Rahasia Putri Bercadar

Rahasia Putri Bercadar
#73


__ADS_3

Fang Hua diam dan termenung memikirkan bagaimana cara dia bisa kabur saat ini.Sedangkan Zhaoyang berpikir saat melihat Fang Hua diam begitu karna ancamannya dan merasa Feng Hua akan mengikuti permintaannya.


Tiba-tiba Fang Hua mendapatkan sebuah ide.Dia lalu melakukannya.


"Aduh!!!Perutku sakit sekali...."teriak Fang Hua sambil memegang perutnya erat-erat dan ekspresi kesakitan.


"Kenapa?!Kamu kenapa?!!Kenapa bisa perutmu sakit?!!!"teriak Zhaoyang terkejut.Takut bila sesuatu terjadi pada Fang Hua.


"Aku ingin buang air besar..."ucap Fang Hua pura-pura.


"Ya ampun...! Kita tidak bisa berhenti sekarang....Bisakah kamu menahannya sebentar...Sebentar lagi kita akan sampai...."hibur Zhaoyang.


"Ti..dak.. Bisa..."ucap Fang Hua dengan muka memelas dan mata hampir menangis.


Zhaoyangpun luluh ketika melihat Fang Hua begitu.


"Baiklah...Tapi dimana ya..."ucap Zhaoyang bingung,sambil membuka jendela kereta disampingnya.Zhaoyang lalu melihat kesisi kanan dan kiri pemandangan di luar kereta kuda.Dia melihat banyaknya pepohonan yg rimbun dan mendengar suara aliran air sungai mengalir.


"Berhenti..."teriak Zhaoyang.Bermaksud memberitahu ajudannya untuk menghentikan kereta kudanya.


Ajudan Zhaoyang yg mendengar hal itu,kemudian menarik tali kekang kudanya.Dan berteriak"Ada apa Yang Mulia Kaisar..."


"Kita berhenti disini...Ratu ingin buang air besar..."ucap Zhaoyang.


"Aku bukan Ratumu!"ucap Feng Hua kesal dibenaknya.


"Baiklah...Yang Mulia Kaisar..."ucap ajudan Zhaoyang menuruti.


"Yess!!!Aku berhasil...Aku kira Zhaoyang takkan tertipu haha...Baguslah dia mau..."ucap Fang Hua bahagia dibenaknya.


Fang Hua dan Zhaoyang kemudian keluar dari kereta kuda.


"Kamu disini saja menjaga kereta kuda...


Aku akan menemani Ratu kesana"ucap Zhaoyang dengan menunjuk ke arah pepohonan yg rimbun.


"Baik...Yang Mulia Kaisar..."ucap ajudan Zhaoyang.


"Astaga...Apa maksudmu?!"Teriak Fang Hua terkejut.


"Aku takut kamu kabur...Tentu saja aku harus menemanimu kesana..."


"Aku mau buang air besar...Bukan kabur..."ucap Fang Hua meyakinkan Zhaoyang.

__ADS_1


"Aku tidak percaya...Cepat kita kesana sekarang..."ucap Zhaoyang dengan menarik lengan Fang Hua.


"Masa dia mau melihatku buang air besar...


Dan bagaimana aku bisa kabur kalau begini!!"ucap Fang Hua kesal dibenaknya.


Mereka kemudian berjalan ke arah pepohonan itu,hingga ke tepi sungai.Di tepi sungai tersebut,ada banyak rerumputan yg berukuran lumayan tinggi.Yg mana mampu menutupi seluruh tubuh orang dewasa bila berjongkok.


"Pergilah...Aku akan mengawasi kamu dari jauh...Awas saja bila kamu mencoba untuk kabur!!!"ucap Zhaoyang tegas.


"Aku sudah sangat khawatir...


Ternyata dia tetap menjaga batasannya...


Kalau begitu aku bisa kabur!hehe..."ucap Feng Hua senang dibenaknya.


"Hmm iya...Aku pergi dulu ya..."goda Fang Hua dengan suara imut sambil berlari ke rerumputan yg ada di tepi sungai itu.


"Astaga...Mana ada yg percaya kalau dia akan buang air besar kalau dia begitu didepan orang lain..."ucap Zhaoyang dibenaknya,sambil menepuk jidatnya.


"Hmm...Bagaimana aku bisa kabur yaa?Meski rerumputan ini bisa menutupi seluruh tubuhku tapi Zhoyang dari kejauhan pasti bisa melihat bajuku walaupun tidak jelas"ucap Fang Hua dibenaknya.Lalu tak lama Fang Huapun sampai di rerumputan itu dan melihat ada sebuah batu besar dan tinggi seperti rerumputan.


