Rahasia Putri Bercadar

Rahasia Putri Bercadar
Menguburkan Para Penjaga


__ADS_3

Setelah Yi menyelesaikan tugasnya ,yaitu menjelaskan dan membawa para pelayan kembali untuk bekerja seperti biasa.Yi kemudian menemui Fang Hua di kamar dan melaporkannya.


"Nona Xiao Er,Yi sudah menjalankan perintah nona.Apa yg harus Yi lakukan setelah ini"ucap Yi sembari memberi hormat.


"ngga ada Yi...


kamu duduk dulu sini istirahat,kamu pasti cape"ucap Fang Hua sembari menggiring Yi duduk di depan meja riasnya dan memberinya minum.


"terimakasih nona"ucap Yi sembari mengambil cangkir yg berisi air,lalu meminumnya.kemudian tersedak,karena melihat baju nonanya telah berbeda dari saat pertama Yi bertemu dengan nonanya.


"pelan-pelan Yi"ucap Fang Hua sembari menepuk pelan punggung Yi.


"kok baju nona sudah berganti?


kan nona belum mandi,atau saat Yi pergi baju nona terkena kotoran lalu nona menggantinya?"ucap Yi heran ,sembari melirik baju yg Fang Hua pakai.


"ngga Yi,aku memang sudah mandi"ucap Fang Hua santai.


"maafkan Yi nona...


yg terlalu lama mencari para pelayan hingga membiarkan nona melakukan semuanya sendirian,seharusnya Yi yg menyiapkan pemandian,menyiapkan pakaian dan membantu nona memakainya"ucap Yi menangis,sembari berlutut memohon maaf.


"ngga papa Yi,kamu ngga usah menangis...


aku hanya ingin melakukan semuanya sendiri"ucap Fang Hua sembari menarik Yi berdiri.


"tapi lain kali jangan begitu yaa"seru Yi sembari menatap Fang Hua lekat.


"baiklah,Yi..."ucap Fang Hua sambil mengelap air mata Yi.


tiba-tiba terdengar suara banyak laki-laki memanggil Nona Xiao Er(Fang Hua) berulang kali dengan nada tinggi di balik pintu kamarnya. Yi dan Fang Hua kemudian keluar dari kamar,karena penasaran.


"kami datang untuk menguburkan para penjaga,nona"ucap Diwei,Fai,Ping,dan Ho bersamaan sembari memberi hormat.


"ternyata kalian sudah datang,tolong kuburkan mereka dengan hati-hati"ucap Fang Hua sembari memandang mayat para penjaga.

__ADS_1


"baik,nona"ucap mereka serentak.


"kenapa para pelayan yg menguburkan mereka, nona bilang para pengawal bayangan yg akan menguburkannya ?"ucap Yi bingung.


"mereka itu para pengawal bayanganku,mereka aku suruh menyamar menjadi para pelayan"balas Fang Hua.


"ohh,begitu.."ucap Yi sembari menganggukan kepala.


kemudian mereka masing-masing membawa 3 mayat para penjaga,mereka membawa dengan hati-hati menggunakan gerobak dorong.


Setelah mereka memakamkan para penjaga dengan layak,mereka kemudian kembali menemui Fang Hua untuk melaporkannya.


Fang Hua ada di sekitar taman ,mereka lalu mendekatinya.Kemudian mereka menyuruh Diwei sebagai perwakilan mereka untuk melaporkannya,lalu Diwei mnyetujuinya.


"lapor nona Xiao Er ,kami sudah menyelesaikan perintah nona dengan baik"ucap Diwei sambil memberi hormat.


"baiklah...


Diwei tolong ikuti aku dan ajak mereka juga"ucap Fang Hua sembari memandang ke arah Ping,Fai,dan Ho.


mari kita ikuti nona"ucap Diwei sembari menganggukan kepalanya,lalu melihat ke arah Ping,Fai,dan Ho.


Kemudian Fang Hua berjalan memasuki area taman diikuti oleh mereka,lalu berhenti di sebuah Gazebo.Gazebo itu terbuat dari bambu dan terletak di pinggir kolam ikan,Gazebo tersebut memiliki meja panjang ditengah dan kursi panjang disamping sisi kanan dan kirinya.


Feng Hua lalu menyuruh mereka untuk masuk dan duduk di dalam Gazebo.


"duduklah kalian lebih dulu" ucap Fang Hua,sembari memandang ke arah Gazebo.


"baik nona"ucap mereka serentak.


Diwei dan Ping duduk di sisi kiri meja ,sedangkan Ho dan Fai duduk di sisi kanan meja.


"aku pergi dulu ,kalian duduklah dan tunggu aku"ucap Fang Hua dari luar Gazebo,kemudian berlalu pergi.


setelah 15 menit berlalu,Fang Hua datang bersama para pelayan sambil membawa banyak makanan dan minuman.

__ADS_1


sementara para pelayan menyajikan dan menata makanan serta minuman di atas meja,Fang Hua lalu masuk ke dalam Gazebo dan langsung duduk di sebelah Ho.


Setelah para pelayan selesai melakukan tugasnya,mereka kemudian memberi hormat pada Fang Hua dan berlalu pergi.


"mari makan bersama..."ucap Fang Hua ramah,sembari menatap mereka satu persatu.


mereka bengong dan merasa heran, melihat banyaknya makanan serta melihat nonanya tiba-tiba duduk dan mengajak makan bersama.


"Maafkan kami nona,kami merasa tidak pantas bila makan bersama nona"seru Fai sembari berdiri dengan cepat,diikuti Diwei,Ping,dan Ho.


"iya,nona.Kami duduk disana saja"ucap Ho sembari menunjuk ke arah bangku panjang yg berada lumayan jauh dari depan Gazebo.


"ohh,jadi kalian tidak mau!"teriak Fang Hua marah sembari menggebrak keras meja dengan tangannya ,hingga makanan dan minuman hampir keluar dari wadahnya.


"ampuni kami ya nonaa..."ucap mereka serentak ,berharap nonanya tenang sembari duduk kembali dengan cepat dan dengan rasa takut.


"kalian tidak perlu seperti itu,aku ingin makan bersama kalian.Ini sebagai wujud terimakasihku ,karena kalian sudah melakukan perintahku dengan baik"ucap Fang Hua sembari menghela nafas.


"terimakasih nona,kami akan memakannya"ucap Diwei sembari mengarahkan pandangannya pada Fai,Ping,dan Ho.


Fai,Ping,dan Ho kemudian menggangguk mengiyakan ucapan Diwei.


Setelah itu,mereka makan bersama Fang Hua dengan canggung.Makanan Fang Hua belum habis,tapi Yi tiba-tiba saja datang dan langsung masuk ke dalam Gazebo,kemudian mendekat dan berbisik di telinga Fang Hua.


"Ibu nona dan Tuan perdana mentri datang ingin menemui nona"ucap Yi lirih di telinganya.


"sedang apa dan ada dimana sekarang?"tanya Fang Hua.


"mereka sedang duduk di dalam kamar nona"balas Yi.


"aku pergi dulu,kalian habiskan saja makanannya.Tapi kalian jangan pulang dulu,karena aku akan memberi perintah berikutnya."ucap Fang Hua sembari berdiri dari tempat duduknya.


"baik,nona!"serempak mereka.


Fang Hua dan Yi lalu bergegas menuju kamar.

__ADS_1


__ADS_2