi keselamatannya..."ucap Jiazhen bingung.
"Datanglah satu bulan lagi tuan..."ucap Kaisar Wen memohon.
"Tidak bisa!Aku harus membawa adikku segera!Ibunda sedang sakit parah!!"ucap Jiazhen
"Haduhh bagaimana ini!!!"ucap Kaisar Wen dibenaknya.
"Baiklah...Saya akan memberitahunya dulu.Tuan tunggulah sebentar..."ucap Kaisar Wen.
"Baiklah"ucap Jiazhen.
Setelah itu Kaisar Wen pun pergi meninggalkan ruangan.
Bukannya pergi ke taman,tempat dimana Fang Hua berada.Kaisar Wen malah pergi ke kediamannya.
"Aku pusing!!Aku bingung!!Aku katakan saja semuanya atau bagaimana?!!!Tapi bagaimana dengan masa depan kerajaan Zhou!!!
Sudahlah...Aku pulang dulu...Aku cape istirahat dulu...
Menghadapi dia begitu menguras energiku"ucap Kaisar Wen dibenaknya.
Tak lama dia pun sampai di depan pintu gerbang kediamannya.Dan di gerbang itu ada Li Zhishu.
"Li Zhishu"ucap Kaisar Wen memanggil.
Li Zhishu kemudian memberikan salam hormat.
"Ada apa kamu kemari?"tanya Kaisar Wen.
"Hamba ditugaskan ibunda permaisuri untuk mengajak Yang Mulia Kaisar minum teh bersama di kediaman permaisuri"ucap Li Zhishu lembut.
__ADS_1
"Li Zhishu baik dan anggun.Dia dekat dengan permaisuri dan mencintai putra mahkota.Sayangnya dia bukan putri kerajaan Yue"ucap Kaisar Wen menyayangkan dibenaknya.
Tiba-tiba terlintas ide dipikiran kaisar Wen.Kaisar Wen pun melamun.
"Hmm...
Bukankah Li Zhishu juga dilahirkan di waktu yg sama dengan Xiao Er.Pasti Jiazhen dan lainnya tidak tau yg sebenarnya kan??Apalagi Xiao Er diberikan saat dia masih bayi!
Siapapun bisa menjadi Putri kerajaan Yue,jika aku mengakuinya!!!
Hahaha akhirnya aku menemukan caranya!!!"
Li Zhishu yg melihat Kaisar Wen melamun begitu,kemudian mencoba menyadarkannya dengan memanggil Kaisar Wen berulang kali.Lalu Kaisar Wen pun tersadar dan berkata"maafkan aku,aku sedang terlalu banyak pikiran"
"Jika Yang Mulia Kaisar tidak mau...Juga tidak apa-apa...Nanti hamba sampaikan pada Yang Mulia permaisuri bahwa Yang Mulia Kaisar sedang tidak enak badan"ucap Li Zhishu.
"Mulai sekarang!Kamu adalah putri kerajaan Yue"ucap Kaisar Wen.
"Apa?!"ucap Li Zhishu terkejut dengan wajah kebingungan.
"Jika kamu mau.Putra Mahkota akan jadi satu-satunya milikmu dan kamu bisa menjadi Putri mahkota"ucap Kaisar Wen.
"Maksudnya??Yang Mulia Putra Mahkota tidak akan menikahi siapapun,begitukah Yang Mulia Kaisar???"ucap Li Zhishu tertarik.
"Ya"
"Lalu bagaimana dengan Yang Mulia Putri Mahkota??Dan apa maksud Yang Mulia Kaisar soal aku bisa menjadi Putri Mahkota???Bukankah putri mahkota adalah Xiao ER..."
"akan aku cabut gelar itu,lalu akan kuceraikan mereka berdua, jika kamu setuju atas tawaranku barusan...
Maukah kamu?bila menjadi Putri Kerajaan Yue??"
"Akhirnya impianku bisa terwujud...
Akhirnya......Simuka jelek Xiao Er tamat!!"ucap Li Zhishu puas dibenaknya.
"hamba mau Yang Mulia.....Hamba mau...."ucap Li Zhishu dengan anggukan kepala berulangkali.
"Berjanjilah!!Hanya kamu dan aku yg tau akan hal ini.Dan jangan lupa...
Beritahu Jendral Li dan keluargamu yg lain untuk menutup mulut"ucap Kaisar Wen serius.
"Baik...Yang Mulia Kaisar...
Li Zhishu berjanji..."ucap Li Zhishu senang.
"Sekarang ikuti aku.Lalu,akuilah dia sebagai kakakmu.Bersandiwaralah seakan kamu adalah adiknya"ucap Kaisar Wen.
"Kakak??
Jadi Putri kerajaan Yue itu memiliki kakak???
aku jadi penasaran...
__ADS_1
Siapa putri kerajaan Yue yg sebenarnya...
dan kenapa Yang Mulia Kaisar menyuruhku berpura-pura menjadi Putri kerajaan Yue??
Tapi yg lebih penting dari itu semua....
Impianku akhirnya terpenuhi tanpa harus bersusah payah....
Akhirnya aku bisa menyingkirkan Simuka jelek...
Aku senang sekali!!!"ucap Li Zhishu dibenaknya.
"Baik.Yang Mulia Kaisar"ucap Li Zhishu.
.....
Di ruangan itu Jiazhen menunggu dengan jantung berdebar.Dia memikirkan adiknya akan seperti apa dan berharap adiknya mau menerimanya.
Tak lama Kaisar Wen dan Li Zhishu pun sampai.Penjaga pintu lalu memberitahukan kedatangan mereka.
Jizhen yg tadinya duduk pun kemudian berdiri.
Li Zhishu kemudian memberikan salam pada Jiazhen.
"Jadi...
Dia itu adikku??"ucap Jiazhen dibenaknya sambil melihat Li Zhishu dari atas kepala sampai mata kaki.
"Dia adalah kakakmu...Maafkan aku telah menutupinya selama ini...."ucap Kaisar Wen dengan tangan kanan mengarah Jiazhen.
Li Zhishu lalu berlari kearah Jiazhen dengan menangis.Setelah itu,dia memeluk Jiazhen dan berkata"Kenapa baru sekarang kakak menemuiku...."
"Anehh kenapa aku biasa saja...
Padahal dia adalah adikku"ucap Jiazhen heran dibenaknya.
Jiazhen tidak membalas pelukan Li Zhishu.
"Celaka!
Apakah aku ketahuan???
Kenapa dia tidak membalas pelukanku???!!"ucap Li Zhishu panik dibenaknya.
"Kakak....
Kenapa kakak tidak membalas pelukanku...
Kita sudah tidak bertemu bertahun-tahun...."ucap Li Zhishu sendu.
"Apa yg telah kulakukan...
Aku jadi melukai perasaannya"ucap Jiazhen dibenaknya.
__ADS_1
Jiazhen kemudian membalas pelukan Li Zhishu.
Melihat itu,Kaisar Wen meninggalkan Li Zhishu dan Jiazhen berdua saja.Kaisar Wen kemudian pergi ke taman.