"Dewa benar-benar mendukungku untuk pergi...


Aku harus memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya hehe"ucap Fang Hua lirih dengan senyum jahil.


....


10 menit berlalu,15 menit berlalu,dan 30 menitpun berlalu,hingga 1 jampun berlalu.Zhaoyang yg sabar kemudian mulai geram menunggunya.Diapun bertanya dibenaknya"Lama sekali!!!Apakah dia telah mati karna buang air besar?!!!Atau dia telah kabur!!!"


"Tapi...Tidak mungkin...Karna bajunya saja samar-samar masih terlihat dari sini...Mungkin dia benar-benar sakit perut..."ucap Zhaoyang dibenaknya lagi.Mencoba berpikir positif setelah melihat baju Fang Hua yg sedikit terlihat dari banyaknya rerumputan itu.


.......


Sedangkan Fang Hua telah berenang ke dalam air dan terkadang berenang di permukaan air mengikuti aliran air sungai.Yg mana aliran sungai itu mengalir ke arah lembah kabut.


"Aku harus sangat hati-hati..."ucap Fang Hua dibenaknya.


Merasa berjarak cukup jauh dari tempatnya berpura-pura buang air besar.Fang Hua kemudian menepi dengan nafas tersengal-sengal dan dengan tubuh yg kelelahan.


"Hahh...Sepertinya aku akan mati dua kali kalau seperti ini lagi..."keluh Fang Hua kemudian terbatuk-batuk dan berbaring di tepi sungai.


.......

__ADS_1


Kebetulan Fai,Ping,dan Ho telah berhenti dimana tempat Fang Hua berada.Fai dan Ho sedang menunggu Ping yg sedang buang air kecil di pepohonan dekat sungai.


"Cepatlah Ping....


Jangan lama-lama...nanti keburu jauh...


Kita nanti tidak bisa mengikutinya...!!!"teriak Fai kesal.


"Kalian sabarlah..!!!Bagaimana bisa keluar kalau kalian begitu....!!!"teriak Ping kesal.


"Cepatlah Ping...!!!


Lama sekali....Seperti perempuan saja...!!!"teriak Ho kesal.


"Huhhh!!!Menyebalkan....!!!Iya...Iya...ini sebentar lagi selesai...."teriak Ping.


"Hey!!! Kamu mau kemana lagi?!!teriak Fai yg melihat Ping hendak pergi ke arah sungai.


"Aku mau cuci tangan..."teriak Ping.


"Astaga....Dalam keadaan gawat begini...Kamu masih memikirkan tanganmu....!!!"teriak Ho marah.


"Tentu saja!!!Karna itu adalah kebersihan...!!!Memangnya kamu mau...Bila aku tanpa sengaja memegang tanganmu,wajahmu,atau bajumu...!!!"teriak Ping kesal.


"Sudahlah Ho biarkan saja...."ucap Fai melerai.


"Ya sudah...Cepatlah Ping....Kami menunggu..."teriak Fai.


"Tapi Fai..."ucap Ho tidak terima namun kemudian terdiam.


Ping kemudian berjalan menuju tepi sungai dengan kesal.Dia bergumam"Awas saja kalian...!!!Kalau kalian buang air kecil..!!!Akan kuteriaki kalian berdua!!!Hmmph!!!"


Saat hampir berada di tepi sungai diapun terheran dan terkejut,saat melihat seseorang dengan pakaian putih tengah berbaring di tepi sungai.


"I..itu siapa??Jangan-jangan hantu lagi!!!"ucap Ping ketakutan dibenaknya yg melihat seseorang itu yg tak lain adalah Fang Hua.


Meski ketakutan,Ping begitu penasaran.Dia kemudian berjalan mendekatinya dengan perlahan.


"Hantu bukan yaa....Atau jangan-jangan orang mati terbunuh...."ucap Ping dibenaknya sambil terus berjalan.


Tiba-tiba Fang Hua terduduk,membuat Ping yg awalnya berjalan mendekati Fang Hua kemudian terdiam membatu.


"Astaga!!!Dia terbangun....!!!Ya Dewa...Tolong aku....Kalau dia melihat kesini bagaimana?!!!"ucap Ping lirih dengan sangat ketakutan.

__ADS_1


"Jangan menengok kebelakang...Jangan menengok..."gumam Ping.


Sedangkan Fang Hua merasa ada orang dibelakang yg mengawasinya.Diapun menengok kebelakang dan hal itu membuat Ping berteriak"Hantu!!!!"


__ADS_2